Haji 2021 Hanya Diikuti 60 Ribu Orang, DPR Berharap Polemik Berakhir

loading...
Haji 2021 Hanya Diikuti 60 Ribu Orang, DPR Berharap Polemik Berakhir
Wakil Ketua Komisi VIII DPR Ace Hasan Syadzily. Foto/dok SINDOnews
JAKARTA - Pemerintah Arab Saudi mengumumkan pelaksanaan ibadah haji 2021 hanya diikuti 60.000 orang. Mereka adalah warga lokal dan warga negara asing (WNA) yang sudah berada di negara tersebut.

Tidak hanya itu, Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi juga mengumumkan usia jemaah juga dibatasi yakni 18 sampai 65 tahun.

Di tengah munculnya informasi tersebut, Wakil Ketua Komisi VIII DPR Ace Hasan Syadzily berdoa semoga pandemi Covid-19 segera berakhir dan muslim di seluruh dunia dapat beribadah haji.

Hal itu diungkapkan Ace Hasan melalui akun Twitternya. "Semoga Covid-19 segera berakhir dan tahun depan muslim di seluruh dunia dapat kembali mengunjungi bayt Allah. Amiin ya rabbal alamin," katanya seperti dikutip dari lini masa akun Twitternya, @acehasan76, Sabtu (12/6/2021).Baca juga: Arab Saudi Putuskan Haji Hanya untuk 60.000 Jamaah Dalam Negeri



Ace mengatakandengan keputusan Arab Saudi yang menutup akses bagi penerbangan internasional ini, seharusnya menghentikan polemik soal pembatalan haji yang dilakukan Pemerintah Indonesia.

Seperti diberitakan sebelumnya, Arab Saudi menetapkan pelaksanaan haji 2021 hanya untuk jamaah yang sudah berada di dalam negeri, yakni warga lokal dan ekspatriat yang telah berstatus penduduk.

Keputusan ini seperti pelaksanaan haji pada 2020 yang hanya warga lokal mendapat kesempatan melaksanakan haji. “Kementerian Kesehatan serta Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi mengumumkan kebijakan pelaksanaan haji pada Sabtu (12/6) dengan mempertimbangkan kondisi pandemi Covid-19 saat ini,” ungkap laporan Arab News. Baca juga: Respons Menag Terkait Saudi Putuskan Haji 2021 Hanya untuk Warga Lokal
(dam)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top