Caplok Demokrat, Syarif Hasan Balik Pertanyakan Ideologi Moeldoko

Senin, 29 Maret 2021 - 17:17 WIB
loading...
Caplok Demokrat, Syarif...
Syarif Hasan balik mempertanyakan ideologi Moeldoko yang berani mencaplok kepemimpinan AHY di Partai Demokrat. Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko yang menyebut ideologi Partai Demokrat mulai bergeser. Karena alasan itu pula dia bersedia didaulat memimpin Partai Demokrat dalam forum Kongres Luar Biasa (KLB) di Deliserdang, Sumatera Utara, belum lama ini.

Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat Syarif Hasan tegas membantah tudingan Moeldoko. Dia mengatakan ideologi Partai Demokrat sangat jelas nasionalis-religius. Dia malah balik mempertanyakan ideologi Moeldoko yang mencaplok kepemimpinan di Partai Demokrat.

“Kalau pertanyaannya begitu, apa yang meragukan Pak SBY? Justru sekarang yang mengambilalih itu yang kita pertanyakan ideologinya apa? Kalau kita jelas nasionalis religius, Pancasila menjadi dasar falsafah kita, kalau mereka apa?” kata Syarif kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (29/3/2021).

Baca juga: Pelibatan TNI dalam Terorisme, Demokrat Nilai Kepolisian Sudah Cukup Baik

Menurut Syarif, jajaran Demokrat sangat solid, 34 DPD dan 524 DPC Partai Demokrat mendukung AHY. Sehingga, pihaknya meyakini bahwa pemerintah akan menegaskan bahwa Partai Demokrat pimpinan AHY yang benar dan sah.“Kita yakin pemerintah akan memutuskan yang benar yaitu Partai Demokrat kepemimpinan AHY,” ujar Syarif.

Soal keputusan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) yang belum dirilis, Wakil Ketua MPR RI ini menjelaskan bahwa ada proses yang harus dilewati oleh Kemenkumham, tentu hal itu harus dihargai. Demokrat juga melihat bahwa pemerintah telah bekerja maksimal untuk menegakan peraturan perundnag-undangan yang berlaku.

“Sesuai dengan apa yang disampaikan oleh Menko Polhukam bahwa pemerintah akan bekerja sesuai dengan UU Partai Politik dan sesuai AD/ART Partai Demokrat yang disahkan tahun 2020.Jadi kita tunggu saja, insya Allah pemerintah akan memberikan keputusan yang benar,” imbuhnya.

Baca juga: Moeldoko Tuding Demokrat Berubah Ideologi, Hinca Tantang Nyanyikan Mars

Adapun alasan pemerintah menerima laporan Demokrat KLB, menurut dia, itu merupakan bagian dari prosedur yang harus dijalankan pemerintah, di mana saat ada laporan maka harus diterima. Agar nanti kemudian pemerintah lewat Kemenkumham bisa segera memutuskan bahwa Partai Demokrat di bawah AHY lah yang sah.

“Nanti tinggal dibandingkan oh ternyata ini (KLB) abal abal, kalau dibandingkan yang asli yang ini,” ujar mantan Menkop UKM itu.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demokrat Ajak Semua...
Demokrat Ajak Semua Elemen Bangsa Jaga Ruang Publik yang Kondusif dan Beradab
AHY Ingatkan Kader Demokrat...
AHY Ingatkan Kader Demokrat Hasilkan Kebijakan yang Berpihak kepada Rakyat
AHY Dukung Putusan MK...
AHY Dukung Putusan MK yang Pertegas Kuota 30 Persen Caleg Perempuan
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas Virtual, AHY Laporkan Penyelamatan Pantura Jawa hingga Transformasi Jaringan Kereta Api
Demokrat: Pemerintah...
Demokrat: Pemerintah Tidak Perlu Batasi Masa Jabatan Ketum Parpol
Demokrat Serahkan Urusan...
Demokrat Serahkan Urusan Reshuffle Kabinet ke Presiden: Supaya Bisa Bekerja dengan Nyaman
Dokter Sukarelawan di...
Dokter Sukarelawan di Gaza Menang Pemilihan Pendahuluan Partai Demokrat AS
Menko AHY Tinjau Progres...
Menko AHY Tinjau Progres Infrastruktur Pengendalian Banjir Sungai Ciliwung
AHY Sebut Potensi Kerugian...
AHY Sebut Potensi Kerugian Rp6.396 Triliun Jika Tanggul Laut Tak Dibangun
Rekomendasi
Piala Dunia 2026: Haaland...
Piala Dunia 2026: Haaland Ngamuk, Norwegia Ungguli Irak di Babak Pertama
Timnas Korea Selatan...
Timnas Korea Selatan Boikot Delegasi Pers Negaranya di Piala Dunia 2026
Penalti Mbappe Ditolak,...
Penalti Mbappe Ditolak, Wasit Piala Dunia 2026 Dicap Arogan
Berita Terkini
Mengapa Pendonor Darah...
Mengapa Pendonor Darah Kita Tidak Kembali?
Evita: Ekspor Satu Pintu...
Evita: Ekspor Satu Pintu Harus Jadi Instrumen Hilirisasi, Bukan Ubah Jalur Penjualan
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo Ardianto
Dari SPBU ke Meja Makan:...
Dari SPBU ke Meja Makan: Rantai Dampak Kenaikan BBM terhadap Kesejahteraan
Said Didu ke Presiden...
Said Didu ke Presiden Prabowo: Kawan Bapak Tuh Ada di Luar, Bukan di Dalam
Pesan Said Didu untuk...
Pesan Said Didu untuk Prabowo: Waktu Melakukan Akomodasi Politik Sudah Lewat
Infografis
Rama Duwaji, Istri dan...
Rama Duwaji, Istri dan Otak di Balik Kemenangan Zohran Mamdani
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved