Aksi-aksi Spontanitas Bung Karno hingga Tak Segan Pinjam Uang Pengawal
Kamis, 17 Juni 2021 - 05:09 WIB
loading...
A
A
A
Salah seorang penulis biografi ‘Maulwi Saelan: Penjaga Terakhir Bung Karno’ ini melanjutkan, dengan kemampuan dan kecerdasan yang multi dimensi, Bung Karno dalam kepemimpinannya kerap kali menggunakan cara yang spontanitas dan autentik.
Contoh kecil dari aksi unik itu dilakukan Bung Karno, suatu kali waktu berkunjung ke Italia, saat iring-iringan mobil tamu negara kepresidenan yang membawa Bung Karno tiba-tiba menepi mendadak ke sebuah restoran.
"Otomatis para pengawal dengan serentak kaget. Ada apa ini? Setelah diketahui kemudian, ternyata Bung Karno ingin makan es krim langsung di negara asalnya," tutur Bonnie.
Selain Kolonel Maulwi Saelan, mantan pemain tim nasional sepak bola Indonesia yang menjadi Wakil Komandan Resimen Tjakrabirawa pengawal Bung Karno, lingkar dalam presiden pertama Indonesia diisi Komandan Resimen Tjakrabirawa Brigadir Jenderal TNI Sabur, Kepala Detasemen Pengawal Pribadi AKBP Mangil Martowidjojo serta ajudan priadi Kolonel KKO Bambang Widjanarko.
Bung Karno merupakan sosok yang ceria, suka menyanyi dan menari. Karena ketertarikan Bung Karno terhadap kesenian inilah, maka Resimen Tjakrabirawa tak hanya disiapkan untuk pengawalan, tapi juga harus siap sewaktu-waktu bermain musik agar dapat menghibur Presiden.
"Mereka membentuk band yang menjadi asal muasal istilah 'ABS' alias 'Asal Bapak Senang'. Sebuah istilah yang awalnya berarti positif, tapi kini jadi peyoratif dan dimaknakan sebagai upaya menjilat atasan," urai pria kelahiran Rangkasbitung, 41 tahun lalu itu.
Dilanjutkan oleh Bonnie mengutip Maulwi Saelan, Bung Karno merupakan sosok yang tidak pernah mau untuk berjarak dengan rakyatnya. Suatu saat, Bung Karno pernah ‘ngambek’ atau marah terhadap tindakan pengamanan yang berlebihan dan tidak pas dengan prinsipnya.
Di tengah marahnya Bung Karno, ia mengeluh dengan protokoler yang ditetapkan pengawalnya. Saat itulah, Maulwi menjawab bahwa, "Spontantitas yang tidak terkendali itu sangatlah berbahaya buat Bung."
Contoh kecil dari aksi unik itu dilakukan Bung Karno, suatu kali waktu berkunjung ke Italia, saat iring-iringan mobil tamu negara kepresidenan yang membawa Bung Karno tiba-tiba menepi mendadak ke sebuah restoran.
"Otomatis para pengawal dengan serentak kaget. Ada apa ini? Setelah diketahui kemudian, ternyata Bung Karno ingin makan es krim langsung di negara asalnya," tutur Bonnie.
Selain Kolonel Maulwi Saelan, mantan pemain tim nasional sepak bola Indonesia yang menjadi Wakil Komandan Resimen Tjakrabirawa pengawal Bung Karno, lingkar dalam presiden pertama Indonesia diisi Komandan Resimen Tjakrabirawa Brigadir Jenderal TNI Sabur, Kepala Detasemen Pengawal Pribadi AKBP Mangil Martowidjojo serta ajudan priadi Kolonel KKO Bambang Widjanarko.
Bung Karno merupakan sosok yang ceria, suka menyanyi dan menari. Karena ketertarikan Bung Karno terhadap kesenian inilah, maka Resimen Tjakrabirawa tak hanya disiapkan untuk pengawalan, tapi juga harus siap sewaktu-waktu bermain musik agar dapat menghibur Presiden.
"Mereka membentuk band yang menjadi asal muasal istilah 'ABS' alias 'Asal Bapak Senang'. Sebuah istilah yang awalnya berarti positif, tapi kini jadi peyoratif dan dimaknakan sebagai upaya menjilat atasan," urai pria kelahiran Rangkasbitung, 41 tahun lalu itu.
Dilanjutkan oleh Bonnie mengutip Maulwi Saelan, Bung Karno merupakan sosok yang tidak pernah mau untuk berjarak dengan rakyatnya. Suatu saat, Bung Karno pernah ‘ngambek’ atau marah terhadap tindakan pengamanan yang berlebihan dan tidak pas dengan prinsipnya.
Di tengah marahnya Bung Karno, ia mengeluh dengan protokoler yang ditetapkan pengawalnya. Saat itulah, Maulwi menjawab bahwa, "Spontantitas yang tidak terkendali itu sangatlah berbahaya buat Bung."
Lihat Juga :