Pilpres 2024, Munculnya Banyak Paslon Beri Publik Alternatif Pilihan
Minggu, 30 Mei 2021 - 05:00 WIB
loading...
Perludem angkat bicara soal keinginan PDIP, ihwal kontestasi pemilihan presiden 2024 mendatang lebih baik hanya diikuti dua pasangan calon (Paslon) saja. Foto/SINDOnews/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) angkat bicara soal keinginan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), ihwal kontestasi pemilihan presiden ( Pilpres ) 2024 mendatang lebih baik hanya diikuti dua pasangan calon (Paslon) saja.
Baca juga: PDIP-Gerindra Koalisi di Pilpres 2024, Mardani PKS: Semakin Awal, Semakin Baik
Direktur Eksekutif Perludem Khoirunnisa Nur Agustyati mengatakan, sebetulnya tidak perlu khawatir dengan metode 2 putaran. Terlebih kata dia, ruang konstitusi juga telah memberikan kesempatan dalam kontestasi Pilpres.
Baca juga: Pilpres 2024 Cuma Diikuti Dua Pasangan Calon Cenderung Perkokoh Oligarki Politik
"Tidak perlu khawatir juga dengan paslon yang banyak, toh dalam pengalaman kita sebanyak-banyaknya calon di pilpres kita hanya sebanyak 5 paslon di Pilpres 2004," katanya saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Sabtu (29/5/2021) malam.
Baca juga: PDIP Ogah Koalisi dengan PKS-Demokrat di Pilpres 2024, Pengamat: Tidak Ada Kawan atau Lawan Abadi dalam Politik
Wanita yang akrab disapa Ninis ini berpendapat, justru dengan banyaknya paslon, maka masyarakat bisa mendapatkan alternatif pilihan. Bahkan kata dia, bagi partai politik (parpol) sendiri, mereka juga akan lebih bersemangat mempersiapkan kader-kadernya untuk maju dalam pilpres.
"Selama ini dengan adanya koalisi partai tidak bisa mengusung paslonnya sendiri, mereka harus mendukung orang lain yang bukan kader mereka sendiri," ujar dia.
Diberitakan sebelumnya, Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDIP Hasto Kristiyanto menginginkan agar Pemilu Presiden (Pilpres) 2024 hanya diikuti dua pasangan calon. Menurutnya, dengan hanya dua pasangan calon, akan membuat pelaksanaan kontestasi lima tahunan lebih efektif.
"Kami akan membangun koalisi sehingga paling tidak, pemilu ke depan itu hanya diikuti oleh dua pasangan calon. Jadi tidak ada dua ronde supaya energi kita ini bisa difokuskan mengatasi berbagai persoalan," kata Hasto dalam diskusi bertajuk 'Membaca Dinamika Partai & Soliditas Koalisi Menuju 2024' yang digelar secara daring, Jumat (28/5/2021).
Baca juga: PDIP-Gerindra Koalisi di Pilpres 2024, Mardani PKS: Semakin Awal, Semakin Baik
Direktur Eksekutif Perludem Khoirunnisa Nur Agustyati mengatakan, sebetulnya tidak perlu khawatir dengan metode 2 putaran. Terlebih kata dia, ruang konstitusi juga telah memberikan kesempatan dalam kontestasi Pilpres.
Baca juga: Pilpres 2024 Cuma Diikuti Dua Pasangan Calon Cenderung Perkokoh Oligarki Politik
"Tidak perlu khawatir juga dengan paslon yang banyak, toh dalam pengalaman kita sebanyak-banyaknya calon di pilpres kita hanya sebanyak 5 paslon di Pilpres 2004," katanya saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Sabtu (29/5/2021) malam.
Baca juga: PDIP Ogah Koalisi dengan PKS-Demokrat di Pilpres 2024, Pengamat: Tidak Ada Kawan atau Lawan Abadi dalam Politik
Wanita yang akrab disapa Ninis ini berpendapat, justru dengan banyaknya paslon, maka masyarakat bisa mendapatkan alternatif pilihan. Bahkan kata dia, bagi partai politik (parpol) sendiri, mereka juga akan lebih bersemangat mempersiapkan kader-kadernya untuk maju dalam pilpres.
"Selama ini dengan adanya koalisi partai tidak bisa mengusung paslonnya sendiri, mereka harus mendukung orang lain yang bukan kader mereka sendiri," ujar dia.
Diberitakan sebelumnya, Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDIP Hasto Kristiyanto menginginkan agar Pemilu Presiden (Pilpres) 2024 hanya diikuti dua pasangan calon. Menurutnya, dengan hanya dua pasangan calon, akan membuat pelaksanaan kontestasi lima tahunan lebih efektif.
"Kami akan membangun koalisi sehingga paling tidak, pemilu ke depan itu hanya diikuti oleh dua pasangan calon. Jadi tidak ada dua ronde supaya energi kita ini bisa difokuskan mengatasi berbagai persoalan," kata Hasto dalam diskusi bertajuk 'Membaca Dinamika Partai & Soliditas Koalisi Menuju 2024' yang digelar secara daring, Jumat (28/5/2021).
(maf)
Lihat Juga :