Ganjar Dorong Daerah Lain Duplikasi Sistem Resi Gudang Grobogan
Selasa, 20 April 2021 - 15:00 WIB
loading...
Implementasi SRG Kabupaten Grobogan telah menjadi teladan nasional. Bahkan pada 2019, SRG Grobogan dicanangkan sebagai salah satu yang terbaik di Indonesia.
A
A
A
GROBOGAN - Implementasi sistem resi gudang (SRG) Kabupaten Grobogan telah menjadi teladan nasional. Bahkan pada 2019, SRG Grobogan dicanangkan sebagai salah satu yang terbaik di Indonesia dan menjadi benchmarking bimbingan teknis penyuluh/pengelola SRG se-Indonesia. Dengan pengelolaan yang baik, maka program ini telah dirasakan manfaatnya oleh para petani.
"Manfaatnya luar biasa bagi petani. Kalau biasanya kan petani jual gabah masih basah, kadar air ketinggian. Itu yang dikasih stempel beras jelek, akhirnya tidak terserap. Nah di gudang ini diterima dengan standar tentunya, dijemur lagi dan harganya bisa terangkat tinggi," kata Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat meninjau lokasi gudang di Grobogan, Selasa (20/4/2021).
Selain itu, apabila harga di pasar belum menentu apalagi anjlok, sistem resi gudang dapat melindungi petani. Hasil pertanian yang disimpan di gudang akan mendapat resi, dan itu bisa dijaminkan ke Bank Jateng.
"Bisa dijaminkan ke Bank Jateng, dapat uang. Jadi sambil menunggu harga stabil, mereka tetap bisa punya modal tanam kembali. Ya seperti menggadaikan gabah ke resi gudang ini. Dengan pengelolaan baik, maka hasil pertanian bisa tinggi," kata Ganjar.
Dia mengatakan dengan mekanisme itu maka pengelola akan membantu menjualkan gabah yang telah digiling dengan harga maksimal. Nantinya, hasil penjualan itu akan dibagi dengan kapasitas 60:40.
"Manfaatnya luar biasa bagi petani. Kalau biasanya kan petani jual gabah masih basah, kadar air ketinggian. Itu yang dikasih stempel beras jelek, akhirnya tidak terserap. Nah di gudang ini diterima dengan standar tentunya, dijemur lagi dan harganya bisa terangkat tinggi," kata Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat meninjau lokasi gudang di Grobogan, Selasa (20/4/2021).
Selain itu, apabila harga di pasar belum menentu apalagi anjlok, sistem resi gudang dapat melindungi petani. Hasil pertanian yang disimpan di gudang akan mendapat resi, dan itu bisa dijaminkan ke Bank Jateng.
"Bisa dijaminkan ke Bank Jateng, dapat uang. Jadi sambil menunggu harga stabil, mereka tetap bisa punya modal tanam kembali. Ya seperti menggadaikan gabah ke resi gudang ini. Dengan pengelolaan baik, maka hasil pertanian bisa tinggi," kata Ganjar.
Dia mengatakan dengan mekanisme itu maka pengelola akan membantu menjualkan gabah yang telah digiling dengan harga maksimal. Nantinya, hasil penjualan itu akan dibagi dengan kapasitas 60:40.
Lihat Juga :