Haji 2021 Hanya Diikuti 60 Ribu Orang, DPR Berharap Polemik Berakhir

Sabtu, 12 Juni 2021 - 18:44 WIB
loading...
Haji 2021 Hanya Diikuti...
Wakil Ketua Komisi VIII DPR Ace Hasan Syadzily. Foto/dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemerintah Arab Saudi mengumumkan pelaksanaan ibadah haji 2021 hanya diikuti 60.000 orang. Mereka adalah warga lokal dan warga negara asing (WNA) yang sudah berada di negara tersebut.

Tidak hanya itu, Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi juga mengumumkan usia jemaah juga dibatasi yakni 18 sampai 65 tahun.

Di tengah munculnya informasi tersebut, Wakil Ketua Komisi VIII DPR Ace Hasan Syadzily berdoa semoga pandemi Covid-19 segera berakhir dan muslim di seluruh dunia dapat beribadah haji.

Hal itu diungkapkan Ace Hasan melalui akun Twitternya. "Semoga Covid-19 segera berakhir dan tahun depan muslim di seluruh dunia dapat kembali mengunjungi bayt Allah. Amiin ya rabbal alamin," katanya seperti dikutip dari lini masa akun Twitternya, @acehasan76, Sabtu (12/6/2021).Baca juga: Arab Saudi Putuskan Haji Hanya untuk 60.000 Jamaah Dalam Negeri

Ace mengatakandengan keputusan Arab Saudi yang menutup akses bagi penerbangan internasional ini, seharusnya menghentikan polemik soal pembatalan haji yang dilakukan Pemerintah Indonesia.

Seperti diberitakan sebelumnya, Arab Saudi menetapkan pelaksanaan haji 2021 hanya untuk jamaah yang sudah berada di dalam negeri, yakni warga lokal dan ekspatriat yang telah berstatus penduduk.

Keputusan ini seperti pelaksanaan haji pada 2020 yang hanya warga lokal mendapat kesempatan melaksanakan haji. “Kementerian Kesehatan serta Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi mengumumkan kebijakan pelaksanaan haji pada Sabtu (12/6) dengan mempertimbangkan kondisi pandemi Covid-19 saat ini,” ungkap laporan Arab News. Baca juga: Respons Menag Terkait Saudi Putuskan Haji 2021 Hanya untuk Warga Lokal
(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KPK Panggil 2 Tersangka...
KPK Panggil 2 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
Kemenag Catat 2 Juta...
Kemenag Catat 2 Juta Hewan Kurban Senilai Rp18,28 Triliun Dipotong saat Iduladha
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Kemenhaj Serahkan Paket...
Kemenhaj Serahkan Paket Daging Dam Jemaah Haji Indonesia untuk Rakyat Palestina
Kepala BGN: Program...
Kepala BGN: Program MBG Akan Diberlakukan di Arab Saudi
Usai Puncak Haji, Kemenhaj...
Usai Puncak Haji, Kemenhaj Siapkan Fase Kepulangan Jemaah ke Tanah Air
Lambaian Tangan PPIH...
Lambaian Tangan PPIH Iringi 5.499 Jemaah Haji Gelombang Kedua Tinggalkan Makkah
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
Pulang Ibadah dari Tanah...
Pulang Ibadah dari Tanah Suci, Bolehkah Memakai Gelar Haji?
Rekomendasi
RupiahCepat dan Bank...
RupiahCepat dan Bank DBS Kolaborasi Perluas Akses Pembiayaan
BPDP, Ditjenbun dan...
BPDP, Ditjenbun dan AKPY Latih 122 Pekebun Sawit OKI Tingkatkan Kualitas Panen
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
Berita Terkini
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
OTT di Muara Enim dan...
OTT di Muara Enim dan Jakarta, KPK Sita Uang Ratusan Juta
Buku Laku Spiritual...
Buku Laku Spiritual Pak Harto, Indonesia, dan Kejawen Diluncurkan, Kupas Cara Soeharto Tunjuk Pembantunya
Isu Dana Dapur MBG Belum...
Isu Dana Dapur MBG Belum Cair, Nanik S Deyang Sebut Hoaks
Penampakan 2 Tersangka...
Penampakan 2 Tersangka Kasus Kuota Haji Kenakan Rompi Oranye KPK
Presiden Prabowo Terima...
Presiden Prabowo Terima 8 Duta Besar Negara Sahabat di Istana Merdeka
Infografis
Hanya Seminggu, 5 Orang Terkaya Dunia Kehilangan Rp960 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved