Penyelenggaraan Haji 2021, Menag Minta Jajarannya Persiapkan dengan Cermat
Selasa, 30 Maret 2021 - 20:24 WIB
loading...
Pelaksanaan Haji 2021 sampai saat ini masih menunggu informasi Arab Saudi. Meski begitu, Menag Yaqut Cholil Choumas berharap jajarannya tetap mempersiapkannya. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Pelaksanaan Haji 2021 sampai saat ini masih menunggu informasi resmi dari pemerintah Arab Saudi. Meski begitu, Menteri Agama (Menag) RI Yaqut Cholil Choumas berharap jajarannya tetap melakukan persiapan dengan sebaik-baiknya.
Baca juga: Resmikan Bandara Haji Muhammad Sidik, Wapres Harap Bisa Menunjang Food Estate
"Siapkan secara detail. Saya harap pelaksanaan haji benar-benar detail persiapannya. Jangan ada yang terlewat sedikit pun, karena terkait keselamatan jamaah," ujar Yaqut dalam pembukaan Muzakarah Perhajian Indonesia di Bekasi, Selasa (30/3/2021).
Yaqut berpendapat, persiapan yang detail dapat menjamin keselamatan dan keamanan calon jamaah haji. Terutama berkaitan dengan pencegahan Covid-19. Baca juga: Calon Jamaah Haji Wajib Vaksinasi Covid-19, Target Selesai Akhir Mei
Ia pun memerintahkan pelaksanaan haji 2020 lalu dapat menjadi rujukan. "Pembatasan juga terjadi dalam penyelenggaraan haji dan umrah sejak tahun lalu. Itu bisa menjadi pelajaran dalam persiapan, jika haji dibuka tahun ini," ujar Yaqut.
Baca juga: Dubes Arab Saudi Sebut Ada Kemungkinan Besar Haji 2021 Terselenggara
Menag pun dalam sambutannya turut menyinggung detail persiapan haji, dari perihal manasik hingga mental calon jamaah. Ia mengingatkan, jajarannya perlu bersinergi demi mewujudkan penyelenggaraan haji yang sesuai harapan.
"Jangan sampai beda-beda pemahaman. Tugas berat Pak Dirjen, selain menyiapkan mitigasi juga menata pemahaman. Selamat bermuzakarah. Saya harap ada rumusan solusi atas setiap potensi masalah yang ada," ucap pria yang akrab disapa Gus Menteri ini.
Muzakarah Perhajian ini mengusung tema "Mitigasi Haji di Masa Pandemi" yang diselenggarakan Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag. Beragam skenario persiapan haji akan dibahas dalam agenda ini.
Selain itu, agenda ini untuk menggali masukan dari berbagai pihak sebagai masukan bagi Menag dan tim manajemen krisis dalam mengambil keputusan terbaik terkait penyelenggaraan haji 1442H/2021M.
Baca juga: Resmikan Bandara Haji Muhammad Sidik, Wapres Harap Bisa Menunjang Food Estate
"Siapkan secara detail. Saya harap pelaksanaan haji benar-benar detail persiapannya. Jangan ada yang terlewat sedikit pun, karena terkait keselamatan jamaah," ujar Yaqut dalam pembukaan Muzakarah Perhajian Indonesia di Bekasi, Selasa (30/3/2021).
Yaqut berpendapat, persiapan yang detail dapat menjamin keselamatan dan keamanan calon jamaah haji. Terutama berkaitan dengan pencegahan Covid-19. Baca juga: Calon Jamaah Haji Wajib Vaksinasi Covid-19, Target Selesai Akhir Mei
Ia pun memerintahkan pelaksanaan haji 2020 lalu dapat menjadi rujukan. "Pembatasan juga terjadi dalam penyelenggaraan haji dan umrah sejak tahun lalu. Itu bisa menjadi pelajaran dalam persiapan, jika haji dibuka tahun ini," ujar Yaqut.
Baca juga: Dubes Arab Saudi Sebut Ada Kemungkinan Besar Haji 2021 Terselenggara
Menag pun dalam sambutannya turut menyinggung detail persiapan haji, dari perihal manasik hingga mental calon jamaah. Ia mengingatkan, jajarannya perlu bersinergi demi mewujudkan penyelenggaraan haji yang sesuai harapan.
"Jangan sampai beda-beda pemahaman. Tugas berat Pak Dirjen, selain menyiapkan mitigasi juga menata pemahaman. Selamat bermuzakarah. Saya harap ada rumusan solusi atas setiap potensi masalah yang ada," ucap pria yang akrab disapa Gus Menteri ini.
Muzakarah Perhajian ini mengusung tema "Mitigasi Haji di Masa Pandemi" yang diselenggarakan Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag. Beragam skenario persiapan haji akan dibahas dalam agenda ini.
Selain itu, agenda ini untuk menggali masukan dari berbagai pihak sebagai masukan bagi Menag dan tim manajemen krisis dalam mengambil keputusan terbaik terkait penyelenggaraan haji 1442H/2021M.
(maf)
Lihat Juga :