Sandiaga Pimpin Kerja Revitalisasi Toilet di Destinasi Pariwisata Nasional
Jum'at, 19 Maret 2021 - 17:20 WIB
loading...
Menparekraf Sandiaga Uno memimpin kolaborasi kolosal bersama Kementerian dan Lembaga lain untuk merevitalisasi toilet di destinasi pariwisata di tanah air. Foto/Twitter/Sandiuno
A
A
A
JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahduddin Uno memimpin kolaborasi kolosal bersama Kementerian dan Lembaga lain untuk merevitalisasi toilet di destinasi pariwisata di tanah air.
Untuk tahap awal, revitalisasi toilet dilakukan serentak di destinasi pariwisata Bali dan lima destinasi pariwisata super prioritas (DPSP). Baca juga: Paparkan Capaian 90 Hari Kerja, Sandiaga Uno Sebut Tiga Pilar Mampu Bangkitkan Ekonomi Nasional
"Bicara pariwisata (Indonesia) tentu kita bicara Bali dan lima DPSP. Sehingga kita prioritaskan revitalisasi di Bali dan lima DPSP ini," kata Sandiaga dalam keterangannya, Jumat (19/3/2021).
Baca juga: Rapat Dengan Dubes India, Sandiaga Bahas Desa Wisata Berkelanjutan
Sandiaga mengatakan, toilet menjadi sarana pendukung yang sangat vital bagi destinasi pariwisata selain kebersihan dan keamanan di destinasi. Toilet nyatanya adalah simbol pelayanan bahkan penanda peradaban modern.
"Tanpa toilet yang bersih dan berfungsi baik maka runtuh persepsi kepuasan pelayanan. Demikian juga dalam konteks pariwisata, toilet yang berkualitas akan diingat sebagai kesan sepanjang perjalanan," ucap Sandiaga.
Baca juga: Realisasi Harapan Jokowi Bangkitkan Pariwisata Bali, Sandiaga Uno Finalisasi Kebijakan Travel Corridors
Diharapkan dengan revitalisasi toilet ini, kesiapan destinasi menyambut wisatawan akan lebih baik lagi. "Akhir 2020 lalu saya dikirimin foto-foto pantai Kuta penuh sampah dan toiletnya tak terurus," ujarnya.
"Tapi sekarang sudah membaik. Revitalisasi ini kita bangkitkan pariwisata di masa new normal dan bersiap re-opening Bali dan diikuti destinasi lainnya," tambah pria yang akrab disapa Mas Menteri ini.
Sandiaga mengatakan, revitalisasi toilet di destinasi-destinasi pariwisata ini adalah komitmen Kemenparekraf dalam membangkitkan sektor pariwisata. Program ini merupakan hasil kerja kolosal dari seluruh pihak, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, masyarakat, dunia usaha, institusi pendidikan, hingga media massa.
"Tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan kualitas perlindungan kesehatan masyarakat di bidang pariwisata, serta menghadirkan kenyamanan bagi wisatawan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat," tutup Sandiaga.
Untuk tahap awal, revitalisasi toilet dilakukan serentak di destinasi pariwisata Bali dan lima destinasi pariwisata super prioritas (DPSP). Baca juga: Paparkan Capaian 90 Hari Kerja, Sandiaga Uno Sebut Tiga Pilar Mampu Bangkitkan Ekonomi Nasional
"Bicara pariwisata (Indonesia) tentu kita bicara Bali dan lima DPSP. Sehingga kita prioritaskan revitalisasi di Bali dan lima DPSP ini," kata Sandiaga dalam keterangannya, Jumat (19/3/2021).
Baca juga: Rapat Dengan Dubes India, Sandiaga Bahas Desa Wisata Berkelanjutan
Sandiaga mengatakan, toilet menjadi sarana pendukung yang sangat vital bagi destinasi pariwisata selain kebersihan dan keamanan di destinasi. Toilet nyatanya adalah simbol pelayanan bahkan penanda peradaban modern.
"Tanpa toilet yang bersih dan berfungsi baik maka runtuh persepsi kepuasan pelayanan. Demikian juga dalam konteks pariwisata, toilet yang berkualitas akan diingat sebagai kesan sepanjang perjalanan," ucap Sandiaga.
Baca juga: Realisasi Harapan Jokowi Bangkitkan Pariwisata Bali, Sandiaga Uno Finalisasi Kebijakan Travel Corridors
Diharapkan dengan revitalisasi toilet ini, kesiapan destinasi menyambut wisatawan akan lebih baik lagi. "Akhir 2020 lalu saya dikirimin foto-foto pantai Kuta penuh sampah dan toiletnya tak terurus," ujarnya.
"Tapi sekarang sudah membaik. Revitalisasi ini kita bangkitkan pariwisata di masa new normal dan bersiap re-opening Bali dan diikuti destinasi lainnya," tambah pria yang akrab disapa Mas Menteri ini.
Sandiaga mengatakan, revitalisasi toilet di destinasi-destinasi pariwisata ini adalah komitmen Kemenparekraf dalam membangkitkan sektor pariwisata. Program ini merupakan hasil kerja kolosal dari seluruh pihak, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, masyarakat, dunia usaha, institusi pendidikan, hingga media massa.
"Tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan kualitas perlindungan kesehatan masyarakat di bidang pariwisata, serta menghadirkan kenyamanan bagi wisatawan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat," tutup Sandiaga.
(maf)
Lihat Juga :