Kasus Covid-19 Melonjak, DPR Minta Pemerintah Segera Ambil Langkah Taktis
Selasa, 15 Juni 2021 - 11:14 WIB
loading...
Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Lonjakan kasus Covid-19 makin mengkhawatirkan setiap harinya, khususnya di wilayah Jawa. BOR atau tingkat keterisian tempat tidur rumah sakit (RS) pun menembus angka 60%.
Terkait hal ini, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, pemerintah sudah memberikan warning sejak jauh-jauh hari kepada masyarakat sebelum mudik Lebaran. Ada juga kebijakan larangan mudik Lebaran dan tindakan lain untuk mengingatkan masyarakat selalu menerapkan protokol kesehatan (prokes) Covid-19 .
"Namun, kenyataannya memang tidak bisa disangkal bahwa pada saat ini lonjakan Covid-19 di beberapa daerah sudah tinggi," kata Dasco kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (15/6/2021).
Karena itu, kata Koordinator Satgas Lawan Covid-19 DPR ini, pihaknya meminta kepada pemerintah untuk melakukan langkah taktis sebelum lonjakannya merata di semua daerah. "Sebelum tingginya merata kami meminta pemerintah mengambil langkah-langkah taktis supaya Covid-19 bisa dihambat lonjakannya," terangnya.
Baca juga: Kadinkes DKI Sebut Dua Varian COVID-19 Lebih Mematikan
Terkait hal ini, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, pemerintah sudah memberikan warning sejak jauh-jauh hari kepada masyarakat sebelum mudik Lebaran. Ada juga kebijakan larangan mudik Lebaran dan tindakan lain untuk mengingatkan masyarakat selalu menerapkan protokol kesehatan (prokes) Covid-19 .
"Namun, kenyataannya memang tidak bisa disangkal bahwa pada saat ini lonjakan Covid-19 di beberapa daerah sudah tinggi," kata Dasco kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (15/6/2021).
Karena itu, kata Koordinator Satgas Lawan Covid-19 DPR ini, pihaknya meminta kepada pemerintah untuk melakukan langkah taktis sebelum lonjakannya merata di semua daerah. "Sebelum tingginya merata kami meminta pemerintah mengambil langkah-langkah taktis supaya Covid-19 bisa dihambat lonjakannya," terangnya.
Baca juga: Kadinkes DKI Sebut Dua Varian COVID-19 Lebih Mematikan
Lihat Juga :