Pemerintah Tolak Kubu Moeldoko, Pengamat: Kubu AHY Jangan Merasa Berhutang Budi

Kamis, 01 April 2021 - 06:51 WIB
loading...
Pemerintah Tolak Kubu...
Inilah saatnya AHY dengan Partai Demokratnya menegaskan posisi sebagai oposisi. Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kubu Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY ) diminta tak terlalu berlebihan merespons keputusan pemerintah yang menolak pendaftaran kubu Moeldoko dalam kisruh Partai Demokrat. Jangan sampai, putusan pemerintah tersebut membuat posisi politik bergeser mendukung pemerintah.

Menurut Direktur Eksekutif Institute for Democracy & Strategic Affairs (Indostrategic) A. Khoirul Umam, sebaiknya kubu AHY tidak merasa berhutang budi kepada pemerintah. Justru, inilah saatnya AHY dengan Partai Demokratnya menegaskan posisi sebagai oposisi.

Baca juga: KLB Moeldoko Ditolak Pemerintah, AHY ke Kader: Jangan Euforia Berlebihan

"Sikap oposisi yang kritis dan proporsional tetap dibutuhkan, agar proses demokrasi dan pemerintahan bisa tetap berjalan lebih sehat," ujarnya saat dihubungi, Kamis (1/4/2021)

Lebih lanjut Umam menyarankan agar kepemimpinan AHY perlu fokus pasa konsolidasi internal partainya. Yang perlu diantisipasi adalah menjaga soliditas partainya di proses Musda dan Muscab, agar tidak dimasuki oleh pihak-pihak dari kubu lawannya.

Baca juga: Menkumham Tolak KLB Moeldoko, AHY: Terima Kasih Presiden Jokowi

"Sehingga harus hati-hati dan perlu diantisipasi jika ada kekuatan yang hendak menyelundupkan sel-sel politiknya melalui Musda/ Muscab," ungkapnya.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demokrat Ajak Semua...
Demokrat Ajak Semua Elemen Bangsa Jaga Ruang Publik yang Kondusif dan Beradab
AHY Ingatkan Kader Demokrat...
AHY Ingatkan Kader Demokrat Hasilkan Kebijakan yang Berpihak kepada Rakyat
AHY Dukung Putusan MK...
AHY Dukung Putusan MK yang Pertegas Kuota 30 Persen Caleg Perempuan
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas Virtual, AHY Laporkan Penyelamatan Pantura Jawa hingga Transformasi Jaringan Kereta Api
Demokrat: Pemerintah...
Demokrat: Pemerintah Tidak Perlu Batasi Masa Jabatan Ketum Parpol
Demokrat Serahkan Urusan...
Demokrat Serahkan Urusan Reshuffle Kabinet ke Presiden: Supaya Bisa Bekerja dengan Nyaman
Dokter Sukarelawan di...
Dokter Sukarelawan di Gaza Menang Pemilihan Pendahuluan Partai Demokrat AS
Menko AHY Tinjau Progres...
Menko AHY Tinjau Progres Infrastruktur Pengendalian Banjir Sungai Ciliwung
AHY Sebut Potensi Kerugian...
AHY Sebut Potensi Kerugian Rp6.396 Triliun Jika Tanggul Laut Tak Dibangun
Rekomendasi
Deretan Fakta Menarik...
Deretan Fakta Menarik Usai Belanda Hajar Swedia 5-1
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Berita Terkini
KSP: MBG Terus Berlanjut,...
KSP: MBG Terus Berlanjut, Tata Kelola dan Pengawasan Diperkuat
Perkuat Nasionalisme,...
Perkuat Nasionalisme, TNI Gelar Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026 di 1.500 Lokasi
Ungkap Kondisi Terkini...
Ungkap Kondisi Terkini Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Masih Terpasang Infus
Kuasa Hukum Prioritaskan...
Kuasa Hukum Prioritaskan Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan saat Penyerahan ke Kejaksaan
Gelar Mimbar Mahasiswa,...
Gelar Mimbar Mahasiswa, BEM Persatuan Indonesia Sampaikan Lima Pernyataan Sikap
Gelar Pertemuan di Ponpes...
Gelar Pertemuan di Ponpes Al Falah Ploso Kediri, Ini Tiga Seruan Masyayikh NU
Infografis
Gubernur Muzakir Manaf,...
Gubernur Muzakir Manaf, Mantan Panglima GAM yang Tolak 4 Pulau Aceh Masuk Sumut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved