Poros Partai Islam Direspons Positif untuk Perjuangan Kepentingan Umat di 2024

Minggu, 23 Mei 2021 - 15:39 WIB
loading...
Poros Partai Islam Direspons...
Sebagian masyarakat meyakini poros partai Islam akann terwujud untuk memperjuangan kepentingan umat Islam pada Pilpres 2024. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Lembaga survei Pospoll Indonesia menyoroti kecenderungan wacana poros partai Islam yang sempat diwacanakan sejumlah partai politik dan elemen islam beberapa waktu lalu. Dari hasil survei ditemukan bahwa wacana poros parpol Islam meraih respons positif dari masyarakat.

Meskipun begitu, Direktur Eksekutif Pospoll Indonesia, Muslimin Tanja mengatakan tingkat pengetahuan atau akses publik (awareness) terhadap pemberitaan dan perbincangan terkait wacana koalisi poros Islam masih rendah.

"Hanya 14,8% responden yang menjawab pernah mendengar dan 59,4% yang menjawab tidak atau belum mendengar wacana tersebut," ungkapnya dalam rilis survei bertajuk 'Menakar Peluang Capres 2024 dan Tantangan Poros Partai Islam, Minggu (23/5/2021).

Baca juga: Poros Islam untuk 2024 Hanya Akan Melebarkan Pembelahan di Masyarakat

Muslimin menjelaskan, dari 14,8% responden yang menjawab pernah mendengar wacana koalisi poros partai Islam, sebanyak 46% yang menyatakan yakin akan terbentuk poros parpol islam, dan 43% yang menyatakan tidak yakin, dan sisahnya menjawab tidak tahu.

Lebih lanjut menurutnya, dari 14,8% responden yang menjawab pernah mendengar tersebut, sekitar 41,8% meyakini jika poros partai Islam akan terbentuk untuk memperjuangkan kepentingan-kepentingan umat Islam.

Sementara, kata Muslimin, yang menjawab tidak yakin sebanyak 32,1% dan yang menjawab tidak terlalu peduli dengan koalisi poros Islam sekitar 14,7%. "Pilihan konstituen atau pemilih khususnya parpol islam terhadap figur calon presiden tidak mengerucut ke satu nama. Pilihan masih terbagi ke beberapa nama calon presiden," ujarnya.

Baca juga: Disinggung Wacana Poros Islam, Begini Reaksi PKB dan PKS

Survei Pospoll Indonesia dilakukan dengan sampel dipilih sepenuhnya secara acak (probability sampling) dengan menggunakan metode penarikan sampel acak bertingkat (multistage random sampling), dengan memperhatikan urban/rural dan proporsional antara jumlah sampel dengan jumlah pemilih di setiap provinsi. Dengan jumlah sampel sebanyak 1.600 responden, margin of error +/- 2,45% pada tingkat kepercayaan 95%.

Menurutnya, unit sampling primer survei (PSU) ini adalah desa/kelurahan dengan sampel kelurahan yang tersebar di seluruh Provinsi di Indonesia. Adapun, proses pengumpulan data dilaksanakan dari tanggal 20 - 29 April 2021 melalui wawancara tatap muka (face to face interview) dengan menggunakan kuesioner terstruktur.

Selain itu, usia minimum responden adalah 17 tahun atau sudah memenuhi syarat pemilih. Di samping itu, quality control dilakukan terhadap hasil wawancara, yang dipilih secara random sebesar 20% dari total sampel.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kepercayaan Publik terhadap...
Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat Jadi Modal Sosial yang Harus Diperkuat
Boni Hargens: Peningkatan...
Boni Hargens: Peningkatan Kepercayaan Publik kepada Polri Perkuat Stabilitas Demokrasi
Jokowi dan PSI Dinilai...
Jokowi dan PSI Dinilai Satu Paket Politik, Ini Temuan Survei LPI
Hasil Survei, Kejagung...
Hasil Survei, Kejagung Jadi Lembaga Hukum Paling Dipercaya Anak Muda
Survei Membuktikan 70,77%...
Survei Membuktikan 70,77% Publik Puas dengan Kepemimpinan Prabowo
Mayoritas Publik Tolak...
Mayoritas Publik Tolak Wacana Pelengseran, Stabilitas Jadi Pertimbangan Utama
Survei Nasional: 83,7...
Survei Nasional: 83,7 Persen Publik Puas Kinerja Pertamina
Gebrakan Pelindo Diapresiasi,...
Gebrakan Pelindo Diapresiasi, Hasil Survei: 85% Lebih Pelanggan Puas
Mengejutkan! Konsumen...
Mengejutkan! Konsumen Usia 55 Tahun ke Atas Tertinggi Adopsi AI
Rekomendasi
Tidak Semua Yoghurt...
Tidak Semua Yoghurt Sehat, Salah Pilih Bisa Bikin Gula Darah Naik
Carlos Ghosn Klaim Cuma...
Carlos Ghosn Klaim Cuma Dirinya yang Bisa Memperbaiki Nissan
Perbarui IPKP PPKP Daruba,...
Perbarui IPKP PPKP Daruba, BNPP Soroti Transportasi hingga Infrastruktur Morotai
Berita Terkini
Didik Rachbini Prediksi...
Didik Rachbini Prediksi Safari Politik Jokowi Menjadi Faktor Negatif Ekonomi Nasional
Gus Yaqut Dibantarkan,...
Gus Yaqut Dibantarkan, KPK: Petugas Pengawal Tahanan Lakukan Pengamanan Melekat
Penegak Hukum Terkoneksi...
Penegak Hukum Terkoneksi Politik, Ubedilah Badrun: Mestinya Independen
Kepercayaan Publik terhadap...
Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat Jadi Modal Sosial yang Harus Diperkuat
Silaturahmi di Lampung,...
Silaturahmi di Lampung, Jokowi: Aku Masih Seperti yang Dulu
Tak Bisa Ditunda, Tata...
Tak Bisa Ditunda, Tata Kelola, Dana, dan Independensi PBNU Harus Dibenahi
Infografis
Politikus Muslim Mulai...
Politikus Muslim Mulai Kuasai Politik AS, Sinyal Kebangkitan Islam di Paman Sam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved