Soal Palestina, Fraksi PAN Sebut 3 Langkah Konkret yang Bisa Dilakukan Indonesia

Minggu, 16 Mei 2021 - 11:33 WIB
loading...
Soal Palestina, Fraksi...
Ketua Fraksi PAN DPR RI Saleh Partaonan Daulay. Foto/Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ketua Fraksi PAN DPR Saleh Partaonan Daulay mengapresiasi sikap tegas Indonesia yang disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) atas tindakan yang dilakukan Israel kepada Palestina . Sikap tegas itu sudah semestinya disampaikan.

“Pernyataan Jokowi itu sudah tegas. Sangat bagus. Dari sisi retorika politik, semestinya sudah bisa menggalang dukungan negara-negara besar, terutama negara-negara Islam. Namun faktanya, Israel masih terus saja menyerang, bahkan lebih membabi buta,” kata Saleh kepada wartawan, Minggu (16/5/2021).

Namun, menurut Saleh, pernyataan Presiden Jokowi itu perlu ditindaklanjuti. Setidaknya, ada tiga langkah konkret yang bisa dilakukan Indonesia.

Baca juga: Indonesia Selalu Dukung Palestina, Salah Satunya lewat Prangko Ini

Pertama, Indonesia perlu meningkatkan diplomasi di pentas global. Diplomasi yang dilakukan saat ini sepertinya belum berujung pada pengambilan tindakan tegas kepada Israel. Negara-negara OKI dan juga PBB seakan tidak berkutik, begitu juga Dewan Keamanan PBB yang semestinya mengambil inisiatif dalam menjaga keamanan dan ketertiban dunia seakan lumpuh tak berdaya.

"Pemerintah Indonesia sudah sepantasnya mendesak semua organisasi internasional terkait untuk melindungi rakyat Palestina. Kita tidak bisa hanya berhenti pada retorika. Harus ada aksi nyata. Pembiaran atas tindakan keji Israel dapat menghilangkan kepercayaan dunia internasional kepada lembaga-lembaga besar yang ada," kata Saleh.

Baca juga: Jejak Dukungan Bung Karno untuk Kemerdekaan Palestina

Kedua, lanjut Ketua DPP PAN ini, sebagai negara berpenduduk muslim terbesar di dunia, Indonesia semestinya dapat mengirimkan bantuan kemanusiaan ke Palestina. Bantuan obat dan alat-alat kesehatan sangat diperlukan. Direktur Rumah Sakit di Gaza sudah menyampaikan informasi bahwa mereka kekurangan obat dan alat kesehatan habis pakai.

"Saya kira, pemerintah Indonesia bisa mengirimkan alkes dan obat-obatan ke Palestina. Obat dan alkes pasti dibutuhkan. Apalagi, saat ini situasi pandemi. Belum tentu semua negara memikirkan mereka. Kitalah semestinya yang berinisiatif. Bantuan seperti ini bisa jadi jauh lebih efektif dalam jangka pendek dibandingkan diplomasi yang kadang membutuhkan waktu yang cukup lama."

Ketiga, lanjut mantan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah itu, masyarakat Indonesia diharapkan dapat mengumpulkan bantuan pangan dan sandang bagi warga Palestina. Selama ini, bantuan seperti ini sudah berjalan dengan baik namun, di tengah situasi pandemi dan agresi yang dilakukan Israel, bantuan dari umat Islam Indonesia menjadi sangat dibutuhkan.

"Kita tidak bisa membiarkan warga Palestina dikepung sedemikian rupa tanpa ada bantuan pangan dan sandang yang memadai. Kita bisa berkontribusi dari sisi ini. Para donatur dan anggota masyarakat yang mampu diharapkan dapat berpartisipasi," tandas legislator Dapil Sumatera Utara II tersebut.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
Kemenhaj Serahkan Paket...
Kemenhaj Serahkan Paket Daging Dam Jemaah Haji Indonesia untuk Rakyat Palestina
Prabowo Terima Menlu...
Prabowo Terima Menlu Turki di Hambalang, Bahas Palestina hingga Timur Tengah
Macron Puji Prabowo...
Macron Puji Prabowo Punya Sikap Tegas dan Berani Dukung Kemerdekaan Palestina
Prabowo-Macron Sepakat...
Prabowo-Macron Sepakat Dukung Solusi Dua Negara untuk Palestina
Kecam Israel atas Penahanan...
Kecam Israel atas Penahanan 9 WNI Misi ke Gaza, Menlu Sugiono: Pelanggaran Hukum Internasional
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Rekomendasi
Cegah Stunting lewat...
Cegah Stunting lewat Program Genting, Menteri Wihaji Salurkan Bantuan RTLH di Sleman
Benarkah Islam Agama...
Benarkah Islam Agama Perang? Simak Sejarah Turunnya Perintah Berperang dalam Al-Qur'an
Bukan Perintah Menyerang,...
Bukan Perintah Menyerang, Ini Ayat Al-Quran yang Mengizinkan Perang
Berita Terkini
5 Peserta Program SPPI...
5 Peserta Program SPPI Meninggal saat Latsarmil, Feri Amsari: Negara Salahi Prinsip Administrasi
Titi Anggraini Soroti...
Titi Anggraini Soroti Naskah Akademik RUU Pemilu Tak Kunjung Diterbitkan
Jokowi Mulai Safari...
Jokowi Mulai Safari Politik, Feri Amsari: Sah, Cuma Nggak Tahu Diri Saja
Lelang Hasil Rampasan...
Lelang Hasil Rampasan Korupsi Periode Juni 2026, KPK Bukukan Rp39,8 Miliar
354 Pencari Jodoh Padati...
354 Pencari Jodoh Padati Golek Garwo Kemenag
Indonesia Butuh Koalisi...
Indonesia Butuh Koalisi Advokasi untuk Percepat Adopsi Inovasi Kesehatan
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved