Tanpa Disiplin Prokes, Efektivitas Larangan Mudik Diragukan
Selasa, 04 Mei 2021 - 22:25 WIB
loading...
A
A
A
"Larangan mudik yang diberlakukan pemerintah tidak serta-merta menurunkan angka penularan Covid-19. Sebab, saat ini sudah mulai terlihat mobilitas orang untuk pulang kampung. Larangan mudik ini justru menjadi peluang bagi orang untuk pulang kampung sebelum implementasi larangan mudik," tutur Hardjuno di Jakarta, Selasa (4/5/2021).Baca juga: Larangan Mudik Lebaran, 340 Personel Dishub Kabupaten Bogor Disebar di 3 Terminal
Menurut dia, larangan mudik menjelang Lebaran 2021 yang dilakukan pemerintah juga dikuatkan langkah Satuan Tugas Penanganan Covid-19 melalui penerbitan Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 H dan Upaya Pengendalian Covid-19 Selama Bulan Ramadhan 1442 H.
Namun, prediksi dia, kemungkinan besar larangan tersebut diabaikan oleh masyarakat, lantaran sejauh ini sebagai besar orang berpandangan bahwa laju penularan Covid-19 sudah jauh mereda ketimbang periode menjelang Lebaran di 2020.
"Tahun lalu saja banyak orang yang tetap melakukan mudik, meski pemerintah secara tegas melarang pelaksanaan mudik di masa pandemi," tuturnya.Baca juga: Haikal Hassan: Hentikan Sebut Cebong-Kadrun, Enggak Malu Sama Orang Tua Kita Dulu
Kendati pemerintah akan memberlakukan penyekatan di 333 titik dan sanksi putar balik yang efektif pada 6-17 Mei 2021, kata dia, antusias masyarakat untuk tetap melakukan mudik tidak akan sepenuhnya terbendung. Terlebih bukan tidak mungkin masih banyak "jalan tikus" atau rute alternatif yang bisa dilalui pemudik untuk pulang kampung.
Menurut dia, larangan mudik menjelang Lebaran 2021 yang dilakukan pemerintah juga dikuatkan langkah Satuan Tugas Penanganan Covid-19 melalui penerbitan Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 H dan Upaya Pengendalian Covid-19 Selama Bulan Ramadhan 1442 H.
Namun, prediksi dia, kemungkinan besar larangan tersebut diabaikan oleh masyarakat, lantaran sejauh ini sebagai besar orang berpandangan bahwa laju penularan Covid-19 sudah jauh mereda ketimbang periode menjelang Lebaran di 2020.
"Tahun lalu saja banyak orang yang tetap melakukan mudik, meski pemerintah secara tegas melarang pelaksanaan mudik di masa pandemi," tuturnya.Baca juga: Haikal Hassan: Hentikan Sebut Cebong-Kadrun, Enggak Malu Sama Orang Tua Kita Dulu
Kendati pemerintah akan memberlakukan penyekatan di 333 titik dan sanksi putar balik yang efektif pada 6-17 Mei 2021, kata dia, antusias masyarakat untuk tetap melakukan mudik tidak akan sepenuhnya terbendung. Terlebih bukan tidak mungkin masih banyak "jalan tikus" atau rute alternatif yang bisa dilalui pemudik untuk pulang kampung.
Lihat Juga :