Nabil Haroen: Mendukung Program Vaksinasi Juga Sesuai Nilai-nilai Agama

Jum'at, 19 Maret 2021 - 20:57 WIB
loading...
Nabil Haroen: Mendukung...
Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PDIP, Muchamad Nabil Haroen mengajak masyarakat untuk mendukung bersama program vaksinasi COVID-19 yang sedang berjalan. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PDIP, Muchamad Nabil Haroen mengajak masyarakat untuk mendukung bersama program vaksinasi COVID-19 yang sedang berjalan. Menurut dia, pemerintah saat ini telah bekerja keras untuk menuntaskan program vaksinasi agar sesuai target.

"Tentu, vaksinasi menjadi langkah penting untuk pengendalian pandemi. Jadi, mendukung program vaksinasi juga sesuai nilai-nilai agama, yakni menjaga kemanusiaan, menjaga keselamatan bersama," ujarnya dalam keterangannya, Jumat (19/3/2021). Baca juga: Laporan Kemenkes: Hampir 5 Juta Orang Telah Divaksinasi COVID-19 di Tanah Air

Dia mengatakan bahwa vaksin Astrazeneca dan Sinovac yang digunakan pemerintah Indonesia itu hukumnya boleh digunakan. Pihak MUI Pusat telah memberikan fatwa bahwa vaksin Sinovac hukumnya halal dan suci, sedangkan vaksin AstraZeneca meskin ada unsur haram dalam pembuatan tapi boleh digunakan sebagai obat.

"Pihak PWNU Jawa Timur menyampaikan bahwa vaksin AstraZeneca pada bagian akhirnya halal dan bisa digunakan sebagai vaksin. Jadi jelas, bahwa kedua vaksin ini boleh digunakan," tuturnya.

Maka, kata dia, jangan ada lagi yang menyebar fitnah dan kabar bohong bahwa vaksin yang tidak jelas sumbernya. Kita harus dukung bersama program vaksinasi. Baca juga: PKS: Jangan Jadikan Vaksinasi Covid Dasar untuk Buka Kembali Sekolah

"Meski sudah divaksin, teman-teman harus terus menjaga protokol kesehatan dan selalu mengontrol diri. Disiplin akan protokol kesehatan dan menjaga diri, merupakan kunci untuk keberhasilan kita bersama-sama mengatasi pandemi ini.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Krisis Kepercayaan Vaksin...
Krisis Kepercayaan Vaksin Anak, DPR: Pemerintah Harus Bergerak Cepat
Wakil Ketua Komisi IX...
Wakil Ketua Komisi IX Pertanyakan Ketahanan Dana BPJS Kesehatan
Menkes Ungkap 1.824...
Menkes Ungkap 1.824 Orang Paling Kaya Terima PBI-JK
DPR Bersama Serikat...
DPR Bersama Serikat Pekerja IMPPI Bahas Penguatan Perlindungan PMI
846 Rumah Sakit Pemerintah...
846 Rumah Sakit Pemerintah Masih Minim Sarana dan Prasarana
Dukung Penghapusan Tunggakan...
Dukung Penghapusan Tunggakan BPJS Kesehatan, Edy Wuryanto: Langkah Progresif
Eipstein Files : Covid-19,...
Eipstein Files : Covid-19, Konspirasi Tingkat Atas?
Epstein Files Singgung...
Epstein Files Singgung Bill Gates dan Simulasi Pandemi, Benarkah Covid-19 Sengaja Dibuat?
Penyakit Ancam Pengungsi,...
Penyakit Ancam Pengungsi, Kemenkes Diminta Kirim Nakes ke Lokasi Bencana
Rekomendasi
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
3 Tim Pertama Tersingkir...
3 Tim Pertama Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Dua Jadi Korban Aturan Baru FIFA
Berita Terkini
Belajar dari Iran: Tiga...
Belajar dari Iran: Tiga Pelajaran Strategis bagi Indonesia
Paradoks Tata Kelola...
Paradoks Tata Kelola Batu Bara di Indonesia
Potensi Gula Non-Tebu...
Potensi Gula Non-Tebu yang Dianaktirikan
PDIP: Jika Seluruh Fraksi...
PDIP: Jika Seluruh Fraksi di DPR Hanya Manut Eksekutif, Apa Bedanya dengan Era Orde Baru?
Penahanan dr Tifa: Babak...
Penahanan dr Tifa: Babak Baru atau Babak Terakhir
Dari Ploso, Gus Mashum...
Dari Ploso, Gus Mashum Faqih Ingatkan Adab Jadi Penuntun Musyawarah NU
Infografis
Vaksin Datang Lebih...
Vaksin Datang Lebih Cepat, Program Vaksinasi Dimulai November
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved