Jokowi-Perdana Menteri Vietnam Bahas Isu Myanmar Jelang KTT ASEAN
Jum'at, 23 April 2021 - 19:05 WIB
loading...
Isu Myanmar menjadi topik pembicaraan dalam pertemuan Presiden Jokowi dengan PM Vietnam Ph?m Minh Chính di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (23/4/2021). Foto/setpres
A
A
A
JAKARTA - Presiden Jokowi bertemu Perdana Menteri (PM) Vietnam Phạm Minh Chính di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (23/4/2021). Keduanya membahas soal isu krisis Myanmar.
"Kedua pemimpin melakukan tukar pandangan situasi terakhir di Myanmar dan menyampaikan keprihatinan atas berlangsungnya kekerasan dan jatuhnya korban jiwa," kata Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi.
Baca juga: Buntut Kudeta Militer, AS Jatuhkan Sanksi Kepada 2 BUMN Myanmar
Menurut Retno, Vietnam menyampaikan apresiasi kepada Presiden Jokowi yang telah menginisiasi pertemuan ASEAN Leaders Meeeting (ALM) atau KTT ASEAN . Bagi Vietnam kekerasan di Myanmar harus segera dihentikan.
"PM Vietnam menyampaikan bahwa kekerasan harus segera dihentikan di Myanmar. Presiden mengenai isu Myanmar menyampaikan posisi Indonesia terkait Myanmar dari sejak awal sudah jelas, keselamatan dan kesejahteraan rakyat Myanmar menjadi prioritas," tuturnya.
Baca juga: Tiba di Indonesia, Perdana Menteri Vietnam Bertemu Jokowi Sore Ini
"Kekeserasan dan penggunaan senjata harus dihentikan sehingga korban tidak bertambah. Dan dialog inklusif harus dilakukan agar demokrasi, keamanan dan perdamaian dan stabilitas dapat segera dikembalikan di Myanmar," tambah Retno.
Kedatangan PM Vietnam ke Indonesia dalam rangka menghadiri KTT ASEAN 2021 di Jakarta, Sabtu (24/4/2021). Jokowi berkomitmen membangun hubungan bilateral yang baik dengan Vietnam.
"Presiden juga sampaikan harapan Indonesia dan Vietnam dapat terus bekerja sama agar kedua negara bisa keluar dari pandemi dan terus jaga stabilitas keamanan di kawasan," tutup Retno.
"Kedua pemimpin melakukan tukar pandangan situasi terakhir di Myanmar dan menyampaikan keprihatinan atas berlangsungnya kekerasan dan jatuhnya korban jiwa," kata Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi.
Baca juga: Buntut Kudeta Militer, AS Jatuhkan Sanksi Kepada 2 BUMN Myanmar
Menurut Retno, Vietnam menyampaikan apresiasi kepada Presiden Jokowi yang telah menginisiasi pertemuan ASEAN Leaders Meeeting (ALM) atau KTT ASEAN . Bagi Vietnam kekerasan di Myanmar harus segera dihentikan.
"PM Vietnam menyampaikan bahwa kekerasan harus segera dihentikan di Myanmar. Presiden mengenai isu Myanmar menyampaikan posisi Indonesia terkait Myanmar dari sejak awal sudah jelas, keselamatan dan kesejahteraan rakyat Myanmar menjadi prioritas," tuturnya.
Baca juga: Tiba di Indonesia, Perdana Menteri Vietnam Bertemu Jokowi Sore Ini
"Kekeserasan dan penggunaan senjata harus dihentikan sehingga korban tidak bertambah. Dan dialog inklusif harus dilakukan agar demokrasi, keamanan dan perdamaian dan stabilitas dapat segera dikembalikan di Myanmar," tambah Retno.
Kedatangan PM Vietnam ke Indonesia dalam rangka menghadiri KTT ASEAN 2021 di Jakarta, Sabtu (24/4/2021). Jokowi berkomitmen membangun hubungan bilateral yang baik dengan Vietnam.
"Presiden juga sampaikan harapan Indonesia dan Vietnam dapat terus bekerja sama agar kedua negara bisa keluar dari pandemi dan terus jaga stabilitas keamanan di kawasan," tutup Retno.
(muh)
Lihat Juga :