Gowes Bareng Rute GBK-Monas, PDIP Ajak Awak Media Jalani Pola Hidup Sehat
Sabtu, 10 April 2021 - 17:47 WIB
loading...
DPP PDI Perjuangan (PDIP) menggelar sepeda santai bersama awak media di seputaran Jakarta Pusat, Sabtu (10/4/2021). Foto/SINDOnews/rakhmatulloh
A
A
A
JAKARTA - DPP PDI Perjuangan (PDIP) menggelar sepeda santai bersama awak media di seputaran Jakarta Pusat, Sabtu (10/4/2021) pagi. Rute yang dilewati ialah Gelora Bung Karno (GBK) hingga kawasan Monumen Nasional (Monas).
Tampak sejumlah elite PDI Perjuangan hadir di acara itu. Di antaranya Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto, Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Wakil Ketua MPR RI Ahmad Basarah, dan Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly. Selain itu, ada juga anggota Komisi VI DPR RI Deddy Yevri Hanteru Sitorus, Wakil Ketua Panitia Pulung Agustanto, dan anggota DPRD DKI Yuke Yurike. Baca juga: Dukung Peleburan Kemendikbud dan Kemensristek, PDIP Yakin BRIN Makin Kuat
Rute yang dilalui ialah GBK, melewati Bundaran Hotel Indonesia (HI), menuju Monas, dan ditutup di Thamrin 10. Acara sepeda santai ini dilepas oleh Pramono Anung. Mantan Sekjen PDIP itu menyampaikan bahwa agenda sepeda santai ini diinisiasi oleh Hasto Kristiyanto. Pria yang akrab disapa Mas Pram itu menilai acara ini untuk mempererat silaturahmi antara PDIP dengan awak media. "Ini Pak Sekjen selalu ada kegiatannya. Kalau tidak penghijauan, tebar ikan, sepeda," kata Pram. Baca juga: Kader PDIP Merahkan GBK, Utut: Gowes Sepeda Lebih Dekat dengan Rakyat
Pram menilai awak media juga harus rajin berolahraga. Pram meyakini awak media punya pola hidup tidak sehat, di antaranya begadang. "Rutenya pendek-pendek saja, kecepatan 25 kilometer per jam. Apalagi wartawan ini kan tidurnya pagi-pagi," jelas dia.
Setelah dilepas Pram, para peserta langsung menggowes sepedanya. Hasto, Pram, Basarah, dan Yasonna, tampak semangat menggayuh sepedanya. Hasto menggunakan sepeda ontel, sedangkan Pram dan Yasonna memakai sepeda balap. Saat sampai di area istirahat di Thamrin 10, Hasto menyampaikan tujuan kegiatan ini untuk bercengkrama bersama sambil berolahraga sekaligus menikmati udara pagi. Dengan begitu, Hasto mengharapkan para peserta bahagia sehingga bisa meningkatkan imun tubuhnya. "Karena itulah, PDI Perjuangan mendorong untuk hidup sehat, gerakan Mensana in Corpore Sano ini dan ini senapas peringatan Hari Ulang Tahun PDI Perjuangan yang ke-48," jelas Hasto.
Tampak sejumlah elite PDI Perjuangan hadir di acara itu. Di antaranya Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto, Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Wakil Ketua MPR RI Ahmad Basarah, dan Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly. Selain itu, ada juga anggota Komisi VI DPR RI Deddy Yevri Hanteru Sitorus, Wakil Ketua Panitia Pulung Agustanto, dan anggota DPRD DKI Yuke Yurike. Baca juga: Dukung Peleburan Kemendikbud dan Kemensristek, PDIP Yakin BRIN Makin Kuat
Rute yang dilalui ialah GBK, melewati Bundaran Hotel Indonesia (HI), menuju Monas, dan ditutup di Thamrin 10. Acara sepeda santai ini dilepas oleh Pramono Anung. Mantan Sekjen PDIP itu menyampaikan bahwa agenda sepeda santai ini diinisiasi oleh Hasto Kristiyanto. Pria yang akrab disapa Mas Pram itu menilai acara ini untuk mempererat silaturahmi antara PDIP dengan awak media. "Ini Pak Sekjen selalu ada kegiatannya. Kalau tidak penghijauan, tebar ikan, sepeda," kata Pram. Baca juga: Kader PDIP Merahkan GBK, Utut: Gowes Sepeda Lebih Dekat dengan Rakyat
Pram menilai awak media juga harus rajin berolahraga. Pram meyakini awak media punya pola hidup tidak sehat, di antaranya begadang. "Rutenya pendek-pendek saja, kecepatan 25 kilometer per jam. Apalagi wartawan ini kan tidurnya pagi-pagi," jelas dia.
Setelah dilepas Pram, para peserta langsung menggowes sepedanya. Hasto, Pram, Basarah, dan Yasonna, tampak semangat menggayuh sepedanya. Hasto menggunakan sepeda ontel, sedangkan Pram dan Yasonna memakai sepeda balap. Saat sampai di area istirahat di Thamrin 10, Hasto menyampaikan tujuan kegiatan ini untuk bercengkrama bersama sambil berolahraga sekaligus menikmati udara pagi. Dengan begitu, Hasto mengharapkan para peserta bahagia sehingga bisa meningkatkan imun tubuhnya. "Karena itulah, PDI Perjuangan mendorong untuk hidup sehat, gerakan Mensana in Corpore Sano ini dan ini senapas peringatan Hari Ulang Tahun PDI Perjuangan yang ke-48," jelas Hasto.
Lihat Juga :