Ketua PP Muhammadiyah Kutuk Kebiadaban Tentara Israel
Minggu, 09 Mei 2021 - 11:29 WIB
loading...
Ketua PP Muhammadiyah Anwar Abbas. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Anwar Abbas mengutuk keras tindakan biadab tentara Israel yang menembaki rakyat Palestina saat sedang melaksanakan ibadah salat tarawih di Masjid Al-Aqsa. Menurutnya, tindakan tentara Israel tersebut telah menginjak-injak hak rakyat Palestina yang beragama Islam.
"Mereka (Israel) telah menginjak-injak hak rakyat Palestina yang beragama Islam untuk beribadah dan melaksanakan shalat tarawih dengan membubarkan dan menembaki mereka yang sedang beribadah tersebut," kata Anwar Abbas melalui keterangan resminya, Minggu (9/5/2021).
Abbas menyatakan sangat tidak menolerir perlakuan tentara Israel yang menembaki jamaah rakyat Palestina menggunakan gas air mata dan granat kejut saat sedang salat tarawih. Kata Abbas, tindakan tersebut benar-benar telah merampas seluruh hak rakyat Palestina.
Baca juga: RI Kecam Kebrutalan Israel di Yerusalem Timur
"Tindakan ini benar-benar tidak bisa diterima karena Israel benar-benar telah merampas semua hak rakyat Palestina. Mereka tidak hanya merampas tanah-tanah milik rakyat dan bangsa Palestina dan menggusur mereka dari tanah dan rumah tempat tinggal mereka untuk dibangun perkampungan baru bagi rakyat israel," jelasnya.
"Mereka (Israel) telah menginjak-injak hak rakyat Palestina yang beragama Islam untuk beribadah dan melaksanakan shalat tarawih dengan membubarkan dan menembaki mereka yang sedang beribadah tersebut," kata Anwar Abbas melalui keterangan resminya, Minggu (9/5/2021).
Abbas menyatakan sangat tidak menolerir perlakuan tentara Israel yang menembaki jamaah rakyat Palestina menggunakan gas air mata dan granat kejut saat sedang salat tarawih. Kata Abbas, tindakan tersebut benar-benar telah merampas seluruh hak rakyat Palestina.
Baca juga: RI Kecam Kebrutalan Israel di Yerusalem Timur
"Tindakan ini benar-benar tidak bisa diterima karena Israel benar-benar telah merampas semua hak rakyat Palestina. Mereka tidak hanya merampas tanah-tanah milik rakyat dan bangsa Palestina dan menggusur mereka dari tanah dan rumah tempat tinggal mereka untuk dibangun perkampungan baru bagi rakyat israel," jelasnya.
Lihat Juga :