Habis Seroja Muncul Siklon Oddete, Ini Dampaknya bagi Indonesia

Sabtu, 10 April 2021 - 05:36 WIB
loading...
Habis Seroja Muncul...
Selain hujan sedang, gelombang tinggi berpeluang terjadi hingga dua hari ke depan. Foto/ist
A A A
JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG ) mendeteksi munculnya siklon tropis oddete di Indonesia dalam beberapa waktu ke depan. Siklon tropis oddete muncul setelah siklon tropis seroja meluluhlantakkan sejumlah daerah di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Saat ini siklon seroja sudah mengalami peluruhan dan hampir punah, namun pada 9 April 2021 telah lahir siklon odette bersebelahan dengan siklon seroja. Dampak yang tidak langsung akan ditimbulkan," kata Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto kepada MNC Portal Indonesia, Sabtu (10/4/2021).

Baca juga: BMKG Perkirakan Jumat Siang Sebagian Jakarta Diguyur Hujan

Lantas, apa saja dampak tidak langsung dari munculnya siklon tropis oddete di Indonesia? Guswanto menjelaskan, dampak tidak langsung yang berpotensi terjadi akibat siklon tropis oddete yakni, hujan lebat hingga gelombang tinggi.

"Potensi hujan dengan intensitas sedang-lebat dalam 24 jam ke depan yang dapat disertai kilat/petir serta angin kencang di wilayah Lampung, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali," beber Guswanto.

"Tapi, potensi tersebut dipastikan tidak akan seekstrem seperti ketika kejadian siklon tropis seroja masih di dekat wilayah Nusa Tenggara Timur," imbuhnya.

Baca juga: Selain Seroja, BMKG Minta Waspadai Dampak Tidak Langsung Siklon Tropis Odette

Sedangkan potensi dampak gelombang tinggi, kata Guswanto, dapat terjadi hingga dua hari kedepan. Tinggi gelombang berpotensi mencapai empat sampai enam meter. Ia membeberkan rincian tinggi gelombang di sejumlah perairan Indonesia.

"Tinggi gelombang 1,25 - 2,5 meter berpeluang terjadi di Laut Jawa, Perairan Selatan PulU Bali Hingga Pulau Sumba, Selat Bali - Selat Lombok - Selat Alas Bagian Selatan, Selat Sumba Bagian Barat, Laut Sawu Bagian Selatan, Perairan Selatan Pulau Sawu, dan Perairan Selatan Pulau Rotte," papar Guswanto.

Sementara untuk tinggi gelombang 2,5 sampai 4,0 meter berpeluang terjadi di Perairan Pulau Enggano - Bengkulu, Perairan Barat Lampung, Samudra Hindia Barat Kepulauan Mentawai Hingga Lampung. Kemudian, Selat Sunda Bagian Barat dan Selatan, Perairan Selatan Pulau Jawa, dan Samudra Hindia Selatan NTB Hingga NTT.

"Sedangkan tinggi gelombang 4,0 - 6,0 meter berpeluang terjadi di Samudra Hindia Selatan Jawa - Bali," sambungnya.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pantau Badai Monsun...
Pantau Badai Monsun di Teluk Benggala, BMKG Ungkap Dampaknya ke Indonesia
Bantah Isu Kemarau 2026...
Bantah Isu Kemarau 2026 Terparah Sepanjang 30 Tahun, Ini Penjelasan BMKG
BMKG Bakal Pantau Hilal...
BMKG Bakal Pantau Hilal di 37 Titik, Potensi Teramatinya Hilal Kecil
BMKG Prediksi Cuaca...
BMKG Prediksi Cuaca saat Lebaran Berawan hingga Hujan Lebat
DPR Minta Prediksi BMKG...
DPR Minta Prediksi BMKG soal Musim Kemarau 2026 Disikapi Serius Pemerintah
Musim Kemarau 2026 Datang...
Musim Kemarau 2026 Datang Lebih Awal, BMKG: Puncaknya di Agustus
Gempa M 5,0 Guncang...
Gempa M 5,0 Guncang NTT, Tidak Berpotensi Tsunami
BMKG Ungkap 5 Daerah...
BMKG Ungkap 5 Daerah Tak Diguyur Hujan Lebih Sebulan, Probolinggo Terlama
Hujan Diprediksi Guyur...
Hujan Diprediksi Guyur Sebagian Besar Jakarta Siang hingga Sore Hari Ini
Rekomendasi
Little Star Fun Run...
Little Star Fun Run di Surabaya, Ajang Lari Anak Tumbuhkan Kepercayaan Diri
Wakili Kaum Muda, Joshua...
Wakili Kaum Muda, Joshua SEVENTEEN Akan Berpidato di Markas UNESCO Paris
Hattrick Messi Lawan...
Hattrick Messi Lawan Aljazair Pecahkan Rekor Sang Raja Gol di Piala Dunia
Berita Terkini
Kemenhaj Ajukan Tambahan...
Kemenhaj Ajukan Tambahan Anggaran Rp1,8 Triliun untuk Tahun 2027
DPR Desak Negara Tindak...
DPR Desak Negara Tindak Keras Tanpa Kompromi Judi Online dan Teror Pinjol
Namanya Dicatut BEM...
Namanya Dicatut BEM Bersatu, FISIP Unas Tegaskan Tak Punya BEM Fakultas
Diskusi Budiman-Nusron-Sudaryono...
Diskusi Budiman-Nusron-Sudaryono di UGM Dibubarkan Mahasiswa, Foksi: Sungguh Menggelikan
Kontras Desak Polisi...
Kontras Desak Polisi Periksa Mantan Kabais dan 2 Terdakwa Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
Ekologi adalah Kesehatan:...
Ekologi adalah Kesehatan: Ketika Dua Visi Besar Emil Salim dan Farid Moeloek Menjadi Keharusan Zaman
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved