Usulan AHY Soal Perhatian Penuh pada Keluarga Awak KRI Nanggala 402 Diapresiasi
Selasa, 27 April 2021 - 16:14 WIB
loading...
Usulan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) agar pemerintah memberikan perhatian penuh pada para keluarga awak KRI Nanggala 402 yang gugur mendapat apresiasi. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Para pengamat dari Aceh, Jakarta hingga Surabaya mengapresiasi usulan Partai Demokra t agar Pemerintah memberikan perhatian penuh pada para keluarga awak KRI Nanggala 402 yang gugur di medan tugas. Mereka menegaskan meskipun pemerintah sudah punya prosedur tetap bagi keluarga prajurit yang ditinggalkan tapi ini kejadian luar biasa yang tidak boleh disikapi dengan biasa saja.
Dosen FISIP Unsyiah Banda Aceh, Aryos Nivada menggarisbawahi gugurnya Letkol (P) Irfan Suri asal Samalanga, Bireun. "Ini merupakan wujud kesetiaan dan pengorbanan masyarakat Aceh demi keutuhan NKRI," ujar Aryos, yang juga Peneliti Senior Jaringan Survei Inisiatif, Aceh dalam keterangannya, Selasa (27/4/2021). Baca juga: Sampaikan Bela Sungkawa, Ridwan Kamil Kunjungi Rumah Duka Kru KRI Nanggala-402
Aryos mengapresiasi pemerintah yang sudah mewujudkan satu dari tiga usulan Partai Demokrat sebagai bentuk perhatian penuh pemerintah pada para keluarga awak kapal selam yang tenggelam itu. Tiga usulan tersebut adalah keluarga tetap menerima gaji utuh, beasiswa bagi anak-anak mereka serta fasilitas perumahan, sebagaimana dinyatakan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) beberapa waktu lalu.
Dari tiga usulan tersebut, pemerintah melalui Menteri Pertahanan Prabowo Subianto sudah setuju untuk memberi beasiswa penuh bagi anak-anak para awak KRI Nanggala 402.
Harapan yang sama dinyatakan Pengamat Mochtar W Oetomo dari Surabaya. "47 dari 53 awak yang gugur berasal Jawa Timur. Arek-arek ini patriot bangsa yang sejati. Kejadian yang luar biasa. Sudah sepatutnya negara memperlakukan mereka dengan luar biasa. Jangan cukup mengikuti protap yang berlaku saja," ujar Mochtar yang juga mengelola lembaga survei Surabaya Survey Center (SSC).
Dosen FISIP Unsyiah Banda Aceh, Aryos Nivada menggarisbawahi gugurnya Letkol (P) Irfan Suri asal Samalanga, Bireun. "Ini merupakan wujud kesetiaan dan pengorbanan masyarakat Aceh demi keutuhan NKRI," ujar Aryos, yang juga Peneliti Senior Jaringan Survei Inisiatif, Aceh dalam keterangannya, Selasa (27/4/2021). Baca juga: Sampaikan Bela Sungkawa, Ridwan Kamil Kunjungi Rumah Duka Kru KRI Nanggala-402
Aryos mengapresiasi pemerintah yang sudah mewujudkan satu dari tiga usulan Partai Demokrat sebagai bentuk perhatian penuh pemerintah pada para keluarga awak kapal selam yang tenggelam itu. Tiga usulan tersebut adalah keluarga tetap menerima gaji utuh, beasiswa bagi anak-anak mereka serta fasilitas perumahan, sebagaimana dinyatakan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) beberapa waktu lalu.
Dari tiga usulan tersebut, pemerintah melalui Menteri Pertahanan Prabowo Subianto sudah setuju untuk memberi beasiswa penuh bagi anak-anak para awak KRI Nanggala 402.
Harapan yang sama dinyatakan Pengamat Mochtar W Oetomo dari Surabaya. "47 dari 53 awak yang gugur berasal Jawa Timur. Arek-arek ini patriot bangsa yang sejati. Kejadian yang luar biasa. Sudah sepatutnya negara memperlakukan mereka dengan luar biasa. Jangan cukup mengikuti protap yang berlaku saja," ujar Mochtar yang juga mengelola lembaga survei Surabaya Survey Center (SSC).
Lihat Juga :