Penyekatan Mudik Diperpanjang, Upaya Korlantas Cegah Corona Dinilai Efektif
Selasa, 25 Mei 2021 - 18:12 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Operasi Ketupat 2021 Berakhir, Korlantas Putar Balikkan 461.626 Kendaraan
Varhan juga mengatakan, langkah memperpanjang penyekatan tersebut dinilai tepat untuk mengantisipasi lonjakan kasus positif Covid-19 usai libur Lebaran, khususnya bagi masyarakat dari luar kota yang ingin masuk ke wilayah Jakarta.
"Dengan melakukan penyekatan dibarengi tes Covid-19 secara gratis artinya Polri khususnya Korlantas juga telah melakukan tugas Satgas Covid-19, bukan hanya melaksanakan tugas rutin polisi saja," ucapnya.
Mengutip dari laman Humas Polri, Kepala Korp Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Istiono mengatakan sebanyak 180 ribu orang sudah menjalani Tes swab antigen di 149 titik pos pemeriksaan arus balik Lebaran di akses jalan tol, rest area maupun jalan arteri.
"Ya sangat efektif ya. Makanya rapid tes antigen yang kita gelar, yang dari Sumatera menuju Jawa itu mandatory, wajib. Ini menuju Jakarta wajib untuk melakukan rapid tes antigen. Kemudian yang dari Bali, Jawa sampai Jakarta kita lakukan random. Tadi data saya sampaikan dari tanggal 15-22 itu sudah kita lakukan pemeriksaan yang baik mandatory maupun random sebanyak 180 ribu lebih. Dan yang positif 524," ujar Istiono di Tol Cikampek, Minggu (23/5/21).
Varhan juga mengatakan, langkah memperpanjang penyekatan tersebut dinilai tepat untuk mengantisipasi lonjakan kasus positif Covid-19 usai libur Lebaran, khususnya bagi masyarakat dari luar kota yang ingin masuk ke wilayah Jakarta.
"Dengan melakukan penyekatan dibarengi tes Covid-19 secara gratis artinya Polri khususnya Korlantas juga telah melakukan tugas Satgas Covid-19, bukan hanya melaksanakan tugas rutin polisi saja," ucapnya.
Mengutip dari laman Humas Polri, Kepala Korp Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Istiono mengatakan sebanyak 180 ribu orang sudah menjalani Tes swab antigen di 149 titik pos pemeriksaan arus balik Lebaran di akses jalan tol, rest area maupun jalan arteri.
"Ya sangat efektif ya. Makanya rapid tes antigen yang kita gelar, yang dari Sumatera menuju Jawa itu mandatory, wajib. Ini menuju Jakarta wajib untuk melakukan rapid tes antigen. Kemudian yang dari Bali, Jawa sampai Jakarta kita lakukan random. Tadi data saya sampaikan dari tanggal 15-22 itu sudah kita lakukan pemeriksaan yang baik mandatory maupun random sebanyak 180 ribu lebih. Dan yang positif 524," ujar Istiono di Tol Cikampek, Minggu (23/5/21).
Lihat Juga :