Sertifikat Tanah Elektronik Akan Diuji Coba Sampai Masyarakat Yakin

Senin, 22 Maret 2021 - 18:05 WIB
loading...
Sertifikat Tanah Elektronik...
Program sertifikat tanah elektronik akan diuji coba dan berjalan seiring dengan kebijakan sertifikat fisik, sampai masyarakat yakin dan percaya terhadap keamanannya. FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sofyan Djalil memastikan bahwa program sertifikat tanah elektronik akan diuji coba dan berjalan seiring dengan kebijakan sertifikat fisik, sampai masyarakat yakin dan percaya terhadap keamanannya.

"Kita belum melaksankaan ini, kita baru akan uji coba peraturan menteri tersebut. Kita akan uji coba kantor di Jakarta, kantor Surabaya dan kita pilih beberapa kantor lain. Kita akan uji coba dengan barang pemerintah, BMN (barang milik negara), aset BUMN yang tidak ada masalah, serta aset-aset perusahaan besar," kata Sofyan dalam Rapat Kerja (Raker) Komisi II DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (22/3/2021).

"Jadi sertifikat ini dan akan jalan bareng sampai waktu yang panjang, sampai masyarakat bahwa sertifikat elektronik ini aman, mudah dapat diakses dari mana saja dan dapat dipertanggungjawabkan," katanya.

Baca juga: Sertifikat Elektronik Jadi Senjata Tutup Celah Mafia Tanah Beraksi, Ada Kode Uniknya

Oleh karena itu, Sofyan pun memastikan bahwa keamanan sertifikat elektronik ini dapat dipertanggungjawabkan. Untuk itu, pihaknya akan mengikuti standar Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), standar Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), dan standar ISO di bidang keamanan dokumen elektronik.

Menurut Sofyan, pada dasarnya sertifikat tanah elektronik ini sama dengan sistem perbankan, di mana masyarakat mempercayakan uangnya hingga triliunan rupiah kepada bank, dan tidak akan hilang.

"Sebenarnya sama dengan perbankan, masyarakat percayakan uang kepada bank jumlahnya triliunan, dan atau orang yang mempercayai saham jumlahnya puluhan triliun, tidak akan hilang. Kita akan mengikuti standar yang ada," ujarnya.

Baca juga: Anti Dibajak, Begini Penampakan Sertifikat Elektronik

Oleh karena itu, kata Sofyan, pihaknya terus menjelaskan kesalahpahaman ini kepada masyarakat dan tidak akan dipaksakan. Bahkan, ia pun selalu mengingatkan masyarakat untuk tidak menyerahkan sertifikat tanah pada siapapun, termasuk Kementeriannya.

"Saya selalu katakan pada masyarakat, jangan serahkan sertifikat kalau ada yang meminta, kita tidak akan meminta sertifikat itu, kita hanya alihmediakan, lalu sertifikat kita stempel dan kita kembalikan," kata Sofyan.

(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lindungi Aset Wakaf,...
Lindungi Aset Wakaf, Kemenag: 287.162 Bidang Tanah Umat Sudah Tersertifikasi
Kementerian ATR/BPN...
Kementerian ATR/BPN Ajak Masyarakat Mutakhirkan Sertifikat Tanah Terbitan Sebelum 1997
DPR Minta Kementerian...
DPR Minta Kementerian ATR/BPN Sigap Hadapi Masalah Pascabencana Sumatera
Nusron Pastikan Perkuat...
Nusron Pastikan Perkuat BPN agar Mafia Tanah Tak Berkutik
2 Jam di KPK, Nusron...
2 Jam di KPK, Nusron Wahid Bahas Penyakit ATR/BPN yang Berpotensi Jadi Korupsi
Negara Bakal Ambil Alih...
Negara Bakal Ambil Alih Tanah Nganggur 2 Tahun, Hasan Nasbi: Cegah Konflik Agraria
Pahami Prosedur Pemisahan...
Pahami Prosedur Pemisahan dah Pecah Sertifikat Tanah, Berikut Syaratnya
Catat! Biaya Ubah Sertifikat...
Catat! Biaya Ubah Sertifikat HGB Jadi Hak Milik Hanya Rp50 Ribu
Masih Ada Lebih dari...
Masih Ada Lebih dari 50% Tanah di Sulawesi Tengah Belum Bersertifikat dan Terdaftar
Rekomendasi
INDEF: Pemerintah Perlu...
INDEF: Pemerintah Perlu Evaluasi Kebijakan Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi
Sensasi Merayakan Cinta...
Sensasi Merayakan Cinta di Kapel Tebing Bali 70 Meter di Atas Samudera Hindia
Jepang Gunakan Polisi...
Jepang Gunakan Polisi Wanita Berbasis AI untuk Memerangi Penipuan Identitas
Berita Terkini
5 Peserta Program SPPI...
5 Peserta Program SPPI Meninggal saat Latsarmil, Feri Amsari: Negara Salahi Prinsip Administrasi
Titi Anggraini Soroti...
Titi Anggraini Soroti Naskah Akademik RUU Pemilu Tak Kunjung Diterbitkan
Jokowi Mulai Safari...
Jokowi Mulai Safari Politik, Feri Amsari: Sah, Cuma Nggak Tahu Diri Saja
Lelang Hasil Rampasan...
Lelang Hasil Rampasan Korupsi Periode Juni 2026, KPK Bukukan Rp39,8 Miliar
354 Pencari Jodoh Padati...
354 Pencari Jodoh Padati Golek Garwo Kemenag
Indonesia Butuh Koalisi...
Indonesia Butuh Koalisi Advokasi untuk Percepat Adopsi Inovasi Kesehatan
Infografis
27 Negara Peringatkan...
27 Negara Peringatkan Warganya, Perang Dunia III Akan Terjadi?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved