Jokowi Yakin PKB Tidak Kendor Tebarkan Moderasi Beragama
Kamis, 08 April 2021 - 12:40 WIB
loading...
Presiden Joko Widodo saat membuka Munas Alim Ulama dan Mukernas PKB di Istana Negara, Jakarta. Foto/Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) meyakini Partai Kebangkitan Bangsa ( PKB ) tidak akan kendor dalam menerbarkan moderasi beragama . Menurutnya, hal ini akan membuat terorisme hilang di Indonesia.
"Sebagai partai yang ahlussunnah wal jamaah saya meyakini PKB tidak kendor untuk terus menyemai nilai-nilai moderat, nilai-nilai moderasi nilai-nilai tawassuth, nilai-nilai keseimbangan tawasun, dan terus menebarkan moderasi beragama menjunjung tinggi toleransi dan kerukunan antarsesama. Sehingga radikalisme terorisme tidak ada lagi di negara yang kita cintai ini Indonesia," katanya dalam Peresmian Pembukaan Musyawarah Kerja Nasional dan Musyawarah Nasional Alim Ulama Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Istana Negara, Kamis (8/4/2021).
Baca juga: Munas Alim Ulama dan Mukernas PKB Akan Bahas Sejumlah Isu Ini
Selain itu, Jokowi juga mengatakan bahwa sejak awal NU maupun PKB konsisten mengikuti Kiai Haji Hasyim Asy'ari dan para masayikh. Agama dan nasionalisme tidaklah bertentangan, justru saling menopang satu sama lain.
"Saya percaya PKB di hari ini, ke depan, dan seterusnya akan terus mewarisi semangat yang mulia tersebut. Terus memperkuat fondasi keagamaan dan kebangsaan untuk mewujudkan baldatun toyyibatun warobbun ghofur," ujarnya.
"Sebagai partai yang ahlussunnah wal jamaah saya meyakini PKB tidak kendor untuk terus menyemai nilai-nilai moderat, nilai-nilai moderasi nilai-nilai tawassuth, nilai-nilai keseimbangan tawasun, dan terus menebarkan moderasi beragama menjunjung tinggi toleransi dan kerukunan antarsesama. Sehingga radikalisme terorisme tidak ada lagi di negara yang kita cintai ini Indonesia," katanya dalam Peresmian Pembukaan Musyawarah Kerja Nasional dan Musyawarah Nasional Alim Ulama Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Istana Negara, Kamis (8/4/2021).
Baca juga: Munas Alim Ulama dan Mukernas PKB Akan Bahas Sejumlah Isu Ini
Selain itu, Jokowi juga mengatakan bahwa sejak awal NU maupun PKB konsisten mengikuti Kiai Haji Hasyim Asy'ari dan para masayikh. Agama dan nasionalisme tidaklah bertentangan, justru saling menopang satu sama lain.
"Saya percaya PKB di hari ini, ke depan, dan seterusnya akan terus mewarisi semangat yang mulia tersebut. Terus memperkuat fondasi keagamaan dan kebangsaan untuk mewujudkan baldatun toyyibatun warobbun ghofur," ujarnya.
Lihat Juga :