Andi Mallarangeng: Moeldoko Pernah di Hanura, Sekarang Sudah Nol Koma
Minggu, 14 Maret 2021 - 12:56 WIB
loading...
A
A
A
"Sekarang di antara generasi muda Partai Demokrag, siapa yang bisa menjadi lokomotif, jelas bukan pak Marzuki, jelas bukan Jhoni Allen, saya sudah lewat masanya. Yang mana yang paling bagus di muka publik, ya AHY," ujarnya.
Mantan Juru Bicara (Jubir) Presiden RI ke-6 ini, Demokrat pernah mendapatkan efek ekor jas saat mencalonkan SBY di 2009, SBY mendapatkan dukungan 61% sementara Demokrat meningkat drastis dari 7,5% di 2004 menjadi 21% di 2009. Dan AHY memiliki elektabilitas yang tinggi dan diharapkan bisa memberikan efek ekor jas untuk Demokrat.
"Jadi kita milih AHY karena punya elektabilitas paling tinggi agar bisa memberikan efek ekor jas. Kalau kita lihat polling AHY lebih tinggi dari Demokrat," terang Andi.
Andi pun membandingkannya dengan elektabilitas Moeldoko yang hanya 0,8%. Apakah angka segitu bisa jadi lokomotif, sementara raihan suara Demokrat di 2019 jauh lebih tinggi dari itu. Dan apakah Moeldoko pernah berjasa bagi Demokrat dan mengetahui persis bagaimana Demokrat.
"Lalu sekarang kenapa dipilih Moeldoko, pernah enggak dia berjasa ke Demokrat, tau enggak dia manifesto Demokrat, pasti enggak tahu. Bisa enggak kasih efek ekor jas? ya tidak," ungkapnya.
Mantan Juru Bicara (Jubir) Presiden RI ke-6 ini, Demokrat pernah mendapatkan efek ekor jas saat mencalonkan SBY di 2009, SBY mendapatkan dukungan 61% sementara Demokrat meningkat drastis dari 7,5% di 2004 menjadi 21% di 2009. Dan AHY memiliki elektabilitas yang tinggi dan diharapkan bisa memberikan efek ekor jas untuk Demokrat.
"Jadi kita milih AHY karena punya elektabilitas paling tinggi agar bisa memberikan efek ekor jas. Kalau kita lihat polling AHY lebih tinggi dari Demokrat," terang Andi.
Andi pun membandingkannya dengan elektabilitas Moeldoko yang hanya 0,8%. Apakah angka segitu bisa jadi lokomotif, sementara raihan suara Demokrat di 2019 jauh lebih tinggi dari itu. Dan apakah Moeldoko pernah berjasa bagi Demokrat dan mengetahui persis bagaimana Demokrat.
"Lalu sekarang kenapa dipilih Moeldoko, pernah enggak dia berjasa ke Demokrat, tau enggak dia manifesto Demokrat, pasti enggak tahu. Bisa enggak kasih efek ekor jas? ya tidak," ungkapnya.
Lihat Juga :