Ketegasan Polri Terkait Penyekatan Jalur Mudik Dinilai Menunjukkan Hasil
Sabtu, 08 Mei 2021 - 17:26 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Mudik Dilarang, PGN Siap Hadapi Lonjakan Permintaan Gas Saat Lebaran
"Polantas Polri yang bertugas dijalan hanya menjalankan perintah, bagi yang tetap mudik diperlakukan dengan baik dengan cara putar balik, tidak ditangkap, apalagi dikasari, namun bagi mereka yang ngeyel, tentu akan menerima sikap tegas yang dapat dipahami sebagai SOP yang terpaksa dilakukan," ujar Varhan yang juga menjabat Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) LIRA, Sabtu (8/5/2021).
Lebih jauh Varhan mengungkapkan bukan hal mustahil bagi Indonesia jika masyarakatnya bandel dan tak taat prokol kesehatan akan mengalami nasib yang sama seperti India dalam sehari kasus Covid-19 bisa tembus 500 ribu.
"Oleh karena itu, langkah menunda mudik adalah satu keputusan politik tepat yang penuh pertimbangan untuk keselamatan rakyat banyak. Kita pernah kecolongan di awal pandemi, korban berjatuhan, namun kita bisa bangkit. Kurva Pandemi melandai di negeri ini. Namun bukan sebuah alasan untuk menjadikan kita besar kepala," jelasnya.
Masih menurut Varhan, bagi yang merasa bangga bisa lewat di satu penyekatan, nantinya masih banyak penyekatan berlapis. Daripada sudah dekat rumah namun kena juga, sia-sia bensin, waktu dan biaya. Sudah mau sampai malah diputar balik kembali ke Jakarta. Lebih baik bersabar sedikit.
"Polantas Polri yang bertugas dijalan hanya menjalankan perintah, bagi yang tetap mudik diperlakukan dengan baik dengan cara putar balik, tidak ditangkap, apalagi dikasari, namun bagi mereka yang ngeyel, tentu akan menerima sikap tegas yang dapat dipahami sebagai SOP yang terpaksa dilakukan," ujar Varhan yang juga menjabat Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) LIRA, Sabtu (8/5/2021).
Lebih jauh Varhan mengungkapkan bukan hal mustahil bagi Indonesia jika masyarakatnya bandel dan tak taat prokol kesehatan akan mengalami nasib yang sama seperti India dalam sehari kasus Covid-19 bisa tembus 500 ribu.
"Oleh karena itu, langkah menunda mudik adalah satu keputusan politik tepat yang penuh pertimbangan untuk keselamatan rakyat banyak. Kita pernah kecolongan di awal pandemi, korban berjatuhan, namun kita bisa bangkit. Kurva Pandemi melandai di negeri ini. Namun bukan sebuah alasan untuk menjadikan kita besar kepala," jelasnya.
Masih menurut Varhan, bagi yang merasa bangga bisa lewat di satu penyekatan, nantinya masih banyak penyekatan berlapis. Daripada sudah dekat rumah namun kena juga, sia-sia bensin, waktu dan biaya. Sudah mau sampai malah diputar balik kembali ke Jakarta. Lebih baik bersabar sedikit.
Lihat Juga :