Moeldoko Dianggap Mampu Menjembatani Antara Kementerian dan Lembaga
Minggu, 18 April 2021 - 13:05 WIB
loading...
A
A
A
GK Centre memberikan apresiasi, dalam kiprah beliau di garda depan membela negara dari paham-paham radikal tersebut dan Moeldoko tak pernah terlihat bimbang dan ragu-ragu. Hal itu terlihat dari berbagai pernyataan tegas Moeldoko yang siap untuk melibas, bahkan menghancurkan paham-paham radikal yang diusung berbagai kalangan yang patut diragukan kesetiaannya kepada NKRI.
"Itu bedanya Pak Moeldoko dengan banyak pejabat pemerintah lain yang kadang terlihat setengah hati dalam pemberantasan paham radikal itu," ujar Diddy Budiono.
Diddy juga menegaskan peran strategis yang dimainkan Moeldoko selama ini dalam menyelesaikan masalah lintas Kementerian/Lembaga yang tidak mampu dipecahkan.
"Dengan pengalaman kepemimpinan beliau sebagai mantan Panglima TNI, beragam persoalan rumit dan berbelit penuh kepentingan dan ego sectoral tersebut bila diselesaikan," kata Diddy.
Diddy Budiono mencontohkan, kiprah mutakhir Moeldoko dengan mengkoordinasi setidaknya lima lembaga yang berkaitan dengan perlindungan hak-hak asasi manusia (HAM), yakni Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan), Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), serta Ombudsman RI. Atas prakarsa Presiden Joko Widodo, kelima lembaga tersebut kini bernaung saling memperkuat penegakan HAM di Indonesia dalam Kerja Sama untuk Pencegahan Penyiksaan (KuPP).
"Sekaligus dalam hal ini GK Centre juga mengapresiasi penuh inisiatif Bapak Jokowi yang telah memunculkan ide luhur yang memungkinkan terbangunnya KuPP. Dengan KuPP, penegakan HAM di Indonesia akan lebih terjaga lagi," ungkap Diddy.
"Itu bedanya Pak Moeldoko dengan banyak pejabat pemerintah lain yang kadang terlihat setengah hati dalam pemberantasan paham radikal itu," ujar Diddy Budiono.
Diddy juga menegaskan peran strategis yang dimainkan Moeldoko selama ini dalam menyelesaikan masalah lintas Kementerian/Lembaga yang tidak mampu dipecahkan.
"Dengan pengalaman kepemimpinan beliau sebagai mantan Panglima TNI, beragam persoalan rumit dan berbelit penuh kepentingan dan ego sectoral tersebut bila diselesaikan," kata Diddy.
Diddy Budiono mencontohkan, kiprah mutakhir Moeldoko dengan mengkoordinasi setidaknya lima lembaga yang berkaitan dengan perlindungan hak-hak asasi manusia (HAM), yakni Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan), Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), serta Ombudsman RI. Atas prakarsa Presiden Joko Widodo, kelima lembaga tersebut kini bernaung saling memperkuat penegakan HAM di Indonesia dalam Kerja Sama untuk Pencegahan Penyiksaan (KuPP).
"Sekaligus dalam hal ini GK Centre juga mengapresiasi penuh inisiatif Bapak Jokowi yang telah memunculkan ide luhur yang memungkinkan terbangunnya KuPP. Dengan KuPP, penegakan HAM di Indonesia akan lebih terjaga lagi," ungkap Diddy.
Lihat Juga :