PBNU Sebut Salat Idul Fitri di Rumah Bagian dari Menjalankan Syariat Agama

Selasa, 19 Mei 2020 - 17:31 WIB
loading...
A A A
Begitu pula dengan ritual sungkeman atau kebiasaan ziarah kubur, karena dengan situasi sekarang tidak bisa mudik atau berziarah kubur maka kebiasaan itu tetap harus dilakukan dengan tata cara berbeda. Misalnya melakukan sungkeman tidak dengan bertemu atau berkumpul, atau ketika bertemu, duduk tetap dengan memperhatikan social distancing.

"Ketika biasa salaman pakai tangan, sekarang cukup dilakukan dengan isyarat badan yang tetap bisa hormat dan berakhlak baik. Ya apalah yang paling tepat. Menunduk dengan hormat dan selalu ketika ketemu orang mengucapkan: taqobbalallahu minna wa minkum taqobbal yaa karim. Minal aidin walfaizin, mohon maaf lahir batin," serunya.

Begitu pula dengan ritual ziarah kubur, mulai sekarang bisa dilakukan dengan melakukan tahlilan atau berdoa dari rumah saja. "Jadi kita melakukan yang semampunya, dan ini insya Allah akan menutupi yang tadinya ada menjadi tidak ada. Jadi itu tidak semuanya hilang," tuturnya.

Menurutnya, dalam kondisi apa pun, makna Idul Fitri tidak akan pernah berkurang. Hal yang terpenting adalah bagaimana bisa menerima keadaan karena semua ini berasal dari Allah SWT. "Dan ketika kita menjalankan Idul Fitri di rumah, itu juga sebenarnya sedang menjalankan perintah agama, antara lain menjaga jiwa, itu perintah agama yang paling utama. Jadi salat di rumah ya menjaga perintah agama, mencegah penularan penyakit, semua sesungguhnya juga sedang menjalankan perintah agama," urainya.

Termasuk ketika kita harus mengikuti aturan-aturan yang diterapkan dalam Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sekarang ini, tutur Marsudi Syuhud, juga dalam rangka menjalankan perintah agama.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gus Yahya Siap Mencalonkan...
Gus Yahya Siap Mencalonkan Kembali Jadi Ketum PBNU di Muktamar NU ke-35
Syuriyah NU se-Lampung...
Syuriyah NU se-Lampung Minta Calon Ketum PBNU Tak Rangkap Jabatan
Forbes NU 26 Sampaikan...
Forbes NU 26 Sampaikan Sembilan Rekomendasi ke PBNU
Gus Aab Nilai NU Butuh...
Gus Aab Nilai NU Butuh Kiai Zulfa yang Mampu Hubungkan Turats dengan Persoalan Kekinian
Kiai Said Aqil Anggap...
Kiai Said Aqil Anggap Kitab Kiai Zulfa sebagai Ruh Perjuangan NU Masa Depan
Jelang Muktamar ke-35...
Jelang Muktamar ke-35 NU, Nama KH Zulfa Mustofa Masuk Bursa Calon Ketum PBNU
Jelang Final Piala Dunia,...
Jelang Final Piala Dunia, Caketum PBNU Gus Salam Jagokan Argentina Jadi Pemenang
28 PCNU se-Jateng Dukung...
28 PCNU se-Jateng Dukung Muktamar Ke-35 NU Digelar di Ponpes Lirboyo
Wilayah dan Cabang Desak...
Wilayah dan Cabang Desak Perubahan Total PBNU, Minta Muktamar ke-35 NU Digelar di Jakarta
Rekomendasi
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Eksplorasi Menyeluruh...
Eksplorasi Menyeluruh Thailand: Keseruan Berwisata di Bangkok dan Pattaya
Berita Terkini
Pemerintah Perkuat Pengelolaan...
Pemerintah Perkuat Pengelolaan Dana Lingkungan Hidup via BPDLH
Hormati Putusan MK,...
Hormati Putusan MK, Komdigi Siap Kaji Aturan Kuota Internet
Kasus Korupsi MBG, Kejagung...
Kasus Korupsi MBG, Kejagung Buka Kemungkinan Periksa Nanik S Deyang
Penipuan Kursus Bahasa...
Penipuan Kursus Bahasa Arab dengan Bonus Umrah Dilaporkan ke Bareskrim, Korban Rugi Ratusan Juta
Apresiasi Kejagung Tegas...
Apresiasi Kejagung Tegas Panggil Eks Jampidsus, Sahroni: Bukti Kejaksaan Tidak Main-main!
Program Magang Nasional,...
Program Magang Nasional, Strategi Pemerintah Tekan Angka Pengangguran
Infografis
Daerah Asal dan Tujuan...
Daerah Asal dan Tujuan Arus Mudik Lebaran Idul Fitri 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved