Mengupas Perjuangan Ratu Kalinyamat yang Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional
Rabu, 31 Maret 2021 - 22:35 WIB
loading...
A
A
A
Mengenai gender di masa Ratu Kalinyamat, kata Anggota Majelis Tinggi Partai Nasdem itu, sudah tidak lagi menjadi masalah.
Ketua Tim Pakar Ratu Kalinyamat, Ratno Lukito mengungkapkan saat ini timnya memiliki delapan sumber primer yang mencatat sepak terjang Rainha de Japara antara lain pada pristiwa peperangan pada tahun 1551, 1564, 1565, 1574 di Malaka dan Ambon saat menyerang keberadaan Portugis.
Dukungan sejumlah hasil kajian yang mendukung Rainha de Japara adalah Ratu Kalinyamat, menurut Ratno, memperkuat bukti ilmiah terkait eksistensi putri Sultan Trenggono itu, di nusantara ini.
Rektor Universitas Islam Nahdatul Ulama (Unisnu) Jepara, Sa'dullah Assa'idi berpendapat, mewujudkan Ratu Kalinyamat sebagai pahlawan nasional adalah perjuangan suci.
Fakta sejarah yang ada saat ini adalah salah satu bukti eksistensi yang sudah terverifikasi, kata dia, bahwa Ratu Kalinyamat mampu menguasai nusantara, bahkan Asia di masa lalu. Kondisi tersebut dikatakannya patut diteladani warga bangsa ini.
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menilai masa lampau selalu aktual untuk diperbincangkan. Dalam konteks Rainha de Japara, menurut Ganjar, keberadaan manuskrip sangat penting, untuk mengungkap yang sesungguhnya.
Proses pengungkapan sejarah, seperti eksistensi Ratu Kalinyamat, jelas Ganjar, perlu waktu. Namun, ujarnya, dalam prosesnya akan mempertebal kebanggaan kita sebagai bangsa.
Ketua Tim Pakar Ratu Kalinyamat, Ratno Lukito mengungkapkan saat ini timnya memiliki delapan sumber primer yang mencatat sepak terjang Rainha de Japara antara lain pada pristiwa peperangan pada tahun 1551, 1564, 1565, 1574 di Malaka dan Ambon saat menyerang keberadaan Portugis.
Dukungan sejumlah hasil kajian yang mendukung Rainha de Japara adalah Ratu Kalinyamat, menurut Ratno, memperkuat bukti ilmiah terkait eksistensi putri Sultan Trenggono itu, di nusantara ini.
Rektor Universitas Islam Nahdatul Ulama (Unisnu) Jepara, Sa'dullah Assa'idi berpendapat, mewujudkan Ratu Kalinyamat sebagai pahlawan nasional adalah perjuangan suci.
Fakta sejarah yang ada saat ini adalah salah satu bukti eksistensi yang sudah terverifikasi, kata dia, bahwa Ratu Kalinyamat mampu menguasai nusantara, bahkan Asia di masa lalu. Kondisi tersebut dikatakannya patut diteladani warga bangsa ini.
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menilai masa lampau selalu aktual untuk diperbincangkan. Dalam konteks Rainha de Japara, menurut Ganjar, keberadaan manuskrip sangat penting, untuk mengungkap yang sesungguhnya.
Proses pengungkapan sejarah, seperti eksistensi Ratu Kalinyamat, jelas Ganjar, perlu waktu. Namun, ujarnya, dalam prosesnya akan mempertebal kebanggaan kita sebagai bangsa.
Lihat Juga :