Kecam Serangan terhadap Palestina, Pendeta Gomar Gultom Sebut Israel Lakukan Provokasi
Rabu, 19 Mei 2021 - 13:44 WIB
loading...
Ketua Umum Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) Pendeta Gomar Gultom. Foto/pgi.or.id
A
A
A
JAKARTA - Serangan Israel ke Palestina terus dikecam sejumlah tokoh agama di Indonesia. Kali ini, kecaman dari Ketua Umum Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) Pendeta Gomar Gultom.
Seperti diketahui, lebih dari 200 orang termasuk anak-anak dan perempuan di Gaza meninggal dunia akibat konflik tersebut. "Saya mengecam segala bentuk kekerasan, utamanya penyerangan warga Palestina oleh tentara Israel," kata Pendeta Gomar Gultom kepada SINDOnews, Selasa 18 Mei 2021. Baca juga: Israel Bombardir Palestina, Generasi Muda Buddhis Minta PBB Jangan Diam
Dia menambahkan, walaupun menurut Pemerintah Israel itu merupakan serangan balasan, tetap hal tersebut tidak dapat dibenarkan. "Karena Israel sendirilah yang memprovokasi kekerasan dan penyerangan dengan pengusiran warga Palestina dari Jerusalem Timur dan sweeping yang dilakukannya di Masjid Al-Aqsa," tuturnya.
Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) pun diminta tidak tinggal diam. "Saya meminta pemerintahan Jokowi mendesak semua pihak di Palestina untuk mematuhi resolusi-resolusi PBB, termasuk mendesak Israel untuk menghentikan pembangunan perluasan permukiman yang dapat memprovokasi perlawanan dari pihak Palestina, Hamas maupun Fatah," katanya. Baca juga: Bombardir Palestina, Ternyata Kekuatan Militer Israel Masih Kalah dari Indonesia
Seperti diketahui, lebih dari 200 orang termasuk anak-anak dan perempuan di Gaza meninggal dunia akibat konflik tersebut. "Saya mengecam segala bentuk kekerasan, utamanya penyerangan warga Palestina oleh tentara Israel," kata Pendeta Gomar Gultom kepada SINDOnews, Selasa 18 Mei 2021. Baca juga: Israel Bombardir Palestina, Generasi Muda Buddhis Minta PBB Jangan Diam
Dia menambahkan, walaupun menurut Pemerintah Israel itu merupakan serangan balasan, tetap hal tersebut tidak dapat dibenarkan. "Karena Israel sendirilah yang memprovokasi kekerasan dan penyerangan dengan pengusiran warga Palestina dari Jerusalem Timur dan sweeping yang dilakukannya di Masjid Al-Aqsa," tuturnya.
Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) pun diminta tidak tinggal diam. "Saya meminta pemerintahan Jokowi mendesak semua pihak di Palestina untuk mematuhi resolusi-resolusi PBB, termasuk mendesak Israel untuk menghentikan pembangunan perluasan permukiman yang dapat memprovokasi perlawanan dari pihak Palestina, Hamas maupun Fatah," katanya. Baca juga: Bombardir Palestina, Ternyata Kekuatan Militer Israel Masih Kalah dari Indonesia
(dam)
Lihat Juga :