Penyuluhan dan Pemahaman Orangtua tentang Stunting Dinilai Penting
Minggu, 27 Juni 2021 - 09:24 WIB
loading...
Ibu-ibu di Persit Kartika Chandra Kirana Cabang LVIII Kodim 0911/Nunukan, gelar penyuluhan soal stunting. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Data Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menyebutkan, kasus stunting atau kekerdilan pada bayi di Indonesia cukup tinggi, mencapai kisaran 27,6%. Artinya dari sekitar 5 juta bayi lahir setiap tahun, hampir 1,2 juta bayi mengalami stunting.
Baca juga: PKH Siap Ambil Peran Tekan Angka Stunting di Kabupaten Maros
Karenanya dengan adanya fakta ini, TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) wilayah perbatasan ke 111 oleh Kodim 0911/Nunukan yang dilaksanakan di Desa Persiapan Binusan Dalam RT 11, Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara) menggelar penyuluhan tentang stunting.
Baca juga: Upaya Nyata Pencegahan dan Penanganan Stunting di Regional Sumatera
Penyuluhan ini disampaikan lewat ibu-ibu di Persit Kartika Chandra Kirana Cabang LVIII Kodim 0911/Nunukan, Minggu (27/6/2021). Stunting adalah terganggunya pertumbuhan bayi, baik secara fisik maupun perkembangan intelektualnya. Hal ini terjadi karena dua sebab. Pertama karena asupan nutrisi dan gizi yang kurang.
Baca juga: PKH Siap Ambil Peran Tekan Angka Stunting di Kabupaten Maros
Karenanya dengan adanya fakta ini, TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) wilayah perbatasan ke 111 oleh Kodim 0911/Nunukan yang dilaksanakan di Desa Persiapan Binusan Dalam RT 11, Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara) menggelar penyuluhan tentang stunting.
Baca juga: Upaya Nyata Pencegahan dan Penanganan Stunting di Regional Sumatera
Penyuluhan ini disampaikan lewat ibu-ibu di Persit Kartika Chandra Kirana Cabang LVIII Kodim 0911/Nunukan, Minggu (27/6/2021). Stunting adalah terganggunya pertumbuhan bayi, baik secara fisik maupun perkembangan intelektualnya. Hal ini terjadi karena dua sebab. Pertama karena asupan nutrisi dan gizi yang kurang.
Lihat Juga :