Januari-Mei, Sudah 151 Ribu Warga Asing Masuk Indonesia

Kamis, 10 Juni 2021 - 09:07 WIB
loading...
Januari-Mei, Sudah 151...
Yasonna mengklaim ada penurunan jumlah warga asing yang masuk dibandingkan masa sebelum pandemi Covid-19. Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kementerian Hukum dan HAM ( Kemenkumham ) mencatat bahwa sepanjang Januari-Mei 2021, ada sebanyak 151.563 warga negara asing (WNA) yang masuk ke Indonesia. Hal ini diungkap Menteri Hukum dan HAM ( Menkumham ) Yasonna H Laoly dalam Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Rabu (9/6/2021) kemarin.

Yasonna memaparkan, WNA terbanyak masuk melalui jalur penerbangan dengan total angka 76.442, melalui pelabuhan 74.987 dan PLBN 134 orang. "Pemberian izin masuk mengacu kebijakan Satgas covid sesuai dengan SE Nomor 8 tahun 2021 dan Permenkumham Nomor 26 tahun 202 dan juga kita fokus pada optimalisasi pengawasan administrasi pada masa adaptasi kebiasaan baru tahun ini. Mulai dari 1 Januari pak ketua sampai dengan 14 Mei orang asing yang masuk itu 151.563," kata Yasonna.

Baca juga: Ketua MPR Minta Pemerintah Jelaskan Urgensi 153 Warga China Masuk RI

Namun, Yasonna mengklaim ada penurunan dibandingkan dengan sebelum Covid-19, yakni pada 2019. Bulan Juni ada hampir 2 juta WNA yang masuk, lalu Mei 1.401.340 WNA. Sementara, sekarang ini di bulan Mei 2021 hanya ada 8.135. Hal ini menunjukkan bahwa ada penurunan yang sangat amat signifikan.

"Karena kita melakukan pembatasan yang sangat ketat melalui Permenkumham tentang pembatasan orang asing kembali, pasca apa yang terjadi di beberapa negara baik di Inggris di India dan di negara-negara lainnya agar pembatasannya menjadi lebih diperketat tentang kedatangan dan keberangkatan," terangnya.

Untuk data keluar masuk WNI, politikus PDIP ini membandingkan data sebelum pandemi 2019 dan 2021. Pada Januari sampai Mei 2021 kedatangan WNI itu 351, sementara sebelum Covid-19 ada 4,2 juta WNI.

Baca juga: BPS Sebut Wisatawan Manca Negara yang Berlibur ke Sulut Didominasi Warga China

Menurut dia, karena Malaysia positif Covid sangat tinggi , Kemekumham betul-betul memperhatikan WNI yang kembali ke Tanah Air. Begitu juga pekerja migran Indonesia yang 1.000 dibandingkan dalam keadaan normal tanpa Covid. "Jadi betul-betul penurunan yang sangat besar yang tentunya juga berdampak bagi ekonomi kita " ucap Yasonna.

Sedangkan keberangkatan WNI, sambung dia, kalau Januari sampai Mei 2021 sebanyak 221 ribu, dibandingkan tahun 2019 itu sebanyak 10 juta orang.

"Betul memang angka yang itu tidak jumping lagi maka itu tadi itu betul dan sebagaimana kita ketahui dampaknya juga bagi industri pariwisata dan lain-lain menjadi sangat terasa buat kita," ungkap mantan politikus Senayan ini.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Apresiasi Penangkapan...
Apresiasi Penangkapan 321 WNA Sindikat Judi Online, Penasihat Ahli Kapolri: Sangat Meresahkan
Polri Buru Aktor Utama...
Polri Buru Aktor Utama Sindikat Judol Internasional melalui Aliran Dana
1 WNI Terlibat Sindikat...
1 WNI Terlibat Sindikat Judol Ditahan di Rutan Bareskrim
Ratusan WNA Sindikat...
Ratusan WNA Sindikat Judi Online Internasional Dipindahkan, Brimob Bersenpi Bersiaga
275 WNA Jadi Tersangka...
275 WNA Jadi Tersangka Judi Online usai Penggerebekan di Hayam Wuruk Jakbar
Penggerebekan Judi Online...
Penggerebekan Judi Online di Hayam Wuruk, 321 WNA Ditangkap
Dokter Gigi Asal Vietnam...
Dokter Gigi Asal Vietnam Buka Praktik di Ciputat Pakai Izin Tinggal Kunjungan, Endingnya Dideportasi
2 WNA Ditemukan Tewas...
2 WNA Ditemukan Tewas di Apartemen Jakbar
Tim Pemburu Begal Polda...
Tim Pemburu Begal Polda Metro Jaya Tangkap 8 Pelaku, 3 di Antaranya Penjambret WNA
Rekomendasi
MNC University Bahas...
MNC University Bahas Masa Depan Produksi Iklan di Era AI melalui Talkshow KRUFEST
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Solusi Praktis Pengurusan...
Solusi Praktis Pengurusan Paspor dan Visa untuk Perjalanan Bisnis
Berita Terkini
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Infografis
5 Makanan Indonesia...
5 Makanan Indonesia Masuk 100 Hidangan Terbaik Dunia 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved