Sandiaga Dukung Residensi Italia di G20 Terkait Paspor Vaksin
Sabtu, 08 Mei 2021 - 17:19 WIB
loading...
Kelompok 20 (G20) yang terdiri negara ekonomi kuat di dunia, setuju mendukung rencana paspor vaksin dalam upaya menarik industri perjalanan dan pariwisata. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Kelompok 20 (G20) yang terdiri atas negara ekonomi paling kuat di dunia, setuju untuk mendukung rencana penerbitan paspor vaksin dalam upaya untuk menarik industri perjalanan dan pariwisata dari kemerosotan yang dipicu pandemi. Hal itu diputuskan dalam pertemuan virtual pada Selasa, 4 Mei 2021 yang merupakan forum pertama di bawah kepemimpinan Italia.
Baca juga: WHO Tegaskan Tolak Penerapan Paspor Vaksin Covid-19
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno pun menyambut baik inisiatif dari kepemimpinan Italia terkait paspor vaksin. Dokumen itu nantinya akan menunjukkan bahwa pemegangnya telah divaksinasi penuh, memiliki kekebalan untuk pemulihan, atau baru-baru ini dinyatakan negatif.
Baca juga: Tanpa Paspor Vaksin dan Sertifikat Vaksinasi, WNA Tetap Diperbolehkan Masuk Indonesia
"Saya menyambut baik dan siap mendukung inisiatif presidensi Italia untuk menyampaikan panduan kebijakan G20 untuk pariwisata yang tangguh dan inklusif sebagai salah satu prioritas utama di tahun ini," kata Sandiaga dalam keterangan resminya, Sabtu (8/5/2021).
Baca juga: WHO Tegaskan Tolak Penerapan Paspor Vaksin Covid-19
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno pun menyambut baik inisiatif dari kepemimpinan Italia terkait paspor vaksin. Dokumen itu nantinya akan menunjukkan bahwa pemegangnya telah divaksinasi penuh, memiliki kekebalan untuk pemulihan, atau baru-baru ini dinyatakan negatif.
Baca juga: Tanpa Paspor Vaksin dan Sertifikat Vaksinasi, WNA Tetap Diperbolehkan Masuk Indonesia
"Saya menyambut baik dan siap mendukung inisiatif presidensi Italia untuk menyampaikan panduan kebijakan G20 untuk pariwisata yang tangguh dan inklusif sebagai salah satu prioritas utama di tahun ini," kata Sandiaga dalam keterangan resminya, Sabtu (8/5/2021).
Lihat Juga :