April-Mei dan November-Desember Siklon Tropis Meningkat, Masyarakat Diminta Waspada
Jum'at, 30 April 2021 - 08:16 WIB
loading...
BMKG memberi peringatan waspada ada potensi siklon tropis dengan tingkat kejadian lebih tinggi yang biasa terjadi pada bulan April-Mei dan November-Desember. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memberi peringatan waspada adanya potensi siklon tropis dengan tingkat kejadian lebih tinggi yang biasa terjadi pada bulan April-Mei dan November-Desember. Hal tersebut dikatakan oleh Koordinator Bidang Prediksi dan Peringatan Dini Cuaca BMKG, Miming Saepudin
Baca juga: BMKG Sebut Waspada Gelombang Tinggi 4 Meter di Malaka hingga NTB
"Kewaspadaan potensi siklon tropis di wilayah selatan Indonesia itu antara November-Mei, dengan tingkat kejadian lebih tinggi dapat terjadi pada bulan April-Mei dan November-Desember," terang Miming dalam keterangan tertulisnya, Jumat (30/4/2021).
Miming menerangkan, terdapat 11 siklon tropis yang sangat dekat dengan Indonesia sejak 2008 silam. Sebanyak 10 siklon di antaranya telah dirilis oleh Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) BMKG Jakarta. Pada umumnya siklon di dekat Indonesia terjadi pada rentang April-Mei dan November-Desember.
"Siklon tropis Seroja yang terjadi di Nusa Teggara Timur (NTT) pada awal April lalu merupakan yang terkuat kedua setelah siklon tropis Kenanga yang terjadi pada 12 Desember 2018 di Samudera Hindia Barat Daya Bengkulu. Siklon tropis Seroja juga merupakan siklon tropis yang paling lama siklus hidupnya dan terpanjang track siklon nya, yakni NTT hingga Barat daya Australia," jelasnya.
Baca juga: BMKG Sebut Waspada Gelombang Tinggi 4 Meter di Malaka hingga NTB
"Kewaspadaan potensi siklon tropis di wilayah selatan Indonesia itu antara November-Mei, dengan tingkat kejadian lebih tinggi dapat terjadi pada bulan April-Mei dan November-Desember," terang Miming dalam keterangan tertulisnya, Jumat (30/4/2021).
Miming menerangkan, terdapat 11 siklon tropis yang sangat dekat dengan Indonesia sejak 2008 silam. Sebanyak 10 siklon di antaranya telah dirilis oleh Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) BMKG Jakarta. Pada umumnya siklon di dekat Indonesia terjadi pada rentang April-Mei dan November-Desember.
"Siklon tropis Seroja yang terjadi di Nusa Teggara Timur (NTT) pada awal April lalu merupakan yang terkuat kedua setelah siklon tropis Kenanga yang terjadi pada 12 Desember 2018 di Samudera Hindia Barat Daya Bengkulu. Siklon tropis Seroja juga merupakan siklon tropis yang paling lama siklus hidupnya dan terpanjang track siklon nya, yakni NTT hingga Barat daya Australia," jelasnya.
Lihat Juga :