PKS Minta BNPB Pertimbangkan Ulang Pencabutan Anggaran Isolasi Mandiri

Kamis, 17 Juni 2021 - 13:18 WIB
loading...
PKS Minta BNPB Pertimbangkan...
Anggota Komisi IX DPR Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Kurniasih Mufidayati mengatakan pencabutan anggaran isolasi mandiri oleh BNPB perlu dipertimbangkan ulang. Foto/dpr.go.id
A A A
JAKARTA - Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta kembali mengalami lonjakan pasien positif COVID-19 . Berdasarkan data yang dimutakhirkan pada hari Kamis (17/6/2021) jumlah pasien positif COVID-19 yang dirawat kini mencapai 5.730 orang.

Menanggapi lonjakan tersebut, Anggota Komisi IX DPR Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Kurniasih Mufidayati menyebut bahwa hal ini merupakan alarm bagi pemerintah dalam hal ini Satgas COVID-19. Baca juga: Kasus Covid-19 Melonjak Akibat Kepatuhan terhadap Protokol Kesehatan Turun

"Keterpenuhan ruang rawat fasyankes (fasilitas layanan kesehatan) dan tempat isolasi seperti wisma atlet sudah mencapai di atas 80%, ini adalah satu indikasi alarm penanganan COVID-19," ujar Mufida saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Kamis (17/7/2021).

Oleh karena itu, dia meminta agar pemerintah memastikan daya dukung ketersediaan ruang perawatan. Salah satunya, ruangan yang dipakai untuk perawatan non COVID-19 mulai disiagakan lagi. Tak hanya itu, perlu juga dipastikan daya dukung nakes siap.

"Pencabutan anggaran isolasi mandiri oleh BNPB perlu dipertimbangkan ulang. Bertambahnya ketersediaan bed perawatan berbanding lurus dengan perlunya isolasi mandiri bagi non gejala," jelas dia.

Sekadar informasi, pembiayaan pusat untuk hotel, penginapan, dan wisma sebagai lokasi isolasi mandiri pasien COVID-19 akan dihentikan untuk sementara sejak 15 Juni 2021. Alasan itu karena pemerintah sudah kehabisan dana. Baca juga: Kasus Covid-19 Meningkat, DPR: Tarik Rem Darurat Bukan Hanya di Zona Merah

"Iya, sementara karena nunggu anggaran, lagi diproses di Dirjen Anggaran tapi nanti kalau keluar didukung lagi," kata pelaksana tugas (Plt) bidang Penanganan Darurat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Dody Ruswandi di Jakarta, Selasa.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
PKS Tekankan Peran Perempuan...
PKS Tekankan Peran Perempuan dalam Penguatan Ekonomi Keluarga dan Nasional
PKS Perkuat Fundamental...
PKS Perkuat Fundamental Bangsa di Tengah Dinamika Global dan Nasional
BNPB Ungkap Indonesia...
BNPB Ungkap Indonesia Peringkat Ketiga Negara dengan Risiko Bencana Tertinggi di Dunia
Dorong Pendidikan Bermutu,...
Dorong Pendidikan Bermutu, PKS Salurkan Bantuan dan Apresiasi Guru Inspiratif
Almuzzammil: Milad ke-24...
Almuzzammil: Milad ke-24 PKS Momentum Gerakan Ketahanan Pangan, Energi, dan Ekonomi
Sejumlah Bangunan Rusak...
Sejumlah Bangunan Rusak Akibat Gempa M 6,7 Palu
BNPB: Bencana Banjir...
BNPB: Bencana Banjir hingga Karhutla Melanda 4 Daerah
BNPB Sebut Cuaca Ekstrem...
BNPB Sebut Cuaca Ekstrem Picu Banjir di Sejumlah Wilayah di Indonesia
Rekomendasi
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
Berita Terkini
Mutasi TNI: Marsdya...
Mutasi TNI: Marsdya M. Khairil Lubis Jabat Dansesko TNI, Marsda Muzafar Jadi Pangkogabwilhan II
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved