Firli Bahuri: Harkitnas Perkokoh Semangat Kebangsaan untuk Berantas Korupsi

Kamis, 20 Mei 2021 - 17:33 WIB
loading...
Firli Bahuri: Harkitnas...
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri menilai tepat tema peringatan 113 tahun Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) tahun ini, Kamis (20/5/2021).

Adapun tema Hari Kebangkitan Nasional tahun ini adalah "Bangkit! Kita Bangsa yang Tangguh!". "Sangat tepat, untuk merespons ragam permasalahan bangsa yang harus dihadapi bersama dan Insya Allah dapat kita lalui dengan kemenangan untuk kesejahteraan bagi seluruh Rakyat Indonesia," kata Firli dalam keterangan tertulisnya, Kamis (20/5/2021).

Menurut dia, salah satu permasalahan berat bangsa saat ini adalah masih mewabahnya virus korupsi yang telah berurat akar di republik ini. Perlu semangat kebangsaan yang utuh dan kuat untuk menggelorakan kebangkitan nasional dalam perang besar melawan dan memberantas laten korupsi di negeri ini.

"Dengan semangat kebangsaan yang bulat dan kokoh, Insya Allah menjadi kekuatan besar yang menggugah nilai-nilai nasionalisme dan patriotisme, yang terkandung dalam Hari Kebangkitan Nasional dalam jihad melawan korupsi, kejahatan kemanusiaan yang jelas merusak setiap sendi dan aspek kehidupan berbangsa dan bernegara," tuturnya. Baca juga: Harkitnas, Ketua DPR Yakin Indonesia Bisa Bangkit dari Pandemi Covid-19

Dia mengatakan, filosofi Bhinneka Tunggal Ika Tan Hana Dharma Mangrwa sudah tentu telah menumbuhkan rasa, jiwa dan semangat kebangsaan untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan agar segera bangsa ini bangkit.

"Dari buaian mimpi indah namun semu dari kejahatan korupsi serta perilaku koruptif, yang cukup lama menina bobo kan negeri ini," katanya.

Sebagai semboyan Negara Kesatuan Republik Indonesia, kata dia, konsep Bhineka Tunggal Ika bukan sekadar mempersatukan keragaman bangsa, namun filosofi ini menjadi indah dan bermakna karena selalu menumbuhkan rasa cinta serta kesetiaan terhadap bangsa dan negara.

"Kami yakin seyakin-yakinnya, rasa dan semangat kebangkitan nasional yang dicetus Founding Fathers kita, dapat diimplementasikan ketika kita menjalani kehidupan berbangsa dan bernegara dengan inklusif, terbuka, konsisten, tidak merasa paling benar dan toleransi," tuturnya.
Baca juga: Guru Besar Hukum UGM: Akhiri Polemik Masalah TWK di KPK

Di sisi lain, sambung dia, prasangka dan curiga yang mendominasi alam pikiran akan mengakibatkan mindset silo (terisolasi) interaksi antar sesama anak bangsa di republik ini.

Hal itu dikatakannya dapat menggagalkan esensi kebinekaan yang menjadi anugerah yang meneguhkan semangat kebangsaan dan kebangkitan di Republik Indonesia.

"Di tengah kondisi saat ini, di mana situasi sosial kemasyarakatan rentan terfragmentasi, hanya dengan semangat kebangkitan nasional dengan menjunjung tinggi rasa kebangsaan yang didalamnya jelas terkandung nilai-nilai nasionalisme dan patriotisme, Insya Allah dapat menyelamatkan bangsa ini," tuturnya.

Menurut dia, Hari Kebangkitan Nasional tahun ini seyogianya patut diteladani bersama. Karena, esensi dan nilai-nilai yang diperoleh dari Hari Kebangkitan Nasional terbukti dapat mengikuti dan sejalan dengan perkembangan zaman, dari masa ke masa bagi generasi sebelumnya, generasi masa kini, dan generasi akan datang.

Dalam pemberantasan korupsi, kata dia, semangat kebangkitan nasional mutlak diperlukan agar bilah pedang antikorupsi dapat kita lesakkan bersama, tepat menghunus dan mematikan jantung urat nadi korupsi dan perilaku koruptif dinegeri ini.

"Kami yakin dan percaya, insya Allah ragam persoalan yang mendera negeri ini dapat kita hadapi, lalui, dan akhiri bersama apabila kita semua seluruh elemen bangsa mengimplementasikan esensi nilai-nilai kebangkitan nasional dan selalu menggelorakan semangat kebangsaan untuk persatuan dalam kehidupan sehari-hari," tuturnya.

Menurut Firli, banyak sekali pelajaran berharga dari esensi Hari Kebangkitan Nasional di masa perjuangan kemerdekaan, masa kini, dan masa depan, untuk merespon dinamika serta tantangan kehidupan berbangsa yang beraneka ragam suku, agama, dan ras serta tersebar dari Sabang sampai Marauke, dari Miangas sampai Pulau Rote.

"Dengan semangat kebangkitan Nasional, mari kita bangun kesatuan dan persatuan dari begitu kompleksnya perbedaan, kita juga harus menjadikan perbedaan menjadi kekuatan dan mari akhiri perseteruan karena perbedaan pendapat dan Pandangan. Mari kita rapatkan barisan segenap anak Bangsa untuk mewujudkan cita-cita kebangsaan kita melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, kita wujudkan kesejahteraan umum, kita cerdaskan kehidupan bangsa indonesia untuk menggapai indonesia yang adil, makmur dan sejahtera," tuturnya.

Dia mengajak untuk selalu mengingatkan bahwa ragam perbedaan di negeri ini bukan menjadi kelemahan. Namun, justru menjadi kekuatan yang dapat dipersatukan oleh semangat kebangsaan, nasionalisme dan patriotisme, yang terkandung dalam esensi Hari Kebangkitan Nasional.

"Selamat merayakan Hari Kebangkitan Nasional, dengan semangat Antikorupsi, mari bersama kita bangkit dari segala keterpurukan dengan semangat kebangsaan yang kokoh, bangkit dan terus maju menyongsong masa depan yang lebih baik lagi, agar kesejahteraan umum dan kecerdasan dalam kehidupan bangsa kita semakin maju, sesuai cita-cita didirikannya negara ini," tuturnya.
(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Berkas Perkara 3 Pejabat...
Berkas Perkara 3 Pejabat Bea Cukai Dilimpahkan ke Pengadilan, Segera Disidang
Kasus Dugaan Pemerasan...
Kasus Dugaan Pemerasan Izin Tinggal WNA, Dirjen Imigrasi Minta Buka Akses Seluas-luasnya untuk KPK
Kantor Imigrasi Denpasar...
Kantor Imigrasi Denpasar dan 2 Lokasi Lainnya Digeledah KPK, Bukti Elektronik hingga Dokumen Disita
KPK Telusuri Pembelian...
KPK Telusuri Pembelian Aset Fadia Arafiq saat Jabat Bupati Pekalongan
KPK Buka Peluang Periksa...
KPK Buka Peluang Periksa Pihak BPK, Dalami Peran Eks Staf Ahli Bobby Adhityo Rizaldi
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Kasus Muara Enim, KPK:...
Kasus Muara Enim, KPK: Korupsi Terjadi sebelum Tahap Perencanaan-Penganggaran Dilakukan
Rumah Bupati Sugiri...
Rumah Bupati Sugiri Sancoko Digeledah, 3 Mobil Hardtop dan 1 Alphard Disita
KPK Periksa 9 Saksi,...
KPK Periksa 9 Saksi, Telusuri Pemberian Uang ke Bupati Gatut Sunu Wibowo
Rekomendasi
PT MNC Vision Networks...
PT MNC Vision Networks Tbk Berpartisipasi dalam Jalan Sehat Hari Donor Darah Sedunia 2026 di Monas
Purbaya Santai Tanggapi...
Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai Bangun Ekonomi
Peserta Jumtek PMR-Relawan...
Peserta Jumtek PMR-Relawan Antusias Adu Tangkas Tandu Darurat hingga Belajar Bahasa Isyarat
Berita Terkini
Asfinawati: Ujaran Kebencian...
Asfinawati: Ujaran Kebencian dalam HAM Menyangkut Ras hingga Agama Bukan Orang per Orang
UBK Keluarkan 9 Poin...
UBK Keluarkan 9 Poin Pernyataan usai Ketua BEM FH Abdimaludin Terima Uang Rp20 Juta
Haul Akbar Ploso, Gus...
Haul Akbar Ploso, Gus Muhaimin: Jangan Hanya Menonton, Santri Harus Jadi Solusi Bangsa
Tiyo UGM Dilaporkan...
Tiyo UGM Dilaporkan ke Polisi, Ray Rangkuti: Harusnya Orang Jahat yang Dihukum Bukan yang Berpikir
Berkas Perkara Roy Suryo...
Berkas Perkara Roy Suryo dan Dokter Tifa Dilimpahkan ke PN Jakarta Timur
Berkas Perkara 3 Pejabat...
Berkas Perkara 3 Pejabat Bea Cukai Dilimpahkan ke Pengadilan, Segera Disidang
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved