Menghindari Polemik, Denwalsus Bentukan Prabowo Disarankan di Bawah Mabes TNI

Rabu, 14 April 2021 - 07:14 WIB
loading...
Menghindari Polemik,...
Pengamat Intelijen dan Keamanan Negara, Stanislaus Riyanta menyebut Denwalsus bentukan Menhan Prabowo lebih baik berada di bawah naungan Mabes TNI. Foto/Instagram
A A A
JAKARTA - Detasemen Kawal Khusus ( Denwalsus ) Kementerian Pertahanan ( Kemhan ) resmi dibentuk. Salah satu tugasnya adalah mengawal Menteri Pertahanan ( Menhan), Prabowo Subianto dan tamu penting dalam maupun luar negeri Kemhan berstandar VVIP.

Pengamat Intelijen dan Keamanan Negara, Stanislaus Riyanta menyebut Denwalsus lebih baik berada di bawah naungan Markas Besar (Mabes) TNI. Hal itu bertujuan agar menghindari polemik berkepanjangan yang berkonotasi negatif. Baca juga: DPR Akan Minta Penjelasan Menhan Prabowo Soal Pembentukan Denwalsus

"Untuk menghindari polemik yang negatif maka Denwalsus sebaiknya tetap di bawah Mabes TNI," ujar Riyanta ketika dihubungi, Rabu (14/4/2021).

Lebih lanjut dikatakannya, jika Kemhan memerlukan maka pasukan tersebut di Bawah Kendali Operasi (BKO) ke Kemhan. Menurut dia, perlu juga dihitung penggunaannya, seperti seberapa sering kedatangan tamu kenegaraan.

"Sehingga alokasi pasukan Denwalsus itu bisa lebih tepat apakah permanen penugasan di Kemhan atau tetap di satuan masing-masing namun siap untuk BKO ke Kemhan jika diperlukan," ucapnya.

Pada dasarnya, kata Riyanta, setiap menteri telah memiliki standar protokol pengamanan baik yang disiapkan oleh negara. Menurutnya, untuk jabatan setingkat menteri, hal itu dapat menyesuaikan sesuai dengan tingkat ancaman serta kebutuhan.

"Tamu setingkat kepala negara sudah mendapat pengawalan dari Paspampres. Kalau tamu setingkat menteri bisa menyesuiakan dengan kebutuhan dan tingkat ancamannya.
Jika jajar kehormatan dalam penyambutan tamu memang diperlukan sehingga perlu ada Denwalsus, memang sebaiknya tetap di bawah Panglima TNI," paparnya.

Dia mengungkapkan cara lain adalah membentuk Denwalsus dari anggota TNI yang bekerja di Kemhan. Sehingga tidak perlu lagi BKO dari Satuan TNI.

"Ini lebih efektif karena sehari-hari bekerja di Kemhan jadi lebih maksimal dalam penugasan tambahan seperti sebagai anggota Denwalsus," jelasnya.

Sebagaimana diketahui, pembentukan Denwalsus ini pertama kali diketahui dari unggahan video Sekretaris Pribadi Prabowo Rizky Irmansyah dalam akun Instagram pribadinya @rizky_irmansyah, dikutip Jumat (9/4/2021). Rizky dalam keterangan unggahannya menuturkan sebelum diterima sebagai bagian dari Denwalsus, para orang-orang terpilih ini telah dilatih di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Komando Pasukan Khusus (Pusdiklat Kopassus) Batujajar, Jawa Barat. Baca juga: Pembentukan Denwalsus Permintaan Prabowo kepada Panglima TNI

"Detasemen Kawal Khusus (Denwalsus) Kementerian Pertahanan yang dibetuk oleh Menteri Pertahanan Pak Prabowo Subianto. Mereka dilatih, ditempa, dididik di Batu Jajar Pusdiklat Kopassus di Jawa Barat," kata Rizky.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Megawati Tegaskan Prabowo...
Megawati Tegaskan Prabowo Bukan Musuh: Itu Teman Saya
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
Prabowo Sebut Indonesia-Jerman...
Prabowo Sebut Indonesia-Jerman Sepakat Konflik Harus Diselesaikan lewat Perundingan
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
5 Peristiwa Politik...
5 Peristiwa Politik Pekan Ini: Said Iqbal Jadi Penasihat Presiden, Prabowo Terima JK, hingga Mahasiswa Turun ke Jalan
Nanik S Deyang Merapat...
Nanik S Deyang Merapat ke Istana, Mau Lapor Efisiensi Anggaran MBG
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
Setelah Chatib Basri,...
Setelah Chatib Basri, Menkes Merapat ke Istana Temui Prabowo
Rekomendasi
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Berita Terkini
Guntur Romli Tepis Tuduhan...
Guntur Romli Tepis Tuduhan BEM Bersatu: Kegilaan Logika Cocokologi yang Dipaksakan
Aliansi BEM Bersatu...
Aliansi BEM Bersatu Endus Dugaan Keterlibatan Politikus PDIP dalam Aksi Tolak MBG
Budiman Sesalkan Pembubaran...
Budiman Sesalkan Pembubaran Diskusi di UGM: Seharusnya Kita Bisa Berdialog dengan Sehat
Usai Temui Jokowi, IKA...
Usai Temui Jokowi, IKA BEM Nusantara Akan Bertemu Gibran, Bahas Apa?
Bonatua Silalahi Ungkap...
Bonatua Silalahi Ungkap Kejanggalan di Fotokopi Ijazah Jokowi: Tak Ada Tanggal Legalisir, Melanggar Peraturan
Digeruduk Mahasiswa...
Digeruduk Mahasiswa UGM saat Diskusi, Budiman Sudjatmiko: Kami Bersedia untuk Dikritik
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved