Puspenerbad Gelar Latihan Tembak Senjata Pesawat Terbang 5 Hari di Semarang
Jum'at, 25 Juni 2021 - 20:29 WIB
loading...
Puspenerbad melaksanakan latihan menembak senjata pesawat terbang (Latbak Jat Sabang) di Pelempungan, Semarang, Jawa Tengah pada Jumat (25/06/2021). FOTO/IST
A
A
A
JAKARTA - Pusat Penerbangan Angkatan Darat (Puspenerbad) melaksanakan latihan menembak senjata pesawat terbang (Latbak Jat Sabang). Latihan tersebut digelar di Pelempungan, Semarang, Jawa Tengah pada Jumat (25/06/2021).
Latihan tersebut diikuti sebanyak 80 prajurit penerbang Angkatan Darat. Mereka terdiri dari 30 orang penyelenggara, 30 orang pelaku, dan 20 orang pendukung.
Komandan Pusat Penerbangan Angkatan Darat (Danpuspenerbad) Mayjen TNI Teguh Pudjo Rumekso menjelaskan, tujuan diselenggarakannya latihan adalah untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan menembak senjata pesawat terbang prajurit Penerbad. Lebih lanjut latihan ini juga akan memupuk pelindungan diri prajurit saat melaksanakan operasi militer.
Baca juga: MI-17 Jatuh, Human Error atau Faktor Cuaca? Ini Kata Danpuspenerbad
"Latihan ini merupakan salah satu latihan guna meningkatkan profesionalisme prajurit Penerbad, yang menitikberatkan kemampuan untuk melaksanakan salah satu fungsi Penerbad yaitu fungsi tembakan dengan menggunakan helikopter serbu beserta persenjataannya secara taktis di lapangan untuk menghacurkan objek vital dan perkubuan musuh serta melindungi diri dalam rangka melaksanakan Operasi Militer Perang (OMP) dan Operasi militer selain perang (OMSP) bersifat tempur," kata Mayjen TNI Teguh Pudjo Rumekso yang juga menjadi pimpinan umum latihan dalam keterangan tertulis, Jumat (25/06/2021).
Komandan Latihan Letkol Cpn I Made Puput Wikarma dan Koordinator Materi Latihan Letkol Cpn Dwi Cahyo Budiarto menyampaikan bahwa latihan tersebut menggunakan dua unit Helikopter Bell 412/EP. Adapun mereka juga menggunakan senjata AP M80 Gatling Gun serta senjata MAG-58 Kal 7,62 mm.
Latihan tersebut diikuti sebanyak 80 prajurit penerbang Angkatan Darat. Mereka terdiri dari 30 orang penyelenggara, 30 orang pelaku, dan 20 orang pendukung.
Komandan Pusat Penerbangan Angkatan Darat (Danpuspenerbad) Mayjen TNI Teguh Pudjo Rumekso menjelaskan, tujuan diselenggarakannya latihan adalah untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan menembak senjata pesawat terbang prajurit Penerbad. Lebih lanjut latihan ini juga akan memupuk pelindungan diri prajurit saat melaksanakan operasi militer.
Baca juga: MI-17 Jatuh, Human Error atau Faktor Cuaca? Ini Kata Danpuspenerbad
"Latihan ini merupakan salah satu latihan guna meningkatkan profesionalisme prajurit Penerbad, yang menitikberatkan kemampuan untuk melaksanakan salah satu fungsi Penerbad yaitu fungsi tembakan dengan menggunakan helikopter serbu beserta persenjataannya secara taktis di lapangan untuk menghacurkan objek vital dan perkubuan musuh serta melindungi diri dalam rangka melaksanakan Operasi Militer Perang (OMP) dan Operasi militer selain perang (OMSP) bersifat tempur," kata Mayjen TNI Teguh Pudjo Rumekso yang juga menjadi pimpinan umum latihan dalam keterangan tertulis, Jumat (25/06/2021).
Komandan Latihan Letkol Cpn I Made Puput Wikarma dan Koordinator Materi Latihan Letkol Cpn Dwi Cahyo Budiarto menyampaikan bahwa latihan tersebut menggunakan dua unit Helikopter Bell 412/EP. Adapun mereka juga menggunakan senjata AP M80 Gatling Gun serta senjata MAG-58 Kal 7,62 mm.
Lihat Juga :