Ulang Tahun ke-69, Kopassus Bagikan 6.900 Paket Sembako

loading...
Ulang Tahun ke-69, Kopassus Bagikan 6.900 Paket Sembako
Penyerahan sembako kepada masyarakat menjadi bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kopassus ke-69. Foto/Riezky Maulana
JAKARTA - Komandan Jenderal (Danjen) Komando Pasukan Khusus ( Kopassus ) Mayjen TNI Mohamad Hasan melepas enam truk yang berisi 3.000 paket sembako untuk dibagikan kepada masyarakat yang masuk daerah binaan Kopassus. Penyerahan sembako ini termasuk bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kopassus ke-69.

"Hari ini kita cuma melaksanakan kegiatan bakti sosial dengan keberangkatan truk dengan tagline Kopassus Berbagi Peduli untuk memberikan bantuan kepada masyarakat daerah binaan kita di sekitar sini," tutur Hassan di Markas Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur, Jumat (16/4/2021).

3.000 sembako itu akan dibagikan ke daerah binaan dari Makopassus, Satuan-81 Kopassus dan Grup 3 Kopassus. Adapun detailnya adalah Kelurahan baru, Kelurahan Cijantung, Kelurahan Pekayon, Kelurahan Tanjung Barat, dan Kelurahan Ciracas.

Sementara, paket sembako untuk Grup 1 akan dibagikan 2.500 paket, Grup 2 diserahkan 800 paket, dan Pusdiklatpassus dibagikan 600 paket sembako. Sehingga, jumlah keseluruhannya sebanyak 6.900 paket. Angka 69 sesuai dengan usia Kopassus.

Baca juga: Kisah Heroik Prajurit Kopassus Pukul Mundur Pasukan Gurkha di Pedalaman Kalimantan



Di usia Kopassus yang menginjak 69 Tahun, Hassan berharap Korps Baret Merah yang dipimpinnya dapat meningkatkan profesionalisme, kuat, tangguh, modern, dan adaptif. Hal itu pun sesuai dengan apa yang diminta oleh jajaran komando atas yakni Panglima TNI dan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD).

Baca juga: HUT ke 69, Ratusan Karangan Bunga Hiasi Markas Kopassus Cijantung

"Sesuai yang diminta dan diperintahkan komando atas, dari Panglima TNI maupun Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), bahwa kita terus meningkatkan kemampuan untuk tetap menjadi Kopassus yang profesional, kuat, modern, tangguh dan adaptif, dan mampu menyesuaikan dengan segala dinamika. Serta terus berlatih dan berlatih menyesuaikan dengan ancaman yang terjadi di negara ini," jelasnya.
(zik)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top