Moeldoko Sebut yang Tahu Jawaban Reshuffle hanya Presiden

Selasa, 20 April 2021 - 14:53 WIB
loading...
Moeldoko Sebut yang...
Kepala KSP, Moeldoko. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Isu reshuffle kabinet semakin kencang dalam waktu beberapa hari terakhir ini. Adanya isu ini berawal dari DPR yang setuju dengan surat Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk melebur Kemenristek ke Kemendikbud dan adanya struktur baru Kementerian Investasi.

Baca juga: Dinamika Isu Reshuffle Diharapkan Tak Bikin Pusing Jokowi

Berbagai nama menteri maupun calon menteri pun berseliweran. Mulai dari siapa yang akan bertahan, terlempar hingga prediksi nama-nama baru.

Menristek Bambang Brodjonegoro menjadi nama yang dipastikan akan terlempar dari jabatannya mengingat Kemenristek tak akan ada lagi setelah dileburkan dengan Kemendikbud.

Baca juga: Empat Hal yang Pengaruhi Reshuffle Kabinet

Namun beberapa pihak menilai Bambang masih akan dipertahankan untuk menduduki jabatan lain seperti Kepala Otorita Ibu Kota Negara baru.

Selain itu nama Mendikbud Nadiem Makarim pun disebutkan belum aman. Pasalnya ada yang menilai Nademi kurang mumpuni untuk menggawangi kemendikbud pasca peleburan Kemenristek.

Baca juga: Soal Reshuffle, Moeldoko: Yang Tahu Hanya Presiden

Nama selanjutnya adalah Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia. Adanya Kementerian Investasi tentunya akan berpengaruh pada keberadaan BKPM.

Jika BKPM dibubarkan ada yang memprediksi Bahlil akan jabat Kementerian Investasi. Namun tak sedikit yang menilai perlu ada sosok baru di Kementerian Investasi.

Tentunya, perbincangan mengenai reshuffle ini tidak hanya berhenti di tiga kementerian itu saja. Beberapa menteri pun menjadi sasaran agar Presiden Jokowi melakukan pergantian.

Misalnya saja Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko menjadi salah satu nama yang perlu di reshuffle karena kontroversinya terkait perseteruan kepemimpinan di Partai Demokrat.

Lalu ada nama Menteri Perdagangan M Lutfi dan Menteri Pertanian Syahrul yasin Limpo juga diminta diganti karena kontroversi terkait dengan impor beras.

Nama-nama baru pun bermunculan untuk mengisi pos-pos di Kabinet Indonesia Maju. Misalnya saja Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti dinilai cocok menduduki Kemendikbud dan Riset.

Lalu ada juga nama Ketua Umum Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama (NU) Witjaksono yang disebut-sebut sudah dipanggil Presiden Jokowi untuk menduduki kursi Menteri Investasi.

Bahkan ada nama Komisaris Pertamina Basuki Tjahaja Purnama dan Mantan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas yang juga dinilai cocok duduki Kementerian Investasi.

Begitu banyaknya prediksi dan nama yang beredar namun nyatanya tak membuat Istana bersuara. Sejak adanya persetujuan DPR soal penggabungan Kemenristek ke Kemendikbud dan adanya Kementerian Investasi, belum ada penjelasan apapun dari pihak istana.

Termasuk soal isu reshuffle belum ada penjelasan dari Presiden Jokowi. Berkali-kali MNC Portal mencoba menghubungi Menteri Sekretariat Negara (Mensesneg) Pratikno hingga kini belum ada hasil.

KSP Moeldoko pun hanya memberikan jawaban bahwa reshuffle adalah hak prerogatif presiden. "Yang tahu hanya presiden. Jawabannya hanya satu tentang reshuffle yang tahu hanya presiden," katanya di Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) Depok, Selasa (20/4/2022).

Hingga kini Istana belum ada kejelasan kapan reshuffle dilakukan. Termasuk siapa saja menteri yang akan diganti dan tokoh-tokoh yang diajak bergabung.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Rekomendasi
Pemprov DKI Gratiskan...
Pemprov DKI Gratiskan Transportasi, Tempat Wisata, hingga Museum pada 22, 27, dan 28 Juni
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Poles 1.920 SPBU Melalui Program Retail Make Over
Hadis-Hadis tentang...
Hadis-Hadis tentang Hari Asyura, dari Amalan hingga Keutamaannya
Berita Terkini
Pengamat: Dugaan Manipulasi...
Pengamat: Dugaan Manipulasi Ekspor Minyak Sawit Harus Diusut demi Kepastian Hukum
SOKSI dan P2MI Teken...
SOKSI dan P2MI Teken MoU Dorong Pekerja Migran Terampil
Soroti Isu Reformasi...
Soroti Isu Reformasi Jilid II, Sekjen Cipayung Plus: Tantangan Saat Ini Berbeda dengan 1998
Gibran Ajak Mahasiswa...
Gibran Ajak Mahasiswa Kunker ke Ende hingga Papua
Soroti Masalah Bangsa,...
Soroti Masalah Bangsa, Jaringan Cendekiawan Muda Ajukan 7 Tuntutan
Periksa Sony Sonjaya,...
Periksa Sony Sonjaya, Kejagung Dalami Pengajuan Justice Collaborator
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved