Keluarga Besar Panjaitan Salurkan 3.000 Paket Sembako di Jabodetabek

Senin, 20 April 2020 - 18:46 WIB
loading...
Keluarga Besar Panjaitan...
Punguan Panjaitan Dohot Boruna (PPDB) atau keluarga Besar Panjaitan se-Jabodetabek menggelar aksi solidaritas untuk meringankan beban sesama keluarga Panjaitan yang terdampak pandemi Corona. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Punguan Panjaitan Dohot Boruna (PPDB) atau keluarga Besar Panjaitan se-Jabodetabek menggelar aksi solidaritas untuk meringankan beban sesama keluarga Panjaitan yang terdampak pandemi virus Corona (Covid-19).

Covid-19 bukan hanya menyisakan persoalan kesehatan, namun juga berdampak terhadap ekonomi masyarakat bawah, khususnya mereka yang menjadi pekerja harian. Atas dasar itu, Panjaitan se-Jabodetabek berinisiatif meringankan beban sesama warga Panjaitan.

"Pandemi Covid-19 mulai bulan April 2020 ini dampak ekonominya akan sangat dirasakan terutama bagi saudara kita warga Panjaitan yang keadaan ekonominya selama ini sulit seperti pegawai harian dan lain-lain. Mereka akan kesulitan memenuhi kebutuhan Pokok setiap harinya," kata Ketua Umum Keluarga Besar Panjaitan se-Jabodetabek Trimedya Panjaitan, Senin (20/4/2020)

Total se-Jabodetabek ada 8.000 kepala keluarga (KK) warga Panjaitan. PPDB se-Jabodetabek menyiapkan 3.000 paket sembako untuk 3.000 KK sesama warga Panjaitan yang terdampak Covid-19.

Sekretaris Umum PPDB se-Jabodetabek Wilson Panjaitan yang memimpin pembagian bantuan itu berharap dengan adanya bantuan ini bisa meringankan beban warga Panjaitan se-Jabodetabek.

Nantinya, bantuan itu akan diberikan tiga tahap, yakni bulan April, Mei dan Juni 2020. "Semuanya kita buatkan tiga paket. Di paket April ini kita mengeluarkan sekitar 800 paket, paket kedua Mei sekitar 1.200, paket ketiga di Juni itu sekitar 1000. Seluruhnya kita salurkan 3.000 paket," kata Wilson.

Wilson memaparkan, bantuan sembako itu terdiri atas kebutuan dasar masyarakat. Satu paket sembako yang dibagikan senilai Rp. 170 ribu rupiah.

"Paket ini ada empat macam, satu beras ramos berisi 10 Kg, Indomie 12 bungkus, 1 liter minyak goreng, dan 10 butir telur ayam kita kemas dalam kardus dan kita buatkan stickernya Punguan Panjaitan se-Jabodetabek peduli COVID-19," ujarnya.

Wilson menjelaskan bantuan sembako itu merupakan hasil sumbangan dari Keluarga Besar Panjaitan se-Jabodetabek yang diinisiasi oleh Ketum PPDB se-Jabodetabek Trimedya Panjaitan.

"Banyak saudara-saudara kita Panjaitan yang bekerja pekerja harian ojol, sopir Grab terus supir angkot. Terus ada juga yang di-PHK oleh perusahaan-perusahaan swasta. Untuk itu Pak Trimedya mengatakan ayo kita dukung semua dibuka lah dompet PPDB peduli COVID-19 ini," katanya.

Wilson menuturkan, Ketua Wilayah se-Jabodetabek menjemput sembako tersebut di kawasan Tebet Jakarta selatan untuk dibagikan ke warganya masing-masing. Dia memastikan pendistribusian tetap menerapkan physical distancing dan protap Covid-19.

Salah satu perwakilan warga Panjaitan wilayah Bogor, Monggur Panjaitan mengaku sangat berterima kasih atas bantuan keluarga besar Panjaitan se-Jabodetabek. Di Bogor sendiri, kata dia, ada 41 KK warga Panjaitan yang terdampak dari total 121 KK. Mayoritas, penghasilannya turun drastis selama pandemi Covid-19.

"Bersyukur Pak Ketua dan pengurus Punguan Panjaitan se-Jabodetabek yang sangat peduli terhadap warga Panjaitan se-Jabodetabek. Mereka ada yang dagang warung, supir angkot, ojek online, ojek biasa, tambal ban. Jadi, mereka mereka ini ya sekitar 1 bulan ini sudah tidak ada pemasukan, sangat berkurang lah dari hari hari biasa," tutur Monggur.

Ketua Umum PPDB se-Jabodetabek Trimedya mengimbau seluruh keluarga besar Panjaitan se-Jabodetabek agar tetap disiplin mengikuti protokol kesehatan Covid-19 yang sudah ditetapkan pemerintah pusat.

"Mendeteksi apabila ada Warga keluarga besar Panjaitan se-Jabodetabek yang terpapar Covid 19 dan dirawat di Rumah Sakit yang ditunjuk oleh Pemerintah. Peran aktif dari semua Ketua wilayah sangat kita harapkan," kata Trimedya.
(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Digitalisasi Data, Penerima...
Digitalisasi Data, Penerima Bansos Diverifikasi lewat Pengenalan Wajah
Prabowo Instruksikan...
Prabowo Instruksikan Sinkronisasi Data Bansos, 88 Daerah Jadi Prioritas Pengentasan Kemiskinan
Selewengkan Bansos,...
Selewengkan Bansos, 49 Pendamping PKH Dipecat dan 500 Oknum Disanksi
Mensos Pecat 4 Pendamping...
Mensos Pecat 4 Pendamping PKH yang Selewengkan Bansos
Beredar Kabar Bansos...
Beredar Kabar Bansos Dipotong, Mensos: Itu Hoaks dan Menyesatkan
11.014 Orang Dicoret...
11.014 Orang Dicoret dari Daftar Penerima Bansos Mulai April 2026
Inspirasi Wanita Indonesia,...
Inspirasi Wanita Indonesia, Filantropis Sandiana Soemarko Kedepankan Kepedulian Sosial
Digitalisasi Perlinsos...
Digitalisasi Perlinsos Disambut Antusias di Surabaya, Komdigi Pastikan Warga Berhak Tak Terlewat Bantuan
Indodax Distribusikan...
Indodax Distribusikan Hewan Kurban ke Lima Titik Wilayah di Aceh
Rekomendasi
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
ONDA Bidik Kebutuhan...
ONDA Bidik Kebutuhan Renovasi Rumah dengan Sistem Terintegrasi
Pertamina Cetak Laba...
Pertamina Cetak Laba Bersih Rp55,2 Triliun di 2025, Setor ke Negara Rp360 Triliun
Berita Terkini
PAMA Group Tanam 2.000...
PAMA Group Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Pesisir Semarang: 'Jadi Benteng Alami dari Perubahan Iklim'
Buku Sang Arsitek Presisi...
Buku Sang Arsitek Presisi Polri Ulas Kepemimpinan Kapolri Listyo Sigit Prabowo
Dokter Tifa: Dakwaan...
Dokter Tifa: Dakwaan Jaksa Penuntut Umum Berisi Pasal Lemah
Dokter Tifa Mulai Disidang...
Dokter Tifa Mulai Disidang 2 Juli: Insya Allah Kami Siap
Gus Yaqut Sakit, KPK...
Gus Yaqut Sakit, KPK Bantarkan Penahanannya ke RS Polri Kramatjati
1 Lagi Calon Manajer...
1 Lagi Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal Dunia saat Latsarmil, Total 3 Orang
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved