Darurat COVID-19, WHO Sarankan Indonesia Segera Lockdown

Sabtu, 26 Juni 2021 - 18:11 WIB
loading...
Darurat COVID-19, WHO...
World Health Organization (WHO) menyarankan Indonesia segera melaksanakan lockdown atau karantina wilayah menghadapi lonjakan kasus COVID-19. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - World Health Organization (WHO) telah mengeluarkan laporan mengenai kondisi COVID-19 di Indonesia. WHO pun menyarankan Indonesia segera melaksanakan lockdown atau karantina wilayah menghadapi lonjakan kasus COVID-19 .

WHO melihat bahwa per 23 Juni 2021, Indonesia melaporkan 2.033.421 (15.308 baru) kasus terkonfirmasi COVID-19, 55.594 (303 baru) kematian dan 1.817.303 kasus sembuh dari 510 kabupaten di 34 provinsi. Baca juga: Kasus Positif COVID-19 Terus Melonjak 21.095 Sehari, Kasus Aktif 194.776

Selain itu, WHO juga melihat bahwa sebagian besar provinsi di wilayah Jawa melaporkan peningkatan jumlah kasus dan kematian. Kasus yang dilaporkan mingguan dan kematian meningkat dua kali lipat di DKI Jakarta setiap minggu, selama dua minggu terakhir.

WHO juga melihat ada peningkatan konfirmasi varian Delta yang harus menjadi perhatian. Sementara, kapasitas sistem kesehatan di beberapa provinsi tingkat huniannya lebih dari 90%.

“Most provinces in Java region reported an increase in the number of cases and deaths. Weekly reported cases and deaths have doubled in DKI Jakarta each week, over the last two weeks. With increased confirmation of delta variant of concern, health system capacity has been severely impacted in some provinces with more than 90% bed occupancy rates. Stricter implementation of public health and social measures (PHSM) including large-scale social restrictions (pembatasan sosial berskala besar (PSBB)) may help,” tertulis dalam laporan halaman pertama WHO, dikutip Sabtu (26/6/2021).

Dalam laporan WHO yang berjumlah 32 halaman tersebut, Indonesia diminta segera melakukan tindakan terkait potensi lonjakan kasus di provinsi yang disorot yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur dan Banten. Apalagi, tingkat hunian tempat tidur juga telah dilaporkan tinggi di semua ini provinsi dan dipertimbangkan dalam penilaian risiko.

WHO pun meminta Indonesia belajar dari India yang pernah menghadapi lonjakan kasus COVID-19. Selain itu, adanya virus baru yang menjadi varian of concern (VOC) memiliki transmisi penularan yang sangat cepat. Sehingga, kebijakan karantina wilayah ata lockdown harus segera diambil. Baca juga: Kembali Pecahkan Rekor, Bertambah 21.095 Kasus COVID-19 Hari Ini

“Implementation of PHSM throughout the country, even as vaccines are being introduced, is crucial. PHSM works even in the context of variants of concern (VOCs) as demonstrated in India and other countries that are facing a surge of cases. When there are signs of a surge of cases, and considering that some VOCs have much higher transmissibility, timely adjustments of PHSM is very important, including the use of stringent measures (such as movement restrictions/lockdowns) as quickly as possible,” tertulis di halaman 30.

LINK DOC: https://cdn.who.int/media/docs/default-source/searo/indonesia/covid19/external-situation-report-60_23-june-2021.pdf?sfvrsn=15d6c3ad_5
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Dukung Penuh...
Prabowo Dukung Penuh Sasakawa Foundation Berantas Kusta di Indonesia
BPOM Resmi Ditetapkan...
BPOM Resmi Ditetapkan sebagai Otoritas Terdaftar WHO
Menkes: IMEDIC 2025...
Menkes: IMEDIC 2025 Jadi Forum Strategis Kembangkan Sektor Kesehatan
Tolak Amendemen IHR...
Tolak Amendemen IHR oleh WHO, Mantan Menkes Siti Fadilah: Kurangi Kedaulatan Negara
Kasus Covid-19 Naik...
Kasus Covid-19 Naik Lagi, Partai Perindo: Tetap Tenang dan Waspada, Tapi Jangan Lengah
BPOM Targetkan Masuk...
BPOM Targetkan Masuk Daftar WHO Listed Authority
Disebut Calon Kuat Jadi...
Disebut Calon Kuat Jadi Direktur Jenderal WHO, Menkes Budi: Saya akan Konfirmasi
Tingkatkan Literasi...
Tingkatkan Literasi Kesehatan Masyarakat, TBIG Gelar Pelatihan di Kalimantan
Lonjakan Covid-19 di...
Lonjakan Covid-19 di Jakarta sejak Awal 2025 Tembus 38 Kasus
Rekomendasi
Shakira Guncang Pembukaan...
Shakira Guncang Pembukaan Piala Dunia 2026, Azteca Bergemuruh
Profil Julian Quinones,...
Profil Julian Quinones, Pencetak Gol Pertama di Piala Dunia 2026
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
Berita Terkini
Dewan Pers dan Konstituen...
Dewan Pers dan Konstituen Matangkan Usulan Pengaturan Karya Jurnalistik dalam RUU Hak Cipta
Mensesneg Sebut Bakal...
Mensesneg Sebut Bakal Ada Pengurangan Anggaran MBG
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
Infografis
Sejarah! Timnas Indonesia...
Sejarah! Timnas Indonesia U-20 Sukses Kalahkan Argentina U-19
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved