Sikap Tegas Puan Sikapi Kekejian Israel Ikuti Jejak Sang Kakek

Selasa, 18 Mei 2021 - 21:06 WIB
loading...
Sikap Tegas Puan Sikapi...
Berperilaku lemah lembut dan santun bertutur dalam keseharian, tak menjadi halangan Ketua DPR RI Puan Maharani untuk mengecam kekejian Israel di Jalur Gaza. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Berperilaku lemah lembut dan santun bertutur dalam keseharian, tak menjadi halangan bagi Ketua DPR RI Puan Maharani untuk mengecam kekejian dan sikap antikemanusiaan Israel di Jalur Gaza, Palestina.

Baca juga: Warga Palestina Mogok Kerja di Penjuru Negeri, Lawan Kebrutalan Israel

Terlebih kekejian itu dilakukan Israel pada saat warga Palestina melakukan ibadah di bulan suci Ramadan yang berlanjut dengan perayaan hari raya Idul Fitri.

Sikap tegas Puan tersebut bagi Direktur Eksekutif Indonesian Bureaucracy and Service Watch (IBSW), Nova Andika, tidak lain kecuali menegaskan bahwa darah patriotik penuh semangat kemanusiaan dan antipenindasan, jelas-jelas diwariskan Pahlawan Proklamator Ir Soekarno kepada cucunya tersebut.

Baca juga: Pejuang Palestina Serang Kapal Perang Israel di Lepas Pantai Gaza

"Ibarat pemeo, walau pun betina, tapi anak harimau memang berbeda dengan kawanan domba," kata Nova Andika, Selasa (18/5/2021).

Dalam persoalan Palestina pun, ketegasan Puan mendukung perjuangan rakyat Palestina seiring sejalan dengan sikap kakeknya Sang Proklamator. Sebagaimana diketahui, Bung Karno pernah menyatakan dengan lantang bahwa selama kemerdekaan bangsa Palestina belum diserahkan kepada orang-orang Palestina, maka selama itu pula bangsa Indonesia tetap berdiri menantang penjajahan Israel.

Baca juga: Dewan Duta Besar Arab Puji Konsistensi Indonesia Bela Palestina

Namun menurut Nova, yang paling penting digarisbawahi adalah ajakan Ketua DPR RI tersebut kepada semua pihak untuk menyerukan dan memaksa Israel menghentikan serangan kepada sipil Palestina. Apalagi selain dalam suasana relijius Idul Fitri, saat ini pun pandemi Covid-19 tengah melanda tak hanya warga Palestina, melainkan pula rakyat Israel sendiri.

"Artinya, Ibu Puan mengajak semua pihak, terutama Israel sebagai pihak agresor untuk menahan diri, tidak menambah beban rakyat Palestina yang tengah dirundung pandemi corona," ucap Nova.

Mengutip hukum fisika Aksi-Reaksi dari Newton, menurut Nova, secara alamiah sebuah aksi akan selalu direspons dengan reaksi, dan demikian pula apa yang terjadi di Gaza. Serangan Israel kepada warga Gaza yang tengah beribadah di Masjid Al-Aqsa, wajar bila kemudian mendapatkan balasan kelompok pejuang Palestina Hamas, dengan menembakkan sekian banyak roket ke wilayah Israel.

Serangan balasan tersebut sebagaimana pemberitaan bukan saja merepotkan, tapi juga menelan korban jiwa sebagaimana serangan Israel ke Gaza sebelumnya.

"Jadi urusannya, serangan Israel kepada warga sipil Palestina itu tak lain hanya akan menambah eskalasi kekerasan yang telah lama menjadi bagian kehidupan di wilayah itu. Perang tidak akan menimbulkan apa pun kecuali korban dan nestapa di kedua belah pihak," tutur Nova.

Akan halnya kecaman yang diserukan Ketua DPR RI Puan Maharani, Nova juga melihatnya sebagai konsistensi Puan terhadap tujuan pendirian NKRI yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945. Nova menunjuk alinea keempat dalam Pembukaan, yang antara lain berbunyi: "dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial."

