Soal Reshuffle Kabinet, Basarah PDIP Yakin Jokowi Tinggal Tunggu Hari Baik

Senin, 26 April 2021 - 16:46 WIB
loading...
Soal Reshuffle Kabinet,...
Politikus PDIP Ahmad Basarah meyakini Presiden Jokowi hanya menunggu waktu yang pas untuk melakukan reshuffle kabinet. Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ketua DPP PDIP Ahmad Basarah menanggapi soal Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang tak kunjung mengumumkan Menteri Investasi, Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), serta rencana reshuffle jilid II Kabinet Indonesia Maju.

Menurut Basarah, pos Kepala BRIN itu merupakan amanat Undang-Undang Nomor 11/2019 tentang Sistem Inovasi Nasional Riset dan Teknologi (UU Sinasistek).

"Menunjuk Menteri Investasi dan BRIN itu memang, terutama Kepala BRIN, itu adalah perintah Undang-Undang Sinasistek, Sistem Inovasi Nasional Riset dan Teknologi, sehingga Presiden berkewajiban menjalankan perintah Undang-Undang tersebut," kata Basarah kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (26/4/2021).

Baca juga: Dukungan PDIP dan PBNU ke Nadiem Makarim Diyakini Bukan Tanpa Syarat

Tapi, sambung Wakil Ketua MPR itu, karena menyangkut pengangkatan menteri-menteri baru, hal itu menjadi wewenang subjektif seorang Presiden atau hak prerogatif presiden.

Sehingga, sambung dia, PDIP menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden untuk menjalankan haknya yang dijamin konstitusi.

"Kami dari PDIP menyerahkan keputusan hal tersebut kapan mau dilaksanakan, siapa pejabat mau diangkat, itu menjadi wewenang sepenuhnya Pak Jokowi sebagai Presiden," terangnya.

Baca juga: PDIP Memanfaatkan Teknologi Informasi untuk Melaksanakan Pendidikan dan Pelatihan

Soal kenapa Jokowi belum juga mengumumkan reshuffle kabinet, menurut Basarah, Jokowi tengah menunggu hari baik agar Kabinet tersebut bisa memberikan kemudahan bagi kinerjanya kelak.

"Saya kira Pak Jokowi sedang menunggu hari baik saja, menunggu hari baik yang menurut hemat beliau itu dapat memberikan kemudahan dan kelancaran struktur kabinet baru yang akan dibentuknya itu," pungkas Basarah.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Evita: Ekspor Satu Pintu...
Evita: Ekspor Satu Pintu Harus Jadi Instrumen Hilirisasi, Bukan Ubah Jalur Penjualan
Guntur Romli Tepis Tuduhan...
Guntur Romli Tepis Tuduhan BEM Bersatu: Kegilaan Logika Cocokologi yang Dipaksakan
Aliansi BEM Bersatu...
Aliansi BEM Bersatu Endus Dugaan Keterlibatan Politikus PDIP dalam Aksi Tolak MBG
Megawati Tegaskan Prabowo...
Megawati Tegaskan Prabowo Bukan Musuh: Itu Teman Saya
Jokowi Bakal Masuk PSI,...
Jokowi Bakal Masuk PSI, Deddy Sitorus PDIP: Terus Terang Kami Tidak Takut
Rieke Diah Pitaloka...
Rieke Diah Pitaloka Dikritik Akademisi: Melihat Dukungan Manajemen Jangan Sempit
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
Rekomendasi
Gandeng CEO Kreta Digital,...
Gandeng CEO Kreta Digital, Dispora Kota Batam Gelar Pelatihan Digital Marketing
Perselingkuhan Membuka...
Perselingkuhan Membuka Rahasia Kelam Seorang Polisi di Microdrama V+Short The Next Door Detective
Malih Tong Tong Doakan...
Malih Tong Tong Doakan Haji Bolot Cepat Sembuh, Akui Rindu Kerja Bareng Lagi
Berita Terkini
Menang Lagi di PN Jakpus,...
Menang Lagi di PN Jakpus, Putusan Hakim Tegaskan Keabsahan Tanda Tangan Ketum PPP dan Wasekjen pada SK Plt Maluku
Di Seskoau, Sjafrie:...
Di Seskoau, Sjafrie: Kepemimpinan Adaptif Penting Hadapi Tantangan Pertahanan Masa Depan
Indonesia Emas 2045...
Indonesia Emas 2045 Taruhannya: Ketika Pundak Gen Z Rapuh Tanpa Jangkar Moral
Threshold DPRD Dinilai...
Threshold DPRD Dinilai Reduksi Demokrasi Lokal, Gardian Muhammad Minta Reformasi Politik Substantif
Pengamat: Dugaan Manipulasi...
Pengamat: Dugaan Manipulasi Ekspor Minyak Sawit Harus Diusut demi Kepastian Hukum
SOKSI dan P2MI Teken...
SOKSI dan P2MI Teken MoU Dorong Pekerja Migran Terampil
Infografis
Jokowi 6 Kali Reshuffle...
Jokowi 6 Kali Reshuffle Kabinet di Periode kedua 2019-2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved