Partai Ummat, PAN, dan Tragedi Politik Tiji Tibeh

Selasa, 04 Mei 2021 - 12:56 WIB
loading...
A A A
"Meskipun Amien Rais dan elite PAN di Pemilu 2019 itu telah berusaha memainkan strategi politik kanan-konservatif, ingat dikotomi 'Partai Allah' dan 'Partai Syaitan' yang dipopulerkan Amien Rais, namun terbukti hanya PKS yang meraup insentif elektoral dari eksploitasi politik identitas di 2019 lalu," ungkap Dosen Universitas Paramadina itu.

Sekarang, lanjut Umam, setelah muncul akutnya faksionalisme di internal PAN, kelahiran Partai Ummat berpotensi mendegradasi basis pemilih loyal PAN secara lebih signifikan. Menurutnya, jika Partai Ummat mampu mencuri 2 persen saja dari PAN, baik PAN maupun Partai Ummat, berpotensi sama-sama tidak mampu melampaui angka ambang batas parlemen atau parliamentary threshold 4 persen.

Baca juga: Partai Ummat Mampu Tampilkan Ide dan Apik Bangun Jaringan, PAN Kena Dampak

"Jika itu terjadi, maka "Politik Tiji Tibeh" akan terjadi dan menimpa partai politik yang menjadi rumah bagi warga Muhammadiyah ini. Itulah konsekuensi logis dari ketidakmampuan partai politik dalam mengelola konflik dan faksionalisme internalnya," pungkas dia.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas selama 3,5 Jam di Istana, Ini yang Dibahas
Safari Politik, Ketua...
Safari Politik, Ketua DPP Partai Ummat Heikal Safar Temui Sufmi Dasco
Mantan Ketua KAMMI,...
Mantan Ketua KAMMI, BEM UI, hingga Korpus BEM SI Masuk Pengurus Gema Keadilan
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, Partai Ummat Siapkan Struktur Baru Jelang Verifikasi KPU
Sekjen Demokrat Buka...
Sekjen Demokrat Buka Suara soal Isu Capres Minimal Diusung 3 Partai: Belum Pernah Dibahas
AHY Siap Safari Politik:...
AHY Siap Safari Politik: Demokrat Ingin Bersahabat dengan Semuanya
Mengenang Rachmat Gobel,...
Mengenang Rachmat Gobel, Zulkifli Hasan: Indonesia Kehilangan Sosok Pejuang
Dukung Perubahan Nama...
Dukung Perubahan Nama Provinsi Jawa Barat, PAN: Aspirasi Masyarakat Harus Dihormati
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
Rekomendasi
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Ketinggian Abu Mencapai 1.600 Meter
Tafsir Surat Al Kahfi...
Tafsir Surat Al Kahfi Ayat 1-10 : Siapa yang Rutin Membacanya akan Dilindungi dari Dajjal
Ashanty Curhat Soal...
Ashanty Curhat Soal Hijrah, Akui Sempat Tergoda Lepas Hijab
Berita Terkini
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
Alasan Hotman Paris...
Alasan Hotman Paris Tidak Khawatir soal Ucapannya 'Lu Punya Otak Gak?' Dilaporkan ke Polisi
Kejagung Dijadwalkan...
Kejagung Dijadwalkan Periksa Febrie Adriansyah Hari Ini, Sebelumnya Mangkir
Pakar: Pertemuan Kapolri-Direktur...
Pakar: Pertemuan Kapolri-Direktur FBI Langkah Strategis Hadapi Kejahatan Transnasional
Sebut 108 UU Perlu Diubah,...
Sebut 108 UU Perlu Diubah, Cak Imin: Omnibus Law Ciptaker hingga Agraria
KPK: Sebelum Serahkan...
KPK: Sebelum Serahkan Amplop ke Menhut, Bupati Kuansing Kumpulkan SGD 46.500
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved