Tegas, Jokowi Tidak Akan Beri Ampun Penyeleweng Anggaran

Kamis, 27 Mei 2021 - 13:22 WIB
loading...
Tegas, Jokowi Tidak...
Presiden Joko Widodo (Jokowi). Foto/SINDOnews/Eko Purwanto
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menegaskan tidak akan menoleransi segala tindak penyalahgunaan anggaran negara. Apalagi saat ini Indonesia tengah menghadapi pandemi Covid-19.

“Berkali-kali saya sampaikan, saya tidak akan memberikan toleransi sedikit pun terhadap adanya penyelewengan anggaran,” kata Jokowi saat peresmian pembukaan rapat koordinasi nasional pengawasan intern pemerintah tahun 2021 di Istana Kepresidenan Bogor, Kamis (27/5/2021).

Dia menegaskan saat ini pemerintah tengah berhemat dalam rangka menghadapi pandemi. “Apalagi disaat kita seperti sekarang ini, semuanya harus dihemat dalam rangka menghadapi pandemi. Di saat kita semuanya sedang bekerja keras untuk mempercepat pemulihan kesehatan dan pemulihan ekonomi,” ujarnya.Baca juga: Jalan Menuju 2024 Masih Panjang, PDIP Diyakini Restui Ganjar ke Pilpres

Pada kesempatan itu Jokowi menegaskan bahwa peran utama pengawasan adalah menjamin tercapainya tujuan. “Menjamin tercapainya tujuan pemerintah menjamin, tercapainya tujuan program, menjamin tercapainya tujuan belanja anggaran secara akuntabel, efektif dan efisien,” tuturnya.

Mantan Wali Kota Solo itu menegaskan mengikuti prosedur adalah hal penting tapi jauh lebih penting adalah tercapainya target-target yang telah ditetapkan. Namun tetap harus secara akuntabel, efektif dan efisien.

“Yang ditunggu-tunggu oleh rakyat itu adalah hasilnya. Ini yang banyak sering kita lupa. Sekali lagi yang ditunggu oleh rakyat itu adalah hasilnya, yang ditunggu oleh rakyat itulah manfaat dari setiap rupiah yang dibelanjakan oleh pemerintah. Dan pengawasan harus menjamin tidak ada serupiah pun yang salah sasaran. Tidak ada yang disalahgunakan. Apalagi dikorupsi,”tuturnya.Baca juga: Ustaz Abdul Somad Tunggangi Motor Gede, Bamsoet: Mantap! In Action
(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wamenhaj: Transparansi...
Wamenhaj: Transparansi jadi Kunci Berantas Kartel Haji
30% Belanja Pegawai,...
30% Belanja Pegawai, Mungkinkah?
Lima Satker TNI Raih...
Lima Satker TNI Raih Predikat Wilayah Bebas Korupsi dari Kemenpan RB
Verrell Bramasta Soroti...
Verrell Bramasta Soroti Dugaan Penyalahgunaan dan Pemotongan Dana Atlet Disabilitas
Kembalikan Kepercayaan...
Kembalikan Kepercayaan Publik ke DPR, Waketum Partai Perindo Ferry Kurnia Rizkiyansyah Dorong Transparansi Anggaran
Dukung Tuntutan Transparansi...
Dukung Tuntutan Transparansi Anggaran, Waketum Partai Perindo Tama S Langkun Desak DPR Patuhi UU Keterbukaan Informasi Publik
Jaga Kepercayaan Publik,...
Jaga Kepercayaan Publik, YLBHI Diminta Terbuka Terhadap Pengawasan Publik
Transformasi Tata Kelola...
Transformasi Tata Kelola Keuangan Jasa Raharja, Bayu: Efisiensi dan Akurasi
Rakernis Perencanaan...
Rakernis Perencanaan Polda Metro, Kapolres Tanjung Priok Raih Penghargaan Bergengsi
Rekomendasi
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Turnamen Futsal Bertajuk...
Turnamen Futsal Bertajuk Okezone National Championship 2026 Seri Jabodetabek Selesai Digelar
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
Berita Terkini
Presiden Jerman Kunjungi...
Presiden Jerman Kunjungi Indonesia, Dijadwalkan ke Istiqlal dan Katedral
Walhi Minta Pembahasan...
Walhi Minta Pembahasan Revisi UU HAM Ditunda
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Infografis
10 Negara yang Paling...
10 Negara yang Paling Tidak Dikenal, dari Nauru hingga Tuvalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved