La Nyalla Minta Imigrasi Deportasi WN India yang Eksodus Hindari Corona
Jum'at, 23 April 2021 - 15:51 WIB
loading...
Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD), AA La Nyalla Mahmud Mattalitti. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkap fenomena warga negara (WN) India yang eksodus ke Indonesia untuk menghindari "tsunami' Covid-19" di negaranya.
Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD), AA La Nyalla Mahmud Mattalitti berharap pemerintah bertindak cepat.
Dia bahkan meminta Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi, Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) untuk mendeportasi WN India yang eksodus ke Indonesia.
Fenomena eksodus WN India ke Indonesia terungkap saat Kemenkes melakukan rapat bersama tim Satgas Covid-19. "Masuknya banyak WN India ke Indonesia harus menjadi perhatian bersama. Bukan hanya Satgas Covid-19 saja yang harus bekerja, tapi harus ada kerja sama dari Ditjen Imigrasi dan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) untuk menghindari eksodus besar-besaran WN India," tutur La Nyalla di sela-sela masa reses di Surabaya, Jumat (23/4/2021). Baca juga: Dari 127 WN India Masuk ke Indonesia, 12 Orang Positif Covid-19
Para WN India ini diketahui masuk ke Indonesia melalui jalur udara di Jakarta dan beberapa daerah lain dengan memanfaatkan kartu izin tinggal terbatas (Kitas) dan visa.
Sebagai antisipasi, Kemenkes mengkarantina para WN India tersebut dalam sebuah hotel. Apalagi, di Samarinda dilaporkan sudah ada kasus WN India yang positif Covid.
Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD), AA La Nyalla Mahmud Mattalitti berharap pemerintah bertindak cepat.
Dia bahkan meminta Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi, Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) untuk mendeportasi WN India yang eksodus ke Indonesia.
Fenomena eksodus WN India ke Indonesia terungkap saat Kemenkes melakukan rapat bersama tim Satgas Covid-19. "Masuknya banyak WN India ke Indonesia harus menjadi perhatian bersama. Bukan hanya Satgas Covid-19 saja yang harus bekerja, tapi harus ada kerja sama dari Ditjen Imigrasi dan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) untuk menghindari eksodus besar-besaran WN India," tutur La Nyalla di sela-sela masa reses di Surabaya, Jumat (23/4/2021). Baca juga: Dari 127 WN India Masuk ke Indonesia, 12 Orang Positif Covid-19
Para WN India ini diketahui masuk ke Indonesia melalui jalur udara di Jakarta dan beberapa daerah lain dengan memanfaatkan kartu izin tinggal terbatas (Kitas) dan visa.
Sebagai antisipasi, Kemenkes mengkarantina para WN India tersebut dalam sebuah hotel. Apalagi, di Samarinda dilaporkan sudah ada kasus WN India yang positif Covid.
Lihat Juga :