Airlangga Hartarto Apresiasi Kader Golkar dan Masyarakat yang Tak Mudik
Sabtu, 15 Mei 2021 - 21:50 WIB
loading...
A
A
A
"Alhamdulillah, di Indonesia saat ini per tanggal 10 Mei ini okupansi tempat tidur di rumah sakit-rumah sakit seluruh Indonesia bagi pasien COVID-19, baik pasien yang dirawat secara intensif maupun yang isolasi, menunjukkan kecenderungan yang menurun, " katanya.
Data menunjukkan, saat ini jumlah yang dirawat sebanyak 25.658 pasien COVID-19 dengan rincian 2.571 yang dirawat secara intensif dan 23.087 dipakai untuk isolasi. Data tersebut jauh lebih baik dari sejak bulan April lalu 28.345 pasien COVID-19 yang terdiri atas 2.787 yang dirawat secara intensif dan 25.559 yang dirawat isolasi.
"Kecenderungan yang semakin membaik dari penanganan COVID-19 saat ini, tentu harus kita jaga dengan berbagai kebijakan yang tetap mengedepankan protokol kesehatan dan terus dengan kewaspadaan yang tinggi terhadap persebaran COVID-19 ini," jelas Airlangga. Baca juga: Airlangga 'Pede' Ekonomi RI Bisa Meroket 7% di Kuartal II 2021
Karena itu, Airlangga mengatakan Partai Golkar harus terus mendukung kebijakan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) skala mikro yang dapat menekan persebaran COVID-19.
Data menunjukkan, saat ini jumlah yang dirawat sebanyak 25.658 pasien COVID-19 dengan rincian 2.571 yang dirawat secara intensif dan 23.087 dipakai untuk isolasi. Data tersebut jauh lebih baik dari sejak bulan April lalu 28.345 pasien COVID-19 yang terdiri atas 2.787 yang dirawat secara intensif dan 25.559 yang dirawat isolasi.
"Kecenderungan yang semakin membaik dari penanganan COVID-19 saat ini, tentu harus kita jaga dengan berbagai kebijakan yang tetap mengedepankan protokol kesehatan dan terus dengan kewaspadaan yang tinggi terhadap persebaran COVID-19 ini," jelas Airlangga. Baca juga: Airlangga 'Pede' Ekonomi RI Bisa Meroket 7% di Kuartal II 2021
Karena itu, Airlangga mengatakan Partai Golkar harus terus mendukung kebijakan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) skala mikro yang dapat menekan persebaran COVID-19.
(kri)
Lihat Juga :