Siklon Seroja Mulai Menjauh tapi Gelombang Masih 4 Meter di NTT
Selasa, 06 April 2021 - 12:46 WIB
loading...
BMKG menyebut siklon tropis Seroja mulai menjauhi barat daya Indonesia. Foto/citra satelit bmkg
A
A
A
JAKARTA - Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG ) Dwikorita Karnawati menyebut siklon teropois Seroja akan menjauhi ke arah Barat Daya Indonesia. Meski begitu masih akan terjadi gelombang tinggi seperti tsunami di wilayah perairan Nusa Tenggara Timur (NTT).
"Dampak yang terjadi hari ini hingga sekitar tanggal 7 April itu yang sangat dirasakan hujan lebat dan angin yang kencang dan gelombang tinggi yang dikhawatirkan ini mirip tsunami. Ini masuk ke darat," kata Dwikorita dalam konfrensi pets virtual, Selasa (6/4/2021).
Baca juga: BMKG: Waspadai Siklon Tropis Seroja di NTT Berdampak ke Bali
Dia menjelaskan, saat ini deteksi ketinggian air di Samudra Hindia mencapai 6 meter. Kemudian gelombang sampai ke daratan di Provinsi NTT akan mencapai 4 meter.
"Gelombang di Samudra Hindia mencapai 6 mater, namun di perairan NTT, Flores, Sawu, Pulau Sumba, ini mencapai 4-6 meter. Ini yang patut diwaspadai," jelasnya.
"Dampak yang terjadi hari ini hingga sekitar tanggal 7 April itu yang sangat dirasakan hujan lebat dan angin yang kencang dan gelombang tinggi yang dikhawatirkan ini mirip tsunami. Ini masuk ke darat," kata Dwikorita dalam konfrensi pets virtual, Selasa (6/4/2021).
Baca juga: BMKG: Waspadai Siklon Tropis Seroja di NTT Berdampak ke Bali
Dia menjelaskan, saat ini deteksi ketinggian air di Samudra Hindia mencapai 6 meter. Kemudian gelombang sampai ke daratan di Provinsi NTT akan mencapai 4 meter.
"Gelombang di Samudra Hindia mencapai 6 mater, namun di perairan NTT, Flores, Sawu, Pulau Sumba, ini mencapai 4-6 meter. Ini yang patut diwaspadai," jelasnya.
Lihat Juga :