Puan: WNA Masuk Indonesia saat Larangan Mudik Mencoreng Rasa Keadilan

Rabu, 12 Mei 2021 - 16:32 WIB
loading...
Puan: WNA Masuk Indonesia...
Ketua DPR RI, Puan Maharani mengatakan, masuknya WNA ke Indonesia di tengah pemberlakuan larangan mudik menimbulkan kebingungan di masyarakat. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ketua DPR RI, Puan Maharani ikut meninjau alur keberangkatan selama peniadaan mudik di Bandara Internasional Soekarno-Hatta bersama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo pada Rabu (12/5/2021).

Puan mempertanyakan kebijakan masyarakat dilarang untuk mudik namun WNA diizinkan untuk masuk. Dia pun meminta agar pemerintah tidak membuat masyarakat bingung dengan kebijakan yang ada. "Kami minta Pemerintah dalam membuat kebijakan diiringi rasa keadilan, saat ini apa yang dilaksanakan pemerintah mengenai peniadaan mudik tentu saja satu hal yang paling mendasar jangan sampai penyebaran Covid-19 ini kemudian tidak terkendali," ujar Puan di hadapan awak media.

Puan menyebut bahwa kebijakan ini dirasa tidak adil bagi masyarakat yang tidak bisa mudik ke kampung halaman. Masyarakat juga merasa bingung karena mereka dilarang untuk ke luar daerah, namun di sisi lain masih banyak warga negara asing yang masuk ke Indonesia. "Di satu sisi kita melakukan peniadaan mudik, di satu sisi kita jangan sampai memperbolehkan WNA masuk ke negara kita di waktu yang memang belum memungkinkan," kata Puan.

Sinergi antara berbagai pihak terkait juga diperlukan agar kebijakan yang ada efektif dalam menekan penyebaran Covid-19. Selain itu, kebijakan yang dibuat harus memihak masyarakat terlebih saat menjelang dan sesudah hari raya. "Pemerintah harus peka, dan perlu disinergikan aturan antara kementerian dan lembaga yang berbeda dan bisa menimbulkan kebingungan atau kecemburuan di lapangan,” ujar Puan
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Boni Hargens Apresiasi...
Boni Hargens Apresiasi Gagasan Resiprokalitas Kapolri
Kelakar Jenderal Sigit:...
Kelakar Jenderal Sigit: Selesai Jadi Kapolri, Saya Gantian Jadi Aktivis
Boni Hargens: Keterbukaan...
Boni Hargens: Keterbukaan Kapolri Perkuat Relasi Negara dan Masyarakat
Usulan Masa Jabatan...
Usulan Masa Jabatan Kapolri 3 Tahun Dinilai Mereduksi Hak Prerogatif Presiden
Momen Prabowo Mencari...
Momen Prabowo Mencari Kopi saat Pidato di Rapat Paripurna DPR
Disambut Puan Maharani,...
Disambut Puan Maharani, Presiden Prabowo Hadiri Rapat Paripurna DPR
Tol Kataraja Siap Beroperasi...
Tol Kataraja Siap Beroperasi Akhir Tahun 2026, Bandara Soetta-PIK 2 Hanya 7 Menit
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
Salat di Masjid DPR,...
Salat di Masjid DPR, Puan Harap Iduladha 2026 Jadi Momen Rajut Kepedulian Sosial
Rekomendasi
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
Bacaan Niat 3 Jenis...
Bacaan Niat 3 Jenis Puasa Sunnah di Bulan Muharram
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Salurkan Makanan Bergizi, Warga Duri Kepa Mengaku Sangat Terbantu
Berita Terkini
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO ke Jaksa Penuntut Umum
Kejagung Geledah 6 Lokasi...
Kejagung Geledah 6 Lokasi terkait Korupsi MBG, Sasar Kantor dan Rumah Tersangka di Jakarta hingga Bandung
Kepala BGN Nanik Deyang...
Kepala BGN Nanik Deyang Pastikan Anak Orang Kaya Tak Akan Dapat MBG Lagi
KPK: Bupati Muara Enim...
KPK: Bupati Muara Enim Suap ASN BPK demi Pertahankan Opini WTP
Cegah Korupsi, Mendagri...
Cegah Korupsi, Mendagri Usul Kepala Daerah Dapat Persenan dari PAD
Duit Rp200 Juta hingga...
Duit Rp200 Juta hingga Mobil Disita KPK dalam OTT BPK
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved