MLB PKB Bisa Terealisasi jika Kekuatan Internal dan Eksternal Bertemu

Sabtu, 17 April 2021 - 13:58 WIB
loading...
MLB PKB Bisa Terealisasi...
Wacana Muktamar Luar Biasa (MLB) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) muncul belakangan ini. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Wacana Muktamar Luar Biasa (MLB) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) muncul belakangan ini. Penyebabnya, PKB di bawah Muhaimin Iskandar atau Cak Imin dinilai sering melanggar Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) hasil Muktamar Bali 2019.

Baca juga: Poros Islam Ingin Usung Capres-Cawapres di Pilpres 2024? PKB Jadi Penentu

Maka itu, para kader PKB pengusul MLB itu menginginkan pergantian ketua umum partai politik berbasis massa Nahdlatul Ulama (NU) itu. Terkait hal tersebut, Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin menilai, wacana MLB PKB itu bisa saja terealisasi.

"Jika kekuatan di internal PKB tersebut bertemu dengan kekuatan eksternal seperti kubu Gus Dur yang ada di pemerintahan, bisa saja wacana itu akan semakin membesar dan bisa jadi kenyataan," ujar Ujang Komarudin kepada SINDOnews, Sabtu (17/4/2021).

Baca juga: PKB Desak Gubernur Jabar Realisasikan 13 DOB, Termasuk Provinsi Cirebon

Karena kata Ujang, di politik itu tidak ada yang tak mungkin. Namun persoalannya, kata Ujang, apakah para ketua DPC PKB yang mendorong MLB itu mampu atau tidak mempengaruhi hak pemilih suara dari DPC-DPC dan DPW-DPW.

"Jika bisa ya akan jalan. Jika tidak, maka wacana itu hanya sekadar wacana, akan sulit direalisasikan," pungkasnya. Baca juga: Yenny Wahid Ingin Sesepuh PKB Ingat Perlakuan Cak Imin terhadap Gus Dur

Sementara itu, wacana MLB PKB itu sampai ke telinga Putri Presiden RI Keempat Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Zannuba Ariffah Chafsoh atau akrab dipanggil Yenny Wahid.

"Mbak Yenny sudah mendengar berita-berita menyangkut dinamika internal PKB pasca dilangsungkannya Muscab serentak Tahun 2021 yang menimbulkan ketidakpuasan pengurus daerah. Dalam pandangan kami, PKB dibawah kepemimpinan Muhaimin Iskandar semakin menunjukkan watak oligarkis dan nepotisme yang tidak sehat bagi pengembangan demokrasi," ujar Juru Bicara Yenny Wahid, Imron Rosyadi Hamid.

Pihaknya pun mengetuk mengetuk kesadaran semua pihak termasuk internal DPP PKB, bahkan para sesepuh agar mengingatkan Muhaimin Iskandar dan lingkaran elitenya untuk kembali kepada sejarah awal berdirinya partai. "Termasuk sejarah masa lalu Cak Imin dalam memperlakukan Gus Dur dalam konflik PKB yang masih terus diingat warga NU," katanya.

Dia menjelaskan, Gus Dur tidak sekadar Pendiri PKB, tetapi juga cucu Hadratus Syech Hasyim Asy'ari, pendiri Nahdlatul Ulama yang seharusnya tidak diperlakukan seperti itu.

"Kami khawatir, diamnya para sesepuh akan dianggap sebagai upaya perlindungan kepada Cak Imin yang memiliki sejarah kelam terhadap Gus Dur sehingga berdampak pada penilaian negatif kalangan akar rumput terhadap para sesepuh. Kesadaran kolektif diperlukan agar proses demokrasi di PKB kembali bisa berjalan normal," pungkasnya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perkuat Gerak Pelayanan,...
Perkuat Gerak Pelayanan, PKB Jabar Gelar PKBFest
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Partai Perindo Dorong...
Partai Perindo Dorong Aturan Pemilu Harus Adil dan Setara: Nomor Urut Parpol Dikocok Ulang
Kongres Luar Biasa KOWANI...
Kongres Luar Biasa KOWANI Pilih Yenny Wahid sebagai Ketua Umum Baru
Pemilu 2029 Didominasi...
Pemilu 2029 Didominasi Pemilih Muda, PKB Jabar Siapkan Ribuan Pengurus Muda
Kader PPP Segera Laporkan...
Kader PPP Segera Laporkan Taj Yasin, Agus Suparmanto, dan Thobahul Aftoni ke Polda Metro
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
Rekomendasi
KAI Jadi Benchmark Layanan...
KAI Jadi Benchmark Layanan Publik Indonesia, Dinilai Mampu Bersaing secara Global
BNPB Petakan Karhutla...
BNPB Petakan Karhutla di Sejumlah Wilayah, Sumatera dan Kalimantan Mendominasi
Michael Oliver Mendadak...
Michael Oliver Mendadak Dicoret di Laga Pertama Piala Dunia 2026, Ada Apa?
Berita Terkini
Dukung Blokir Konten...
Dukung Blokir Konten LGBT di Medsos, DPR: Jika Dibiarkan Menormalisasi Perilaku Menyimpang
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
Kejagung Geledah 6 Lokasi...
Kejagung Geledah 6 Lokasi terkait Dugaan Korupsi MBG, Sasar Kantor dan Rumah Tersangka
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved