Pidato Lengkap Presiden Jokowi dalam Peringatan Hari Kelahiran Pancasila
Selasa, 01 Juni 2021 - 11:19 WIB
loading...
A
A
A
Yang saya hormati, Ketua dan Pimpinan Lembaga-Lembaga Negara, Ketua MPR RI, Ketua DPR RI, Ketua DPD RI; Ketua MA RI, Ketua MK RI, Ketua KY RI, Ketua BPK RI,
Dan saya hormati, para Menteri Kabinet Indonesia Maju;
Yang saya hormati, Yang Mulia Para Duta Besar Negara-negara Sahabat;
Yang saya hormati, Kepala BPIP beserta seluruh jajaran BPIP; Serta para peserta upacara dan seluruh rakyat Indonesia yang saya banggakan.
Peringatan hari lahir Pancasila di setiap tanggal 1 Juni, harus benar-benar kita manfaatkan untuk mengokohkan nilai-nilai Pancasila dalam bermasyarakat, dalam berbangsa, dan dalam bernegara.
Walaupun Pancasila telah menyatu dalam kehidupan kita sepanjang Republik Indonesia ini berdiri, namun tantangan yang dihadapi Pancasila tidaklah semakin ringan. Globalisasi dan interaksi antar belahan dunia tidak serta merta meningkatkan kesamaan pandangan dan kebersamaan.
Yang harus kita waspadai adalah meningkatnya rivalitas dan kompetisi, termasuk rivalitas antar pandangan, rivalitas antara nilai-nilai, dan rivalitas antar ideologi.
Ideologi transnasional cenderung semakin meningkat, memasuki berbagai lini kehidupan masyarakat dengan berbagai cara dan berbagai strategi.
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi juga mempengaruhi lanskap kontestasi ideologi. Revolusi industri 4.0 telah menyediakan berbagai kemudahan dalam berdialog dalam interaksi dan berorganisasi dalam skala besar lintas negara.
Dan saya hormati, para Menteri Kabinet Indonesia Maju;
Yang saya hormati, Yang Mulia Para Duta Besar Negara-negara Sahabat;
Yang saya hormati, Kepala BPIP beserta seluruh jajaran BPIP; Serta para peserta upacara dan seluruh rakyat Indonesia yang saya banggakan.
Peringatan hari lahir Pancasila di setiap tanggal 1 Juni, harus benar-benar kita manfaatkan untuk mengokohkan nilai-nilai Pancasila dalam bermasyarakat, dalam berbangsa, dan dalam bernegara.
Walaupun Pancasila telah menyatu dalam kehidupan kita sepanjang Republik Indonesia ini berdiri, namun tantangan yang dihadapi Pancasila tidaklah semakin ringan. Globalisasi dan interaksi antar belahan dunia tidak serta merta meningkatkan kesamaan pandangan dan kebersamaan.
Yang harus kita waspadai adalah meningkatnya rivalitas dan kompetisi, termasuk rivalitas antar pandangan, rivalitas antara nilai-nilai, dan rivalitas antar ideologi.
Ideologi transnasional cenderung semakin meningkat, memasuki berbagai lini kehidupan masyarakat dengan berbagai cara dan berbagai strategi.
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi juga mempengaruhi lanskap kontestasi ideologi. Revolusi industri 4.0 telah menyediakan berbagai kemudahan dalam berdialog dalam interaksi dan berorganisasi dalam skala besar lintas negara.
Lihat Juga :