Tak Terima Busyro Disebut Berotak Sungsang, Muhammadiyah Desak Jokowi Evaluasi KSP
Sabtu, 15 Mei 2021 - 14:35 WIB
loading...
LHKP Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Daerah Istimewa Yogyakarta mendesak Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengevaluasi sepak terjang personel-personel di KSP. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Daerah Istimewa Yogyakarta mendesak Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengevaluasi sepak terjang personel-personel di Kantor Staf Presiden (KSP) . Desakan LHKP Pimpinan Wilayah Muhammadiyah itu menyikapi pernyataan Tenaga Ahli Utama KSP, Ali Mochtar Ngabalin yang membalas kritikan Busyro Muqoddas dengan menyebut Ketua PP Muhammadiyah itu berotak sungsang.
"Mendesak pada Presiden dan Pimpinan Kantor Staf Presiden (Moeldoko) agar mampu mengontrol sekaligus mengevaluasi sepak terjang personel-personel di KSP agar lebih beradab, sebagai representasi lembaga maupun lingkar dekat Presiden," ujar Ketua LHKP Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Yogyakarta, Suwandi Danu Subroto dalam keterangan tertulis yang diterima SINDOnews, Sabtu (15/5/2021). Baca juga: Saleh PAN Ungkap Anak Muda Muhammadiyah Sangat Kecewa dengan Pernyataan Ngabalin
Selain itu, LHKP Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Yogyakarta mengimbau seluruh pejabat publik agar bersikap terbuka, jujur, tidak antikritik, satu kata dengan laku, serta senantiasa berlandaskan keadaban publik dan akhlakul karimah. Selanjutnya, LHKP Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Yogyakarta meminta Presiden Jokowi serta para Pimpinan Lembaga Negara agar senantiasa konsisten dalam janji serta cita-cita antikorupsi, merepresentasikannya dalam laku dan kebijakan.
"Termasuk dalam perkembangan terakhir, segera bersikap atas polemik dalam kelembagaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dengan kebijakan yang progresif, merespons tuntutan denyut nadi aspirasi publik yang menghendaki langkah-langkah nyata dalam pemberantasan korupsi di Indonesia," tandasnya.
Terakhir, LHKP Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DIY mengajak berdoa semoga Tuhan Yang Maha Kuasa, Allah SWT senantiasa membimbing bangsa Indonesia dan para pemimpin bangsa agar tegar dan tegak dalam ikhtiar pemberantasan korupsi.
"Mendesak pada Presiden dan Pimpinan Kantor Staf Presiden (Moeldoko) agar mampu mengontrol sekaligus mengevaluasi sepak terjang personel-personel di KSP agar lebih beradab, sebagai representasi lembaga maupun lingkar dekat Presiden," ujar Ketua LHKP Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Yogyakarta, Suwandi Danu Subroto dalam keterangan tertulis yang diterima SINDOnews, Sabtu (15/5/2021). Baca juga: Saleh PAN Ungkap Anak Muda Muhammadiyah Sangat Kecewa dengan Pernyataan Ngabalin
Selain itu, LHKP Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Yogyakarta mengimbau seluruh pejabat publik agar bersikap terbuka, jujur, tidak antikritik, satu kata dengan laku, serta senantiasa berlandaskan keadaban publik dan akhlakul karimah. Selanjutnya, LHKP Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Yogyakarta meminta Presiden Jokowi serta para Pimpinan Lembaga Negara agar senantiasa konsisten dalam janji serta cita-cita antikorupsi, merepresentasikannya dalam laku dan kebijakan.
"Termasuk dalam perkembangan terakhir, segera bersikap atas polemik dalam kelembagaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dengan kebijakan yang progresif, merespons tuntutan denyut nadi aspirasi publik yang menghendaki langkah-langkah nyata dalam pemberantasan korupsi di Indonesia," tandasnya.
Terakhir, LHKP Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DIY mengajak berdoa semoga Tuhan Yang Maha Kuasa, Allah SWT senantiasa membimbing bangsa Indonesia dan para pemimpin bangsa agar tegar dan tegak dalam ikhtiar pemberantasan korupsi.
Lihat Juga :