"Apa yang terjadi di Palestina adalah penjajahan satu bangsa terhadap bangsa lain. Dari Bung Karno, Ibu Puan mengetahui dengan arif hal itu sebagai exploitation de nation par nation atau penindasan satu bangsa terhadap bangsa lain. Sejak awal, negara kita menyatakan membenci penjajahan dan menghendaki kemerdekaan dan kesetaraan setiap bangsa di dunia," kata Nova.

"Jadi Ibu Puan melihat adanya kemerdekaan yang terbelenggu dalam hubungan Palestina-Israel, dan belenggu yang merantai kemerdekaan Palestina itu sudah seharusnya dipatahkan, sebagaimana negara kita mematahkan belenggu penjajahan Kolonialis Belanda pada tahun 1945," tambahnya.

Nova menegaskan, sikap Puan pun merupakan hal yang konkret. Ia menunjuk bahwa tidak hanya menyatakan kecaman kepada Israel, Puan Maharani juga menyerukan agar masyarakat internasional dan PBB untuk memberi bantuan kepada rakyat Palestina, termasuk prioritas bantuan vaksin Cobid-19 dan berbagai alat kesehatan.

"Itu justru seruan paling konkret, paling mendasar dan paling diperlukan rayat Palestina, apalagi di saat terjadinya pandemi Covid-19 saat ini. Pada PBB, bahkan Ketua DPR RI mendesak lembaga bangsa-bangsa itu untuk meredakan ketegangan dan membantu warga Palestina yang menjadi korban di wilayah pendudukan Israel," ungkapnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, selain mengecam perilaku brutal Israel, Puan juga mendesak PBB untuk menjadikan kejadian tersebut sebagai momentum untuk memulai kembali proses perdamaian yang komprehensif dan inklusif, sesuai dengan hukum internasional, resolusi PBB, dan parameter serta konsensus internasional.

Kepada pemerintah Indonesia Puan juga mendorong agar pemerintah terus melanjutkan peran aktifnya dalam menghentikan serangan Israel dan memberi bantuan kemanusiaan kepada rakyat Palestina.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Refleksikan Cita-cita...
Refleksikan Cita-cita Bung Karno, PDIP Minta Pemerintah Wujudkan Keadilan Hukum dan Ekonomi
Prabowo Kenang Hari...
Prabowo Kenang Hari Lahir Soekarno Lewat Potret Sang Proklamator
Pancasila Lahir Bukan...
Pancasila Lahir Bukan dari Ruang Kosong, Presiden: Sebuah Konsensus Agung
6 WNI Relawan Global...
6 WNI Relawan Global Sumud Land Convoy yang Terhenti di Libya Dipulangkan Kemlu
Momen Prabowo Mencari...
Momen Prabowo Mencari Kopi saat Pidato di Rapat Paripurna DPR
Disambut Puan Maharani,...
Disambut Puan Maharani, Presiden Prabowo Hadiri Rapat Paripurna DPR
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
Rekomendasi
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
Mengapa Proyek Tank...
Mengapa Proyek Tank MGCS Eropa Berisiko Gagal?
Dasco Terima Audiensi...
Dasco Terima Audiensi Massa Mahasiswa di Gedung DPR
Berita Terkini
Mantan Wakapolri: Polisi...
Mantan Wakapolri: Polisi yang Bawa Dokter Tifa ke RS Polri Pernah Dampingi Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Temui Jokowi
PPM sebagai Solusi Ketahanan...
PPM sebagai Solusi Ketahanan Nasional di Bawah Naungan Bacadnas
Di Hadapan Pimpinan...
Di Hadapan Pimpinan DPR, Mahasiswa Minta Pemerintah Tak Mainkan Isu Perut Rakyat
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat Inap Atas Rekomendasi Dokter
UU Polri Baru Akomodasi...
UU Polri Baru Akomodasi Penyetaraan Hak dan Humanis Tangani Unjuk Rasa
Di Hadapan Mahasiswa,...
Di Hadapan Mahasiswa, Dasco Telepon Nanik dan Bahlil
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved